• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, November 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Ilmuwan Temukan Jadarite, Mineral Bumi yang Mirip Kryptonite Superman

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 4, 2026
in Teknologi
0
Ilmuwan Temukan Jadarite, Mineral Bumi yang Mirip Kryptonite Superman

JAKARTA, Cobisnis.com – Mineral yang memiliki kemiripan komposisi kimia dengan Kryptonite dalam cerita Superman ternyata benar-benar ditemukan di Bumi. Mineral bernama Jadarite tersebut ditemukan di Lembah Jadar, Serbia, oleh ahli geologi perusahaan pertambangan Rio Tinto pada 2004.

Jadarite mulai menarik perhatian dunia pada 2007 setelah para ilmuwan menemukan kemiripan komposisinya dengan mineral Kryptonite dalam film Superman Returns (2006). Penemuan itu bermula ketika Rio Tinto menyerahkan sampel mineral kepada Chris Stanley, ahli mineral dari Natural History Museum di London, untuk diidentifikasi.

Stanley kemudian mencari rumus kimia mineral tersebut melalui internet. Ia terkejut ketika menemukan rumus serupa tercantum pada wadah Kryptonite yang muncul dalam film tersebut.

“Menjelang akhir penelitian, saya mencari di internet menggunakan rumus kimia mineral tersebut, yaitu natrium litium boron silikat hidroksida. Saya terkejut ketika menemukan nama ilmiah yang sama tertulis pada wadah batu berisi Kryptonite yang dicuri oleh Lex Luthor dari sebuah museum dalam film ‘Superman Returns’,” kata Stanley dalam wawancara pada 2007.

Meski memiliki kemiripan komposisi, Jadarite bukan Kryptonite seperti yang digambarkan dalam cerita fiksi. Mineral ini berwarna putih hingga keabu-abuan, berbentuk bubuk, dan tidak bersifat radioaktif.

Jadarite memiliki rumus kimia LiNaSiB3O7(OH), yang termasuk mineral natrium-litium-boron-silikat-hidroksida. Sementara Kryptonite dalam film digambarkan memiliki komposisi serupa dengan tambahan unsur fluor, sehingga berwarna hijau.

Keberadaan Jadarite juga tergolong langka. Hingga kini, mineral tersebut baru ditemukan di kawasan Lembah Jadar, Serbia.

Penelitian yang dipimpin Francesco Putzolu bersama sejumlah peneliti Natural History Museum berusaha mengungkap proses terbentuknya mineral tersebut. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Geoscience menunjukkan bahwa Jadarite terbentuk melalui kombinasi aktivitas vulkanik dan keberadaan danau soda dengan tingkat alkalinitas tinggi sekitar 16 juta tahun lalu.

Kedua kondisi geologi tersebut harus terjadi secara bersamaan agar Jadarite dapat terbentuk. Profesor Richard Herrington, salah satu penulis penelitian, mengibaratkan prosesnya seperti membuat kue yang membutuhkan bahan dan kondisi tepat.

“Kami mengibaratkannya seperti membuat kue. Kita membutuhkan bahan-bahan yang tepat dan kondisi yang benar, lalu tiba-tiba mineral ini terbentuk,” jelas Herrington.

Kondisi pembentukan yang sangat spesifik diduga menjadi alasan Jadarite belum ditemukan di wilayah lain. Para ilmuwan berharap pemahaman mengenai proses tersebut dapat membantu mengidentifikasi kemungkinan endapan serupa di lokasi berbeda.

Di luar kemiripannya dengan Kryptonite, Jadarite memiliki potensi ekonomi karena mengandung litium dan boron. Litium merupakan salah satu bahan penting dalam pembuatan baterai kendaraan listrik, sedangkan boron digunakan dalam berbagai kebutuhan industri dan material khusus.

Menurut Natural History Museum, kandungan litium Jadarite sebanding dengan spodumene, salah satu mineral yang umum ditambang sebagai sumber litium. Endapan Jadarite di Serbia diperkirakan mencapai hampir 100 juta ton.

Jumlah tersebut berpotensi menjadikan Jadarite sebagai sumber bahan baku penting bagi industri kendaraan listrik di Eropa. Herrington menyebut endapan itu dapat memenuhi sekitar 90% kebutuhan litium Eropa untuk kendaraan listrik jika penambangannya mendapat persetujuan.

Meski demikian, rencana penambangan Jadarite di Serbia masih menghadapi penolakan masyarakat setempat. Pembangunan tambang dan fasilitas pengolahan mineral tersebut menjadi kontroversi sehingga belum dapat direalisasikan.

Kondisi ini memperlihatkan tantangan dalam pemenuhan bahan baku transisi energi. Kebutuhan litium terus meningkat seiring perkembangan kendaraan listrik, tetapi kegiatan pertambangan juga harus mempertimbangkan dampak lingkungan dan kepentingan masyarakat sekitar.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
online free course
download samsung firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: baterai kendaraan listrikJadariteKryptonite SupermanMineral LitiumSerbia

Related Posts

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Presiden Serbia Vucic Mundur, Incar Kursi Perdana Menteri

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengundurkan diri pada Minggu (27/9/2026), menjelang pemilihan parlemen yang akan digelar pada 25...

Novak Djokovic Gugur di Babak Pembuka US Open 2026 Setelah Takluk dari Mariano Navone

Novak Djokovic Gugur di Babak Pembuka US Open 2026 Setelah Takluk dari Mariano Navone

by Zahra Zahwa
August 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Novak Djokovic harus mengakhiri langkahnya lebih cepat di US Open 2026. Petenis asal Serbia itu kalah dari...

Piala Dunia 2026 Hadirkan Laga yang Tak Ingin Dimenangkan Kedua Tim

Aleksandar Vucic Siap Mundur di Tengah Aksi Mahasiswa Serbia

by Zahra Zahwa
June 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Serbia, Aleksandar Vucic, mengumumkan akan mengundurkan diri dalam beberapa pekan ke depan. Selain itu, Serbia akan...

ANTAM Bagikan Dividen Rp5,04 Triliun dari Laba Bersih Tahun Buku 2025

ANTAM Bagikan Dividen Rp5,04 Triliun dari Laba Bersih Tahun Buku 2025

by Rizki Meirino
June 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT ANTAM (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta pada...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
QRIS Bakal Kena Pajak atau Tidak? Begini Penjelasan Airlangga

QRIS Bakal Kena Pajak atau Tidak? Begini Penjelasan Airlangga

November 3, 2026
Valbury

Valbury Raup 138 Ribu Nasabah Baru, Perluas Ekosistem Investasi Berbasis Digital

November 3, 2026
Kondisi Masyarakat di Gaza

Akibat Pengepungan di Hebron, 80 Ribu Pelajar Palestina Tidak Dapat Bersekolah

November 3, 2026
Isu Penangkapan Jenderal Polri Memanas, Nama Listyo Sigit Muncul dalam Dugaan Penyadapan Istana

Isu Penangkapan Jenderal Polri Memanas, Nama Listyo Sigit Muncul dalam Dugaan Penyadapan Istana

November 3, 2026
Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

November 4, 2026
Kiper FC Andorra Dihujat Netizen Usai Jesus de Miguel Meninggal

Kiper FC Andorra Dihujat Netizen Usai Jesus de Miguel Meninggal

November 4, 2026
Sleeping with the Enemy Hadirkan Kisah Balas Dendam Cinta Laura di WeTV

Sleeping with the Enemy Hadirkan Kisah Balas Dendam Cinta Laura di WeTV

November 4, 2026
Ilmuwan Temukan Jadarite, Mineral Bumi yang Mirip Kryptonite Superman

Ilmuwan Temukan Jadarite, Mineral Bumi yang Mirip Kryptonite Superman

November 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved