• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Rokok Bisa Bernafas Lega, Pemerintah Tunda Kenaikan Tarif Cukai Tembakau 2025

Saeful Imam by Saeful Imam
September 25, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Industri Rokok Bisa Bernafas Lega, Pemerintah Tunda Kenaikan Tarif Cukai Tembakau 2025

Kenaikan cukai rokok dan tembakau ditunda

JAKARTA, COBISNIS.COM – Para produsen rokok menyambut baik keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada tahun 2025.

Keputusan ini dinilai sebagai angin segar bagi industri yang selama ini terus tertekan oleh berbagai kebijakan fiskal dan nonfiskal yang ketat.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Askolani, menyampaikan bahwa hingga pembahasan Rancangan APBN 2025, penyesuaian tarif CHT untuk tahun depan belum akan diberlakukan.

Langkah ini diambil dengan pertimbangan fenomena down trading rokok yang terjadi akibat kenaikan cukai pada tahun 2023 dan 2024 sebesar rata-rata 10%.

Down trading merupakan fenomena di mana konsumen beralih ke produk rokok dengan harga yang lebih murah akibat kenaikan cukai.

Hal ini menambah beban bagi produsen rokok legal yang sudah menghadapi tantangan pasar akibat penurunan daya beli konsumen.

Ketua Umum Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri), Henry Nayoan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirim surat kepada Menteri Keuangan pada Agustus 2024, meminta agar tarif cukai pada 2025 hingga 2027 tidak dinaikkan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan ruang bagi industri rokok legal agar bisa pulih dan stabil.

Dalam surat tersebut, Gappri juga meminta pemerintah agar tidak menyederhanakan struktur tarif CHT, serta menjaga disparitas harga antar golongan rokok. Selain itu, Gappri mengusulkan agar pemerintah terus melakukan operasi untuk memberantas peredaran rokok ilegal yang semakin marak.

Gappri menilai kondisi industri tembakau nasional saat ini berada dalam situasi sulit, dengan semakin banyaknya konsumen yang beralih dari rokok Golongan I dan II ke rokok yang lebih murah, bahkan rokok ilegal. Hal ini berdampak langsung pada penerimaan negara dari CHT yang tidak mencapai target pada tahun 2023.

Penyebaran rokok ilegal yang merambah pasar menjadi salah satu penyebab utama menurunnya penjualan rokok legal, membuat harga rokok legal semakin tidak terjangkau oleh sebagian besar konsumen. Gappri memprediksi bahwa target penerimaan cukai pada 2024 juga tidak akan tercapai jika situasi ini terus berlanjut.

Keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif CHT pada 2025 dianggap sebagai langkah positif untuk mencegah keruntuhan industri rokok legal di Indonesia. Selain itu, Gappri juga berharap agar pemerintah tidak menaikkan harga jual eceran (HJE) rokok dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang direncanakan akan naik menjadi 12%.

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo), Benny Wachyudi, juga memberikan apresiasi atas keputusan pemerintah. Namun, Gaprindo tetap waspada, mengingat ada kemungkinan bahwa kenaikan tarif CHT dapat terjadi secara signifikan di masa mendatang, sebagaimana terjadi pada tahun 2020.

Selain kebijakan fiskal, Gaprindo juga merasa tertekan oleh kebijakan nonfiskal, termasuk regulasi yang membatasi penjualan rokok di sekitar fasilitas pendidikan. Peraturan Pemerintah No. 28/2024 yang melarang penjualan rokok dalam radius 200 meter dari sekolah dan tempat bermain anak, dianggap mempersempit ruang gerak produsen rokok legal.

Data dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menunjukkan penurunan produksi rokok nasional sebesar 10,57% dalam lima tahun terakhir, dengan produksi rokok putih mesin menyusut hingga 35,74%. Produsen rokok berharap adanya keseimbangan antara kebijakan fiskal dan nonfiskal agar industri rokok legal bisa bertahan di tengah tantangan yang ada.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free online course
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Cukai rokokindustri rokoktembakau

Related Posts

Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyatakan komitmen kuat untuk menekan peredaran rokok ilegal yang selama ini merugikan penerimaan negara. Menteri Keuangan...

Kemenperin: Standar Kemasan Rokok Bukan Urusan Kemenkes

Kemenperin: Standar Kemasan Rokok Bukan Urusan Kemenkes

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 2, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) buka suara soal rencana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang ingin menyeragamkan kemasan produk tembakau lewat...

Cukai Rokok di Indonesia Tetap Tidak Naik pada 2026

Cukai Rokok di Indonesia Tetap Tidak Naik pada 2026

by Zahra Zahwa
September 28, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Indonesia memutuskan tidak menaikkan tarif cukai rokok pada tahun 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan...

Menkeu Purbaya Ingatkan Risiko Kenaikan Cukai Rokok terhadap Industri dan Pekerja

Menkeu Purbaya Ingatkan Risiko Kenaikan Cukai Rokok terhadap Industri dan Pekerja

by Zahra Zahwa
September 22, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan bahwa kebijakan kenaikan tarif cukai rokok harus dipertimbangkan secara hati-hati karena...

Penyelesaian Kawasan Industri Hasil Tembakau Sumenep Dikebut

Kemenperin: Jutaan Orang Bergantung Hidup pada Sektor Industri Hasil Tembakau

by Farida Ratnawati
June 4, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ekosistem pertembakauan di Indonesia sudah terbentuk sejak zaman kolonial Belanda. Mulai dari petani tembakau, perajang tembakau, petani...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Kenapa Rambut Lama Kering Setelah Keramas? Ini Penjelasannya

Kenapa Rambut Lama Kering Setelah Keramas? Ini Penjelasannya

January 16, 2026
Gangguan Keamanan oleh OPM, Kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo Dibatalkan

Gangguan Keamanan oleh OPM, Kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo Dibatalkan

January 16, 2026
101 Atlet Peraih Medali SEA Games Berminat Jadi Polisi, Kapolri Buka Jalur Khusus

101 Atlet Peraih Medali SEA Games Berminat Jadi Polisi, Kapolri Buka Jalur Khusus

January 16, 2026
Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

January 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved