• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, January 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Inggris Mau Hapus Sidang Juri untuk Banyak Kejahatan, Penentang Khawatir Hak Kuno Hilang

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 24, 2025
in News
0
Inggris Mau Hapus Sidang Juri untuk Banyak Kejahatan, Penentang Khawatir Hak Kuno Hilang

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Inggris berencana membatasi hak terdakwa untuk diadili melalui sidang juri dalam berbagai kasus pidana, langkah yang memicu kekhawatiran luas akan hilangnya salah satu hak hukum tertua di negara tersebut. Rencana ini muncul di tengah krisis penumpukan perkara pidana yang belum disidangkan dan dinilai mengancam keadilan bagi terdakwa maupun korban.

Reformasi yang diumumkan Menteri Kehakiman Inggris David Lammy itu mencakup pembentukan pengadilan baru tanpa juri yang bersifat “cepat”, untuk menangani perkara dengan ancaman hukuman maksimal tiga tahun penjara. Kasus seperti penipuan, perampokan, dan pelanggaran narkotika yang sebelumnya ditangani Pengadilan Mahkota (Crown Court) akan dialihkan ke pengadilan baru tersebut.

Namun, kejahatan berat seperti pemerkosaan, pembunuhan, pembunuhan tidak berencana, perdagangan manusia, penganiayaan berat, serta perkara yang dianggap menyangkut “kepentingan publik” tetap akan disidangkan dengan juri. Reformasi ini tidak berlaku di Skotlandia dan Irlandia Utara, serta tidak memengaruhi pelanggaran ringan seperti lalu lintas dan ketertiban umum yang memang sejak lama diproses tanpa juri.

Sistem peradilan pidana Inggris saat ini menghadapi beban berat dengan hampir 80.000 perkara menumpuk di Pengadilan Mahkota, angka yang diperkirakan bisa melonjak hingga 100.000 kasus pada 2028. Dari jumlah itu, lebih dari 13.000 merupakan perkara kejahatan seksual. Banyak korban harus menunggu hingga tiga atau empat tahun untuk mendapatkan persidangan.

Laporan Komisioner Korban Inggris yang dirilis Oktober lalu menggambarkan sistem peradilan pidana yang kewalahan dan semakin kehilangan kepercayaan publik. Sejumlah korban mengaku keadilan terasa mustahil diraih akibat keterbatasan kapasitas pengadilan dan penundaan yang berulang.

Pemerintah membela kebijakan ini dengan alasan mempercepat proses hukum. Menteri negara bidang pengadilan dan layanan hukum, Sarah Sackman, menegaskan bahwa “keadilan yang tertunda sama dengan keadilan yang ditolak”.

Namun, penolakan datang dari berbagai pihak. Sejumlah pakar hukum dan politisi menilai sidang juri adalah pilar demokrasi Inggris yang akarnya dapat ditelusuri hingga Magna Carta abad ke-13. Jajak pendapat YouGov pada November 2025 menunjukkan 54% warga Inggris lebih memilih diadili oleh juri jika mereka dituduh melakukan kejahatan.

Kritik juga menyoroti potensi meningkatnya bias jika persidangan hanya diputus oleh hakim. Sidang juri dinilai menghadirkan keberagaman latar belakang, usia, dan etnis yang dapat menjadi penyeimbang serta “penyaring prasangka”. Hal ini sejalan dengan temuan tinjauan independen tahun 2017 tentang perlakuan terhadap kelompok minoritas, yang menyimpulkan bahwa sidang juri cenderung menghasilkan putusan lebih adil dibanding sidang tanpa juri.

Di sisi lain, sebagian organisasi korban kejahatan seksual justru mendorong reformasi lebih jauh, termasuk uji coba sidang tanpa juri untuk kasus kejahatan seksual, dengan alasan proses panjang dan penundaan berulang kerap membuat korban trauma ulang hingga menarik diri dari tuntutan hukum.

Meski pemerintah berharap reformasi ini akan mengurangi waktu tunggu bagi perkara serius, para pengkritik menilai belum ada bukti kuat bahwa pembatasan sidang juri benar-benar akan meningkatkan efisiensi sistem peradilan.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.cominggrisReformasiHukumSidangJuriSistemPeradilan

Related Posts

FolagoPro Resmi Debut sebagai Promotor, Hadirkan “An Evening with Brian McKnight” di Jakarta

FolagoPro Resmi Debut sebagai Promotor, Hadirkan “An Evening with Brian McKnight” di Jakarta

by Dwi Natasya
January 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – FolagoPro resmi menandai debutnya sebagai promotor konser melalui konferensi pers yang digelar di Hotel The St. Regis...

TikTok Shop by Tokopedia Awali 2026 dengan Fashion Playground untuk Dorong Industri Fesyen Lokal

TikTok Shop by Tokopedia Awali 2026 dengan Fashion Playground untuk Dorong Industri Fesyen Lokal

by Dwi Natasya
January 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mengawali tahun 2026, TikTok Shop by Tokopedia kembali menegaskan perannya dalam mendukung pertumbuhan industri fesyen nasional melalui...

Greenland Tegas Tolak Ambisi AS, Siap Perkuat Pertahanan Bersama NATO

Greenland Tegas Tolak Ambisi AS, Siap Perkuat Pertahanan Bersama NATO

by Hidayat Taufik
January 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Greenland menegaskan sikap tegas menolak segala bentuk upaya Amerika Serikat (AS) untuk menguasai pulau Arktik tersebut....

Reaksi Prabowo saat Kunjungan Perdana ke IKN Nusantara

Reaksi Prabowo saat Kunjungan Perdana ke IKN Nusantara

by Hidayat Taufik
January 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan perdana ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam...

Duitku Jadi Mitra Pembayaran Resmi QloApps untuk Hotel di Indonesia

Duitku Jadi Mitra Pembayaran Resmi QloApps untuk Hotel di Indonesia

by Dwi Natasya
January 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis com – Penyedia layanan pembayaran digital Indonesia, Duitku, resmi menggandeng QloApps, platform manajemen hotel berbasis open-source, sebagai mitra...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham DADA

Pengendali Diamond Citra Propertindo Lepas 600 Juta Lembar Saham DADA, Kenapa?

January 13, 2026
Saham ARKO

Pengendali Arkora Hydro Lepas 87,85 Juta Lembar Saham ARKO, Kenapa?

January 13, 2026
Polda Metro Jaya Serahkan Berkas Roy Suryo Cs ke Kejaksaan Terkait Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi

Polda Metro Jaya Serahkan Berkas Roy Suryo Cs ke Kejaksaan Terkait Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi

January 13, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
FolagoPro Resmi Debut sebagai Promotor, Hadirkan “An Evening with Brian McKnight” di Jakarta

FolagoPro Resmi Debut sebagai Promotor, Hadirkan “An Evening with Brian McKnight” di Jakarta

January 13, 2026
TikTok Shop by Tokopedia Awali 2026 dengan Fashion Playground untuk Dorong Industri Fesyen Lokal

TikTok Shop by Tokopedia Awali 2026 dengan Fashion Playground untuk Dorong Industri Fesyen Lokal

January 13, 2026
Greenland Tegas Tolak Ambisi AS, Siap Perkuat Pertahanan Bersama NATO

Greenland Tegas Tolak Ambisi AS, Siap Perkuat Pertahanan Bersama NATO

January 13, 2026
Reaksi Prabowo saat Kunjungan Perdana ke IKN Nusantara

Reaksi Prabowo saat Kunjungan Perdana ke IKN Nusantara

January 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved