• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Indonesia Mustahil Jadi Negara Kaya Tanpa Perbaikan Iklim Bisnis

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Indonesia Mustahil Jadi Negara Kaya Tanpa Perbaikan Iklim Bisnis

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia menghadapi tantangan serius untuk keluar dari status negara berpendapatan menengah jika reformasi struktural pada iklim usaha dan investasi tidak dilakukan. Meski ekonomi telah menunjukkan kemajuan, kualitas lingkungan bisnis masih menjadi hambatan utama.

Model pertumbuhan yang selama ini mendorong ekonomi Indonesia ke posisi saat ini dianggap tidak cukup untuk membawa negara menuju level pendapatan tinggi. Dibutuhkan mesin pertumbuhan baru yang fokus pada peningkatan produktivitas, inovasi, dan ekspansi pasar.

Analisis menunjukkan ekosistem perusahaan besar di Indonesia kurang dinamis dan kurang produktif dibanding negara lain dengan pendapatan lebih tinggi. Perusahaan yang lebih besar dan lebih lama beroperasi cenderung stagnan dalam hal produktivitas, padahal seharusnya menjadi motor penciptaan lapangan kerja berkualitas dan pertumbuhan ekonomi.

Perbaikan lingkungan persaingan usaha menjadi sangat penting. Tantangan tidak hanya terkait regulasi, tetapi juga pada penegakan kesetaraan kesempatan berusaha yang konsisten. Kondisi ini juga memengaruhi sektor keuangan, pasar jasa, dan industri pengolahan.

Lingkungan sektor swasta yang kurang kondusif turut berkontribusi pada tingginya tingkat informalitas tenaga kerja. Saat ini sekitar 83% tenaga kerja berada di sektor informal, salah satu yang tertinggi di antara negara dengan ekonomi besar.

Tingginya informalitas berdampak pada rendahnya penerimaan pajak, membatasi ruang fiskal pemerintah untuk investasi produktif, dan memperlambat pengembangan sistem keuangan dan inovasi.

Meskipun begitu, pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 8% pada 2029 dinilai masih realistis jika reformasi dilakukan secara konsisten. Fokus bukan hanya pada peningkatan investasi, tetapi juga pada perbaikan struktur ekonomi dan produktivitas.

Penerapan paket reformasi secara berkelanjutan selama lima tahun diperkirakan bisa meningkatkan pertumbuhan hingga tambahan sekitar 2% per tahun, mempercepat peralihan ekonomi menuju pendapatan tinggi.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
online free course
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: CobisnisEkonomiIndonesiaPebisnismudaproduktivitasreformasiWorldBank

Related Posts

Program “Pestani” Dongkrak Produktivitas Melon Pantura hingga 10 Persen

Program “Pestani” Dongkrak Produktivitas Melon Pantura hingga 10 Persen

by Hidayat Taufik
April 8, 2026
0

JAKARTA , Cobisnis.com  — Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, berhasil meningkatkan produktivitas petani melon di wilayah...

Indonesia Segera Terima KF-21 Boramae, Proyek Jet Tempur Bareng Korsel Masuk Tahap Akhir

Indonesia Segera Terima KF-21 Boramae, Proyek Jet Tempur Bareng Korsel Masuk Tahap Akhir

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia segera memasuki tahap baru kerja sama pertahanan dengan Korea Selatan melalui rencana penerimaan jet tempur KF-21...

Duel Sengit Liga Champions, Bayern Munich Bekuk Real Madrid, Luis Diaz Soroti Peluang Terbuang

Duel Sengit Liga Champions, Bayern Munich Bekuk Real Madrid, Luis Diaz Soroti Peluang Terbuang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bayern Munich sukses mencuri kemenangan tipis 2-1 atas Real Madrid pada leg pertama perempatfinal Liga Champions di...

Dampak Konflik Global, Harga Bahan Tekstil Melonjak dan Tekan Industri Dalam Negeri

Dampak Konflik Global, Harga Bahan Tekstil Melonjak dan Tekan Industri Dalam Negeri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga bahan baku tekstil melonjak hingga 40% dalam dua pekan terakhir, memicu potensi kenaikan harga pakaian di...

Ancaman Berbalik Arah, Trump Pilih Gencatan Senjata 2 Minggu dengan Iran

Ancaman Berbalik Arah, Trump Pilih Gencatan Senjata 2 Minggu dengan Iran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Donald Trump menyatakan telah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran, hanya beberapa jam sebelum tenggat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Iran Ancam Putus Jalur Internet Global di Teluk Persia: “Serang Listrik Kami, Dunia Kami Gelapkan”

Iran Ancam Putus Jalur Internet Global di Teluk Persia: “Serang Listrik Kami, Dunia Kami Gelapkan”

April 7, 2026
AIA Vitality Women’s 10K Kembali Hadir di 26 April, Tahun ini Peserta Diajak Lari di Taman Mini Indonesia Indah

AIA Vitality Women’s 10K Kembali Hadir di 26 April, Tahun ini Peserta Diajak Lari di Taman Mini Indonesia Indah

April 7, 2026
Di Balik Layar China Terus Menopang Iran Meski Dihantam Sanksi dan Konflik

Di Balik Layar China Terus Menopang Iran Meski Dihantam Sanksi dan Konflik

April 7, 2026
Santunan Prajurit Gugur Lebanon Diserahkan Bank Mandiri Taspen

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tumbuh 30,8% hingga Februari

April 7, 2026
Wow! Motor Listrik Rp 42 Juta untuk Kepala SPPG, BGN Klaim di Bawah Pasaran

Wow! Motor Listrik Rp 42 Juta untuk Kepala SPPG, BGN Klaim di Bawah Pasaran

April 8, 2026
Program “Pestani” Dongkrak Produktivitas Melon Pantura hingga 10 Persen

Program “Pestani” Dongkrak Produktivitas Melon Pantura hingga 10 Persen

April 8, 2026
BSI Borong Tiga Penghargaan SBSN 2025, Perkuat Pasar Modal Syariah

BSI Borong Tiga Penghargaan SBSN 2025, Perkuat Pasar Modal Syariah

April 8, 2026
Malam Pertama Berujung Kaget di Malang, Suami Diduga Sesama Perempuan

Malam Pertama Berujung Kaget di Malang, Suami Diduga Sesama Perempuan

April 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved