• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Indonesia Diminta Waspadai Perubahan Pasar Global Sawit dan Strategi Dagang Baru

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 14, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi pasar global.

Ilustrasi pasar global yang fluktuatif.

NUSA DUA, Cobisnis.com – Dinamika perdagangan global yang kian kompleks menuntut negara eksportir, termasuk Indonesia, untuk lebih strategis dan adaptif dalam menjaga posisi di pasar minyak nabati dunia.

Hal ini disampaikan oleh Sathia Varqa, Managing Editor dan Analis Fastmarkets Palm Oil Analytics, yang menilai bahwa kompetisi global minyak nabati kini semakin ketat, terutama dengan meningkatnya produksi dan ekspansi minyak kedelai.

Menurut Sathia, minyak sawit masih menjadi minyak nabati paling banyak dikonsumsi di dunia, diikuti oleh minyak kedelai, kanola, dan bunga matahari. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, minyak kedelai menunjukkan pertumbuhan pesat dan mulai menjadi kompetitor utama bagi minyak sawit.

“Pertumbuhan ini terutama didorong oleh ekspansi besar-besaran perkebunan kedelai di Amerika Serikat dan Brasil yang kini menyuplai sekitar 70 persen kebutuhan kedelai global,” ungkap Sathia di gelaran IPOC 2025 yang diselenggarakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kamis (13/11/2025).

Sementara itu, luas area tanam kelapa sawit Indonesia cenderung stagnan, yang berpotensi mengurangi daya saing jangka panjang di pasar internasional.

Sathia menjelaskan, ada tiga dinamika utama yang akan memengaruhi perdagangan komoditas Indonesia pada 2026, yakni rezim perdagangan internasional, transisi energi global, dan arah kebijakan domestik Indonesia sendiri.

Dari sisi rezim perdagangan internasional, Indonesia kini menghadapi tekanan ganda yakni tuntutan keberlanjutan dari pasar Eropa serta hambatan tarif dari Amerika Serikat. Dua faktor ini telah menyebabkan penurunan volume ekspor minyak sawit ke kedua kawasan tersebut.

Selain itu, regulasi global seperti Global Biofuel Mandates dan Renewable Energy Directive (RED) Uni Eropa juga akan menentukan arah permintaan biodiesel berbasis sawit dan menuntut Indonesia menyesuaikan standar produksinya.

Di tengah tekanan eksternal, kebijakan domestik Indonesia juga menjadi faktor penting yang akan menentukan masa depan industri sawit.

“Meski produksi sawit Indonesia pada Januari–Agustus 2025 tumbuh 4,21 persen dibanding tahun sebelumnya, keberlanjutan tren positif ini sangat bergantung pada kebijakan domestik, terutama terkait tata kelola lahan dan dukungan pemerintah terhadap sektor hulu-hilir,” ujar Sathia.

Menurut data Fastmarkets Palm Oil Analytics, produksi sawit global pada 2025–2026 diperkirakan mencapai 83,22 juta ton, meningkat 2,83 juta ton dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai kontributor utama pasokan minyak nabati dunia.

Namun, Sathia mengingatkan, pengambilan keputusan yang bijaksana akan menjadi faktor penentu keberhasilan Indonesia dalam mengoptimalkan momentum pasar global.

“Indonesia harus menyeimbangkan antara kepentingan perdagangan, keberlanjutan, dan produktivitas agar tetap kompetitif di tengah perubahan arah pasar dunia,” tegasnya.

Dengan tantangan geopolitik, perubahan kebijakan energi global, dan persaingan bahan nabati lain yang kian sengit, kebijakan yang tepat dan responsif akan menjadi kunci menjaga dominasi Indonesia di pasar minyak nabati internasional.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comGAPKIIPOC 2025Minyak nabatiSathia VarqaSawit

Related Posts

Tiket FIFA Series 2026 Mulai Dijual, Paling Murah Rp 150 Ribu

Tiket FIFA Series 2026 Mulai Dijual, Paling Murah Rp 150 Ribu

by Hidayat Taufik
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PSSI resmi membuka penjualan tiket FIFA Series 2026 mulai Senin (2/3/2026). Harga paling terjangkau dibanderol Rp 150...

Jadwal MotoGP Brasil 2026: Marquez Tercecer, Peluang Bangkit di Seri Kedua

Jadwal MotoGP Brasil 2026: Marquez Tercecer, Peluang Bangkit di Seri Kedua

by Hidayat Taufik
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Juara bertahan Marc Marquez belum mampu tampil optimal pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand. Penalti dan...

Harga Sembako Tak Boleh Naik! Prabowo Instruksikan Pengawasan Ketat hingga Idulfitri

Harga Sembako Tak Boleh Naik! Prabowo Instruksikan Pengawasan Ketat hingga Idulfitri

by Hidayat Taufik
March 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan untuk menjamin stabilitas harga sembilan bahan pokok...

Iran Serang Jantung Kekuasaan Israel, Kantor PM Netanyahu Jadi Sasaran Rudal Kheibar

Iran Serang Jantung Kekuasaan Israel, Kantor PM Netanyahu Jadi Sasaran Rudal Kheibar

by Hidayat Taufik
March 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Garda Revolusi Iran menyatakan telah melancarkan serangan rudal yang menyasar kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta...

Kunjungan Turis Asing dan Domestik ke Bali Menurun pada Januari 2026

Kunjungan Turis Asing dan Domestik ke Bali Menurun pada Januari 2026

by Hidayat Taufik
March 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada Januari 2026 mengalami...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Prudential Syariah, Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026, Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards,

Prudential Syariah, Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026, Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards,

February 28, 2026
Usai Khamenei Tewas, Bendera Merah Berkibar di Qom, Simbol Apa?

Deretan Anak Try Sutrisno, dari Jenderal TNI hingga Perwira Tinggi Polri

March 2, 2026
Mudik Lebaran 2026 Lebih Aman! Motor Bisa Dititipkan Gratis di Kantor Polisi

Mudik Lebaran 2026 Lebih Aman! Motor Bisa Dititipkan Gratis di Kantor Polisi

March 2, 2026
Konflik Timur Tengah Bikin Harga Minyak Melambung, RI Kena Imbasnya

Konflik Timur Tengah Bikin Harga Minyak Melambung, RI Kena Imbasnya

March 3, 2026
Indonesia Peringkat 2 Negara Termudah Jadi Target Penipuan Digital

Indonesia Peringkat 2 Negara Termudah Jadi Target Penipuan Digital

March 3, 2026
Bobby Nasution Ngambek, Walk Out dari Rapat Anggaran Bencana

Bobby Nasution Ngambek, Walk Out dari Rapat Anggaran Bencana

March 3, 2026
Tiket FIFA Series 2026 Mulai Dijual, Paling Murah Rp 150 Ribu

Tiket FIFA Series 2026 Mulai Dijual, Paling Murah Rp 150 Ribu

March 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved