• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Indonesia Harus Siap Hadapi Dampak Ekonomi Lanjutan dari Konflik Iran-Israel

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
July 1, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Begini Ramalan Terbaru Ekonomi Global Versi Sri Mulyani

JAKARTA, Cobisnis.com – Institute for Development of Economics and Finance ( INDEF) Ahmad Heri Firdaus mengungkapkan bahwa Indonesia perlu bersiap menghadapi dampak lanjutan dari konflik antara Iran dan Israel.

“Meskipun tidak berdampak secara langsung, konflik tersebut berpotensi memicu ketidakstabilan ekonomi global, termasuk sektor energi, perdagangan, hingga fiskal nasional,” kata Ahmad dalam diskusi publik INDEF yang bertajuk “Dampak Perang Iran-Israel terhadap Perekonomian Indonesia”, di Jakarta, Senin, 30 Juli.

Menurut dia, Iran merupakan salah satu negara dengan cadangan minyak terbesar ketiga di dunia. Apabila pasokan minyak dari negara tersebut terganggu, disusul dengan penutupan jalur perdagangan Selat Hormuz, maka harga minyak global dapat melonjak tajam.

“Kira-kira negara-negara pengimpor minyak seperti Jepang, bahkan Eropa tentunya mengalami kenaikan biaya energi. Kalau kita lihat, (ekspor minyak) Timur Tengah itu lebih besar ke China, India, Eropa, maka negara-negara itu yang tentunya terkena dampak lebih dulu ketimbang Indonesia,” ujar Ahmad.

Dari hasil simulasi menggunakan model ekonomi Global Trade Analysis Project (GTAP), Ahmad memproyeksikan bahwa perang Iran-Israel berpotensi menurunkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,005 persen.

Meskipun tampak kecil secara angka, dampak tidak langsung dapat menjadi lebih besar jika negara mitra dagang utama seperti China dan Jepang ikut terpukul. Dalam analisanya, China dan Jepang diprediksi mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi masing-masin 0,037 persen dan 0,048 persen imbas dari konflik Iran-Israel.

Selain itu, Indonesia juga diprediksi akan mengalami penurunan volume impor pada berbagai komoditas, mulai dari hasil pertanian, pangan olahan, logam, tekstil, hingga produk petrokimia dan manufaktur berat.

Kenaikan harga input produksi akibat lonjakan harga minyak dan gas pun berpotensi menurunkan daya saing ekspor Indonesia. Dalam situasi seperti ini, menurut dia, Pemerintah Indonesia perlu segera mengambil langkah-langkah antisipatif jangka pendek.

Prioritas utama adalah menjaga stabilitas harga BBM dan elpiji (LPG) di dalam negeri. Mekanisme subsidi perlu diperkuat agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi tidak melonjak tajam.

“Kemudian kita juga bisa melakukan diversifikasi sumber impor energi. Jadi, kita mengalihkan impor minyak dari negara-negara yang konflik ke yang non-konflik. Oleh karena itu, perlu ada percepatan dalam hal kerja sama energi di negara-negara seperti ASEAN, Australia, atau yang lainnya. Jadi, mungkin ada kerja sama bilateral secara khusus dalam hal perdagangan energi,” ujarnya.

Strategi lainnya adalah memperluas dan mendiversifikasi rantai pasok industri. Sebab, dunia usaha perlu didorong untuk mencari mitra baru dalam penyediaan bahan baku agar tidak terlalu bergantung pada satu wilayah.

“Jadi, tidak dari negara itu-itu terus, tetapi juga bisa didiversifikasi ke negara-negara lainnya untuk mencari sumber bahan baku. Kemudian juga tentunya yang harus berjalan adalah mendorong investasi dari sisi industri hulunya, misalnya pupuk, bahan bakar alternatif, serta barang antara atau barang intermediate sebagai bahan baku untuk industri-industri pengolahan di Indonesia,” kata Ahmad.

Dia mengimbau pemerintah juga harus melakukan pemetaan terhadap sektor-sektor yang paling terdampak, terutama manufaktur dan pertanian, sehingga kebijakan perlindungan dan stimulus bisa diarahkan secara tepat sasaran.

Langkah-langkah mitigasi ini, menurut Ahmad, menjadi penting agar Indonesia tidak terseret lebih dalam ke dalam ketidakpastian global.

Tags: cobisnis.comEkonomi globalIran Israel

Related Posts

Shinta Kamdani Sebut Pengamanan Mal Kemungkinan Dilakukan demi Antisipasi

Shinta Kamdani Sebut Pengamanan Mal Kemungkinan Dilakukan demi Antisipasi

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani, memberikan tanggapan terkait langkah sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta...

Cuaca Panas? Ini 7 Tanaman Hias yang Bikin Rumah Terasa Lebih Sejuk

Cuaca Panas? Ini 7 Tanaman Hias yang Bikin Rumah Terasa Lebih Sejuk

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Cuaca yang semakin panas membuat banyak orang mencari cara alami untuk menjaga rumah tetap nyaman. Selain menggunakan...

Penelitian Ungkap Kebiasaan Minum Alkohol Bisa Menurunkan Fungsi Otak

Penelitian Ungkap Kebiasaan Minum Alkohol Bisa Menurunkan Fungsi Otak

by Hidayat Taufik
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dan dilakukan terus-menerus dapat membawa dampak serius bagi kesehatan otak. Para pakar...

Auto Draft

Wisata Sejarah Tiruan Semakin Diminati di China Meski Bukan Bangunan Asli

by Zahra Zahwa
August 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – China terus mengembangkan destinasi wisata bergaya sejarah untuk menarik lebih banyak pengunjung domestik. Menariknya, banyak lokasi tersebut...

Auto Draft

Franco Baresi Tutup Usia pada 66 Tahun, AC Milan Berduka

by Zahra Zahwa
August 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dunia sepak bola berduka setelah legenda AC Milan dan tim nasional Italia, Franco Baresi, meninggal dunia pada...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pertamax Lebih Murah Mulai 1 Agustus 2026, Simak Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru

Pertamax Lebih Murah Mulai 1 Agustus 2026, Simak Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru

August 1, 2026
Masa Depan Ferran Torres di Barcelona Menggantung, Bertahan atau Hengkang?

Masa Depan Ferran Torres di Barcelona Menggantung, Bertahan atau Hengkang?

August 1, 2026
FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Piala Dunia Usai Gelombang Penolakan

Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

August 1, 2026
IFG Life Dukung Danantara Housing Expo 2026 Lewat Asuransi Jiwa Kredit

Yuri SNSD Tinggalkan SM Entertainment Setelah 19 Tahun Berkarier

August 1, 2026
Shinta Kamdani Sebut Pengamanan Mal Kemungkinan Dilakukan demi Antisipasi

Shinta Kamdani Sebut Pengamanan Mal Kemungkinan Dilakukan demi Antisipasi

August 2, 2026
Cuaca Panas? Ini 7 Tanaman Hias yang Bikin Rumah Terasa Lebih Sejuk

Cuaca Panas? Ini 7 Tanaman Hias yang Bikin Rumah Terasa Lebih Sejuk

August 2, 2026
Penelitian Ungkap Kebiasaan Minum Alkohol Bisa Menurunkan Fungsi Otak

Penelitian Ungkap Kebiasaan Minum Alkohol Bisa Menurunkan Fungsi Otak

August 2, 2026
Adu Jitu di Balik Lensa dan Joran, Wartawan Foto Siap Unjuk Gigi di Mancing Seru Sekali “Maruli 3” 2026

Adu Jitu di Balik Lensa dan Joran, Wartawan Foto Siap Unjuk Gigi di Mancing Seru Sekali “Maruli 3” 2026

August 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved