• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Inggris Mau Hapus Sidang Juri untuk Banyak Kejahatan, Penentang Khawatir Hak Kuno Hilang

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 24, 2025
in News
0
Inggris Mau Hapus Sidang Juri untuk Banyak Kejahatan, Penentang Khawatir Hak Kuno Hilang

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Inggris berencana membatasi hak terdakwa untuk diadili melalui sidang juri dalam berbagai kasus pidana, langkah yang memicu kekhawatiran luas akan hilangnya salah satu hak hukum tertua di negara tersebut. Rencana ini muncul di tengah krisis penumpukan perkara pidana yang belum disidangkan dan dinilai mengancam keadilan bagi terdakwa maupun korban.

Reformasi yang diumumkan Menteri Kehakiman Inggris David Lammy itu mencakup pembentukan pengadilan baru tanpa juri yang bersifat “cepat”, untuk menangani perkara dengan ancaman hukuman maksimal tiga tahun penjara. Kasus seperti penipuan, perampokan, dan pelanggaran narkotika yang sebelumnya ditangani Pengadilan Mahkota (Crown Court) akan dialihkan ke pengadilan baru tersebut.

Namun, kejahatan berat seperti pemerkosaan, pembunuhan, pembunuhan tidak berencana, perdagangan manusia, penganiayaan berat, serta perkara yang dianggap menyangkut “kepentingan publik” tetap akan disidangkan dengan juri. Reformasi ini tidak berlaku di Skotlandia dan Irlandia Utara, serta tidak memengaruhi pelanggaran ringan seperti lalu lintas dan ketertiban umum yang memang sejak lama diproses tanpa juri.

Sistem peradilan pidana Inggris saat ini menghadapi beban berat dengan hampir 80.000 perkara menumpuk di Pengadilan Mahkota, angka yang diperkirakan bisa melonjak hingga 100.000 kasus pada 2028. Dari jumlah itu, lebih dari 13.000 merupakan perkara kejahatan seksual. Banyak korban harus menunggu hingga tiga atau empat tahun untuk mendapatkan persidangan.

Laporan Komisioner Korban Inggris yang dirilis Oktober lalu menggambarkan sistem peradilan pidana yang kewalahan dan semakin kehilangan kepercayaan publik. Sejumlah korban mengaku keadilan terasa mustahil diraih akibat keterbatasan kapasitas pengadilan dan penundaan yang berulang.

Pemerintah membela kebijakan ini dengan alasan mempercepat proses hukum. Menteri negara bidang pengadilan dan layanan hukum, Sarah Sackman, menegaskan bahwa “keadilan yang tertunda sama dengan keadilan yang ditolak”.

Namun, penolakan datang dari berbagai pihak. Sejumlah pakar hukum dan politisi menilai sidang juri adalah pilar demokrasi Inggris yang akarnya dapat ditelusuri hingga Magna Carta abad ke-13. Jajak pendapat YouGov pada November 2025 menunjukkan 54% warga Inggris lebih memilih diadili oleh juri jika mereka dituduh melakukan kejahatan.

Kritik juga menyoroti potensi meningkatnya bias jika persidangan hanya diputus oleh hakim. Sidang juri dinilai menghadirkan keberagaman latar belakang, usia, dan etnis yang dapat menjadi penyeimbang serta “penyaring prasangka”. Hal ini sejalan dengan temuan tinjauan independen tahun 2017 tentang perlakuan terhadap kelompok minoritas, yang menyimpulkan bahwa sidang juri cenderung menghasilkan putusan lebih adil dibanding sidang tanpa juri.

Di sisi lain, sebagian organisasi korban kejahatan seksual justru mendorong reformasi lebih jauh, termasuk uji coba sidang tanpa juri untuk kasus kejahatan seksual, dengan alasan proses panjang dan penundaan berulang kerap membuat korban trauma ulang hingga menarik diri dari tuntutan hukum.

Meski pemerintah berharap reformasi ini akan mengurangi waktu tunggu bagi perkara serius, para pengkritik menilai belum ada bukti kuat bahwa pembatasan sidang juri benar-benar akan meningkatkan efisiensi sistem peradilan.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download huawei firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.cominggrisReformasiHukumSidangJuriSistemPeradilan

Related Posts

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di masyarakat memicu kepanikan warga di sejumlah wilayah...

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Indonesia resmi memberlakukan kebijakan efisiensi bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 April 2026. Kebijakan ini...

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria setelah kalah 0-1 pada final FIFA Series 2026. Laga tersebut berlangsung...

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa secara umum persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan...

Panduan Istilah Misi Artemis II Sebelum Peluncuran ke Bulan

Panduan Istilah Misi Artemis II Sebelum Peluncuran ke Bulan

by Zahra Zahwa
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Misi Artemis II akan membawa empat astronaut mengitari bulan dalam perjalanan selama 10 hari. Karena itu, banyak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

March 31, 2026
Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

March 30, 2026
TNI Gugur di Tengah Konflik Israel-Hizbullah, Keamanan Pasukan PBB Disorot

TNI Gugur di Tengah Konflik Israel-Hizbullah, Keamanan Pasukan PBB Disorot

March 30, 2026
Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

March 31, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved