• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Hong Kong Tourism Board menyelenggarakan Forum Global Online Pertama tentang Perjalanan Pasca Pandemi di Pasar Hong Kong, Daratan dan Internasional

Nina Karlita by Nina Karlita
June 29, 2020
in Lifestyle
0
Hong Kong Tourism Board menyelenggarakan Forum Global Online Pertama tentang  Perjalanan Pasca Pandemi di Pasar Hong Kong, Daratan dan Internasional

Cobisnis.com-Hong Kong Tourism Board menyelenggarakan Forum Global Online Pertama tentang
Perjalanan Pasca Pandemi di Pasar Hong Kong, Daratan dan Internasional
Ketua Mengumumkan ‘Open House Hong Kong’ Untuk Mempersiapkan Kembalinya Wisatawan
Jakarta, 29 Juni 2020 –

Pada hari Rabu (24 Juni 2020), Dewan Pariwisata Hong Kong (Hong Kong
Tourism Board – HKTB) menyelenggarakan forum online berjudul “Beyond COVID-19: Global
Tourism’s New Normal”, forum online pertama yang berfokus pada prospek pariwisata pasca-pandemi
untuk Hong Kong, Cina Daratan, Asia dan dunia.

Lebih dari 4,000 perwakilan industri pariwisata, jurnalis dan akademisi hadir di forum ini untuk
menyimak wawasan dari pemimpin industri global tentang dampak wabah COVID-19 pada wisata,
bagaimana industri pariwisata harus menyikapinya, dan tren wisata di periode pasca-pandemi.

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua HKTB, Dr YK Pang menekankan pentingnya memulihkan
kepercayaan konsumen. “Misi utama kami dalam industri ini adalah untuk memberikan kepercayaan
dan kepastian untuk semua wisatawan bahwa perjalanan mereka aman dari awal hingga akhir,” ujarnya.

“Kerjasama kami harus bisa melintas batas geografis dan bisnis. Kami harus bisa memanfaatkan semua
pengetahuan dan keahlian yang kami miliki, dan menggunakannya secara kolektif untuk menavigasi
tantangan yang ada di depan mata.”

Dr Pang menyoroti inisiatif yang diambil industri pariwisata Hong Kong untuk tetap berada di satu
langkah lebih maju dari kurva penyebaran pandemi COVID-19.

Ia mengumumkan bahwa HKTB akan
bekerja sama dengan Pemerintah HKSAR untuk menciptakan “Open House Hong Kong” – sebuah
platform wisata unik yang akan memberi tahu dunia bahwa Hong Kong merupakan tujuan yang aman
COVID-19 dan siap untuk menyambut wisatawan dengan penawaran dan pengalaman menarik. Dr Pang
juga mengundang mitra dagang dari seluruh dunia untuk mendukung platform ini dengan memberikan
penawaran menarik untuk bepergian ke Hong Kong sebagai tujuan utama bagi wisatawan dari setiap
benua.

Tujuh pembicara yang dihormati secara internasional dari berbagai sektor membahas sentimen dan
perilaku konsumen terbaru dan memberikan wawasan mereka mengenai tantangan yang dihadapi
industri pariwisata saat ini.

Berikut adalah hasil pengamatan dan pemikiran para ahli:
Steve Saxon, Partner, McKinsey & Company
“COVID-19 merupakan sebuah tantangan kemanusiaan, namun juga ada implikasi luas bagi ekonomi
dan bisnis. Sebagai contoh, hingga saat ini, pendapatan ekspor pariwisata di seluruh dunia telah hilang
0.9 triliun hingga 1.2 triliun dolar Amerika.

Tetapi, walaupun pariwisata global diprediksikan hanya
dapat kembali ke tingkat sebelumnya pada tahun 2022, Cina, Indonesia dan AS menunjukkan optimisme
yang cukup tinggi untuk berwisata. Sementara itu, perjalanan wisata ke Cina telah kembali ke sekitar
setengah dari tingkat sebelumnya.

Kepercayaan wisatawan secara keseluruhan masih rendah, dan
pemulihan berjalan lebih lambat dari yang diharapkan. Di sisi lain terdapat peluang besar untuk
memanfaatkan perjalanan domestik untuk wisatawan yang lebih muda dan keluarga karena sebagian

besar konsumen sedang mengurangi frekuensi wisatanya, terutama wisata internasional, di tengah
pandemi ini. Cina, Inggris dan Jerman memiliki potensi terbesar dalam meningkatkan kembali
perjalanan domestik.”

Hermione Joye, Sector Lead, Travel & Vertical Search APAC, Google
“COVID-19 telah menyebabkan perubahan generasi dalam cara dunia beroperasi. Berdasarkan data
pencarian, industri pariwisata hampir terhenti sepenuhnya dengan minat global yang turun tiga kali lipat
dari masa pra-COVID-19.

Akibatnya, kita tidak dapat memprediksi lagi kebiasaan, pemikiran dan
perilaku konsumen tentang berwisata. Saya berharap bahwa tren, wawasan konsumen dan prinsip-
prinsip dapat membantu pemasar dan pelaku bisnis untuk menanggapi dan menavigasi kenormalan baru
ini.”

Jane Sun, CEO, Trip.com Group
“Di Trip.com Group, tugas kami adalah untuk memandu wisatawan dan industri untuk melalui periode
yang penuh tantangan ini. Itulah sebabnya sejak awal pandemi, tim kami telah bekerja tanpa lelah untuk
memproses lebih dari 30 miliar Yuan (RMB) dalam pembatalan rencana perjalanan dan memberikan
mitra kami lebih dari 1 miliar Yuan (RMB) dalam dukungan keuangan.

Sekarang, keadaan sudah lebih
terkendali dan kami melihat lonjakan dalam minat dan permintaan. Kami telah mengerahkan 500 juta
dolar Amerika untuk mitra kami dan menawarkan pilihan perjalanan yang fleksibel, aman dan berdiskon.

Semua ini dilakukan untuk membantu wisatawan kembali berwisara dan industri untuk bangkit lagi.”
Gloria Guevara, President & CEO, World Travel & Tourism Council (WTTC)
“Pandemi COVID-19 telah menghasilkan dampak sosial-ekonomi global yang menghancurkan.

Penelitian kami baru-baru ini menunjukkan bahwa lebih dari 197 juta pekerjaan berisiko, yang akan
menyebabkan hilangnya lebih dari 5.5 triliun dolar Amerika terhadap Pendapatan Domestik Bruto
(PDB) Perjalanan & Parisiwata di seluruh dunia.

Sangat penting bagi kelangsungan sektor Perjalanan &
Pariwisata bahwa saat ini kita semua bekerja sama dan memetakan jalan menuju pemulihan melalui
strategi yang terkoordinasi dan membangun kembali kepercayaan konsumen untuk kembali berwisata.
Cap ‘Safe Travels’ yang baru saja kami luncurkan akan memungkinkan wisatawan untuk mengenali
bisnis dan tujuan yang telah menerapkan protokol global WTTC dan akan mendorong kembalinya ‘Safe
Travels’ (Perjalanan Aman) di seluruh dunia.

Hal ini akan memungkinkan sektor perjalanan dan
pariwisata untuk dibuka kembali untuk bisnis dan bergerak dengan terkoordinasi.”
Alexandre de Juniac, Director General dan CEO, International Air Transport Association (IATA)
“Kebangkitan sektor perjalanan dan pariwisata sangat penting karena ada jutaan orang bergantung pada
sektor ini.

Jika semakin banyak bagian dunia mulai membuka kembali ekonomi mereka, saya yakin
wisatawan masih ingin berwisata. Namun, beradaptasi dengan realita baru COVID-19 dan membangun
kembali kepercayaan masyarakat adalah tantangan yang harus dihadapi secara langsung dengan kerja
sama yang baik.

Contohnya, dalam industri penerbangan, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional
(ICAO) telah merancang pedoman global untuk mengurangi risiko COVID-19 saat bepergian dengan
pesawat. Sekarang, pemerintah harus mempunyai satu visi untuk memimpin implementasi pedoman ini
dengan dukungan penuh dari industri. Kita hanya akan berhasil dengan kerja sama yang baik.”

Peter C. Borer, COO, the Hong Kong and Shanghai Hotels Ltd
“Industri perhotelan akan bergerak menuju kenormalan baru dengan langkah-langkah kesehatan dan
keselamatan yang belum pernah ditempuh sebelumnya.

Sebagai pemimpin industri, kita harus
berkolaborasi, meninggalkan paradigma lama dan melihat ke masa depan yang baru. Sebelum pandemi
ini, industri perhotelan sudah bergerak menuju digitalisasi, kecerdasan buatan dan robotika; krisis
kesehatan yang kita hadapi sekarang hanya mempercepat tren ini.

Untuk jangka pendek, kami harus
mendapatkan kepercayaan tamu kami dan meyakinkan mereka bahwa mereka aman saat tinggal bersama
kita. Dalam jangka panjang, dasar-dasar industri ini tidak akan berubah, dan para tamu akan selalu
mendapatkan layanan yang dipersonalisasi.”

Kai Hattendorf, Managing Director & CEO, The Global Association of the Exhibition Industry
(UFI)
“Pameran dan acara bisnis adalah tempat bertemunya pasar dan industri dari seluruh dunia dan
merupakan peluang kunci untuk memulihkan ekonomi.

Kami memiliki pengetahuan dan standar untuk
keamanan dan kenyamanan tingkat tinggi setiap acara. COVID-19 akan mendorong prosedur, standar
dan proses baru. Pandemi ini mempercepat tren yang sudah terbentuk sekitar perpaduan acara di tempat
dengan layanan online sebelum, selama dan setelah acra berlangsung. Acara bisnis akan lebih bergerak
ke arah digital.

Bahkan dengan ini, elemen utama yang mendorong kesuksesan adalah pertemuan dan
pertukaran langsung, secara tatap muka. Jumlah klik di platform online tidak dapat menggali
kesepakatan, dan jumlah views tidak menandatangani pesanan.”
Sekarang, rekaman “Beyond COVID-19: Global Tourism’s New Normal” tersedia untuk partisipan
yang sudah terdaftar. Setiap profil yang terdaftar dapat melihat rekaman pada satu perangkat pada satu
waktu.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free online course
download lava firmware
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisHong kong Tourism

Related Posts

Konser NCT Jakarta 2026. FOTO/dyandraglobal.com

Ini Rundown dan Setlist Konser NCT 127 Jakarta 2026

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - NCT 127 akan menyapa penggemar Indonesia lewat konser NCT 127 5th Tour ‘NEO CITY : SEOUL –...

nton RIIZE resmi ditunjuk sebagai ambassador Saint Laurent dan menghadiri peragaan busana Women's 2027 Summer Show di Paris.

Saint Laurent Tunjuk Anton RIIZE Jadi Ambassador

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anton dari grup K-pop RIIZE resmi ditunjuk sebagai ambassador rumah mode mewah Saint Laurent, menurut agensinya, SM...

Hutan yang mengusung nama Big Bang, AKMU, Blackpink, SHINee, dan NCT hadir di Seoul melalui proyek donasi penggemar di Melon.

Hutan Big Bang hingga Blackpink Tumbuh di Seoul

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah hutan yang mengusung nama grup K-Pop seperti Big Bang, AKMU, Blackpink, dan SHINee kini hadir di...

Bank Mandiri membayarkan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham bertepatan dengan HUT ke-28.

Bank Mandiri Bayar Dividen Interim Rp6,16 Triliun

by Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membayarkan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp66 per saham atau sekitar...

Uni Eropa menyetujui aturan baru untuk memperkuat pemulangan warga non-UE yang tidak memiliki hak tinggal, termasuk pusat pemulangan di negara ketiga.

Uni Eropa Perketat Aturan Pemulangan Migran

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dewan Uni Eropa memberikan persetujuan akhir terhadap aturan baru yang memperkuat pemulangan warga negara non-Uni Eropa yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.

Superbank Biayai 200 Kendaraan Listrik Grab

October 1, 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.

Halal Indo 2026 Catat Transaksi Rp8,4 Miliar

October 1, 2026
Nakhoda KM Virgo 8 Resmi Tersangka dan Ditahan

Nakhoda KM Virgo 8 Resmi Tersangka dan Ditahan

October 1, 2026
Aston Villa dan Tottenham Hotspur memantau Gianluca Prestianni, tetapi Benfica berencana memperpanjang kontrak winger Argentina tersebut.

Villa dan Tottenham Sulit Dapatkan Prestianni

October 1, 2026
Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Juga Harus Punya Nilai Bisnis

Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Juga Harus Punya Nilai Bisnis

October 2, 2026
Tokoh Agama hingga Tokoh Perempuan Isi Jajaran Wantimpres Prabowo

Tokoh Agama hingga Tokoh Perempuan Isi Jajaran Wantimpres Prabowo

October 2, 2026
Iran Air - Wikipedia

Iran Desak Irak Buka Lagi Jalur Penerbangan Kembali Normal

October 2, 2026
Ombudsman: Pembongkaran Klaster Mewah Cibinong Bisa Hilangkan Barang Bukti

Ombudsman: Pembongkaran Klaster Mewah Cibinong Bisa Hilangkan Barang Bukti

October 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved