• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, March 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

HKTI Bali Sarankan Petani Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 8, 2022
in Industri
0
HKTI Bali Sarankan Petani Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia

JAKARTA,Cobisnis.com – Kebutuhan akan pupuk merupakan hal yang penting bagi mayoritas petani di Tanah Air. Namun, ditengah keterbatasan alokasi pupuk subsidi serta tingginya harga pupuk non subsidi membuat para petani harus mencari cara agar dapat memenuhi kebutuhan pupuk tersebut.

Merespon hal ini, Wakil Ketua Bidang SDM Pertanian HKTI Bali, I Nengah Subagia, mengatakan saat ini masih banyak petani yang mengharapkan pupuk subsidi. Pasalnya, dapat menekan biaya produksi, namun, tidak sedikit juga yang telah bergeser menggunakan pupuk non subsidi.

“Sekarang banyak petani yang menggunakan pupuk non subsidi. Larinya banyak ke yang non subsidi karena keterbatasan mendapatkan pupuk subsidi, keterbatasan sekali malah kurang petani maka dia beli lagi pupuk yang non subsidi,” ungkap Subagia, Minggu (6/3/2022).

Selanjutnya, kata Subagia, pupuk non subsidi yang tinggi harganya tidak serta merta dapat menjadi solusi atas kekurangan kebutuhan pupuk tadi. Selain itu menurutnya, penggunaan pupuk non organik ternyata tidak berdampak signifikan dibanding penggunaan pupuk organik yang sebenarnya kaya akan manfaat.

“Kalau manfaat sesuai dari informasi petani, pupuk kimia terkadang tidak berdampak signifikan pada pertumbuhan tanaman padi maupun tanaman yang lain. Ini apakah kadarnya yang tidak sesuai dengan harapan,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Subagia, penggunaan pupuk kimia yang berlebihan bisa merusak lahan pertanian atau tanah, ditambah lagi dapat menyebabkan tanaman tumbuh lebih lama.

“Kalau pupuk tadi kita pakai keterlambatan tanaman, tumbuh agak lama, dan tanahnya berubah jadi tanah yang sangat kental sekali, kalau pupuk organik secara penggunaannya akan menghasilkan tanah yang masih bagus,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Subagia, pihaknya lebih menyarankan agar petani menggunakan pupuk organik. Sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk subsidi ataupun non subsidi.

“Saran kepada pemerintah kalau bisa pengurangan penggunaan pupuk kimia karena merusak tanah, kita harapkan dibantu dengan pupuk berimbang atau pupuk organik dan pupuk kimia diseimbangkan,” tutupnya.

Senada dengan hal tersebut pemerintah melalui Kementerian Pertanian juga mendorong para petani untuk menggunakan pupuk organik. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Ali Jamil, menambahkan pupuk organik yang telah dikomposkan berperan penting dalam perbaikan sifat kimia, fisika, dan biologi tanah, serta sumber nutrisi tanaman.

“Pupuk organik yang telah dikomposkan dapat menyediakan hara dalam waktu yang lebih cepat karena selama proses pengomposan telah terjadi proses dekomposisi yang dilakukan berbagai macam mikroba,” ungkapnya.

Ali mengatakan, salah satu upaya pemerintah untuk mendukung petani dalam kemandirian mengembangkan pupuk organik adalah dengan memfasilitasi kegiatan pengembangan UPPO.

Dia menjelaskan, pembangunan UPPO diarahkan pada lokasi yang memiliki potensi sumber bahan baku pembuatan kompos, terutama limbah organik atau limbah panen tanaman, kotoran hewan atau limbah ternak, dan sampah organik rumah tangga.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download huawei firmware
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comHKTIpetaniPupuk kimia

Related Posts

Puasa Bareng NU, Lebaran Ikut Muhammadiyah—Apakah Diperbolehkan?

Puasa Bareng NU, Lebaran Ikut Muhammadiyah—Apakah Diperbolehkan?

by Hidayat Taufik
March 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama kembali terjadi pada 2026. Muhammadiyah menetapkan...

Roy Suryo Soroti Perubahan Sikap Rismon, Singgung Adanya Tekanan

Roy Suryo Soroti Perubahan Sikap Rismon, Singgung Adanya Tekanan

by Hidayat Taufik
March 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Roy Suryo kembali angkat bicara mengenai perubahan sikap Rismon Hasiolan Sianipar. Dalam pernyataan terbarunya, Rismon menyampaikan bahwa...

Prabowo Minta Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Dibongkar hingga Dalang

Prabowo Minta Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Dibongkar hingga Dalang

by Hidayat Taufik
March 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban...

Jet Tempur F-35 AS Terpaksa Mendarat Darurat, Diduga Diserang Iran

Jet Tempur F-35 AS Terpaksa Mendarat Darurat, Diduga Diserang Iran

by Hidayat Taufik
March 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah jet tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat dilaporkan melakukan pendaratan darurat di pangkalan militer AS di...

Program Makan Bergizi Gratis Perlu Pengawasan Ketat Agar Tujuan Gizi Nasional Tercapai

Kisah Sukses SPPG di Sumba dan Tasikmalaya, Dorong Gizi Anak hingga Ekonomi Desa

by Dwi Natasya
March 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di sejumlah daerah mulai menunjukkan dampak positif, tidak hanya bagi pemenuhan gizi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

March 3, 2026
Puasa Bareng NU, Lebaran Ikut Muhammadiyah—Apakah Diperbolehkan?

Puasa Bareng NU, Lebaran Ikut Muhammadiyah—Apakah Diperbolehkan?

March 20, 2026
Roy Suryo Soroti Perubahan Sikap Rismon, Singgung Adanya Tekanan

Roy Suryo Soroti Perubahan Sikap Rismon, Singgung Adanya Tekanan

March 20, 2026
Prabowo Minta Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Dibongkar hingga Dalang

Prabowo Minta Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Dibongkar hingga Dalang

March 20, 2026
Jet Tempur F-35 AS Terpaksa Mendarat Darurat, Diduga Diserang Iran

Jet Tempur F-35 AS Terpaksa Mendarat Darurat, Diduga Diserang Iran

March 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved