• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Otomotif Nasional Lesu, Mobil LCGC Diharapkan Jadi Penopang

Saeful Imam by Saeful Imam
September 18, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Prospek Pasar Mobil LCGC di Tengah Tekanan Industri Otomotif 2024

Penjualan mobil merosot tajam

JAKARTA, COBISNIS.COM – Di tengah perlambatan kinerja pasar otomotif nasional, segmen Low Cost Green Car (LCGC) tetap menjadi andalan bagi Agen Pemegang Merek (APM) untuk mendorong pertumbuhan penjualan.

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales LCGC nasional menurun 14% year on year (YoY) menjadi 120.145 unit pada periode Januari hingga Agustus 2024.

Meskipun mengalami penurunan, performa LCGC masih lebih baik dibandingkan total penjualan mobil nasional yang merosot 17,1% YoY menjadi 560.619 unit hingga Agustus 2024.

Bahkan secara bulanan, penjualan wholesales LCGC pada Agustus 2024 tumbuh 6% month to month (MtM) menjadi 15.693 unit, lebih baik dibandingkan kenaikan 3% MtM di penjualan mobil nasional yang mencapai 76.304 unit.

Pangsa pasar LCGC dalam kategori wholesales mencapai 21,4% hingga Agustus 2024, meskipun hanya ada tiga merek besar yang bersaing di pasar ini, yaitu Daihatsu, Honda, dan Toyota.

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, menyatakan bahwa LCGC tergolong lebih tahan terhadap tekanan pasar dibandingkan segmen lain, karena konsumen LCGC mayoritas adalah masyarakat muda atau pembeli mobil pertama.

Menurut Jongkie, harga mobil di kelas LCGC yang terjangkau menjadi salah satu faktor utama yang membuat segmen ini tetap diminati, terutama di tengah kondisi pasar otomotif yang melesu.

Gaikindo optimis penjualan LCGC akan terus tumbuh hingga akhir tahun, meski mulai ada persaingan dari mobil listrik kompak yang juga ditawarkan dengan harga terjangkau.

Salah satu produsen LCGC, Daihatsu, mencatat peningkatan penjualan wholesales LCGC sebesar 61,35% YoY hingga akhir Agustus 2024, dengan total penjualan 52.204 unit. Mayoritas penjualan ini berasal dari model Sigra yang terjual 41.018 unit, disusul Ayla dengan 11.186 unit.

Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation, menuturkan bahwa kontribusi LCGC terhadap total penjualan Daihatsu mencapai 44% hingga saat ini, menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan segmen mobil lainnya.

Untuk menjaga pangsa pasar dan mempertahankan kinerja positif, Daihatsu aktif menawarkan berbagai program menarik bagi konsumen, baik untuk pembelian mobil baru maupun perawatan berkala.

Berbeda dengan Daihatsu, Honda justru mengalami penurunan penjualan wholesales LCGC sebesar 3,68% YoY menjadi 29.249 unit hingga Agustus 2024, dengan seluruh penjualan ini berasal dari Honda Brio. Meskipun begitu, Yusak Billy, Sales Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), menyebutkan bahwa LCGC tetap memberikan kontribusi signifikan terhadap total penjualan Honda, mencapai setengah dari keseluruhan penjualan hingga Agustus 2024.

Billy menambahkan, kompetisi di pasar LCGC saat ini cukup ketat, dengan beberapa merek berusaha mengembangkan produk-produk baru. Honda sendiri terus berupaya menghadirkan Brio sebagai produk LCGC yang berkualitas, mudah dikendarai, hemat bahan bakar, serta memiliki nilai jual kembali yang tinggi.

Ahli otomotif sekaligus akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, berpendapat bahwa LCGC masih menjadi segmen yang berpotensi tumbuh meskipun pasar otomotif nasional tengah lesu. Menurut Yannes, dalam situasi ekonomi yang tidak stabil, konsumen kelas menengah cenderung mencari pilihan mobil yang lebih ekonomis, seperti LCGC, karena keterbatasan daya beli.

Yannes menyatakan bahwa di tengah tantangan ekonomi, LCGC tetap menjadi opsi menarik bagi masyarakat yang mengutamakan efisiensi dan harga terjangkau.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
online free course
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: industri otomotifmobil lcgc

Related Posts

Penjualan Mobil 2025 Tembus 830 Ribu Unit, Pasar Otomotif Ngebut

Penjualan Mobil 2025 Tembus 830 Ribu Unit, Pasar Otomotif Ngebut

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri otomotif nasional mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Penjualan mobil di Indonesia berhasil menembus angka lebih dari...

Bridgestone Indonesia Resmi Debut di GJAW 2025, Tegaskan Fokus pada Inovasi dan Mobilitas Berkelanjutan

Bridgestone Indonesia Resmi Debut di GJAW 2025, Tegaskan Fokus pada Inovasi dan Mobilitas Berkelanjutan

by Dwi Natasya
November 19, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) memastikan kehadiran perdananya di pameran otomotif GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW)...

BYD Kuasai Pasar Mobil China Berkat EV Murah dan Teknologi Baterai

BYD Kuasai Pasar Mobil China Berkat EV Murah dan Teknologi Baterai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 16, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BYD makin menguat sebagai merek mobil paling dominan di China setelah mencatat penjualan 3,7 juta unit sepanjang...

Ford F-150 Tetap Jadi Mobil Andalan Warga Amerika

Ford F-150 Tetap Jadi Mobil Andalan Warga Amerika

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 13, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ford F-Series, terutama model F-150, sudah jadi simbol mobilitas orang Amerika selama lebih dari empat dekade. Mobil...

Investasi Industri Otomotif Tembus Rp174,31 Triliun

Investasi Industri Otomotif Tembus Rp174,31 Triliun

by Farida Ratnawati
August 26, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, total investasi dari industri kendaraan bermotor telah mencapai Rp174,31 triliun sampai saat ini....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pak Purbaya: Beli Rumah Baru Tahun 2026, PPN Ditanggung Pemerintah 100 Persen

January 8, 2026
Prediksi Gila tapi Masuk Akal: Skenario Pasar Saham di 2026

Akhirnya Pecah! IHSG Resmi Sentuh Level 9.000

January 8, 2026
Dalang Scam Internasional Chen Zhi Ditangkap, Aset Miliaran Disita

Dalang Scam Internasional Chen Zhi Ditangkap, Aset Miliaran Disita

January 8, 2026
Discord Melangkah ke Bursa, IPO Diajukan ke AS Secara Rahasia

Discord Melangkah ke Bursa, IPO Diajukan ke AS Secara Rahasia

January 8, 2026
Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

January 9, 2026
Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

January 9, 2026
Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

January 9, 2026
Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

January 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved