JAKARTA, Cobisnis.com – Bandara Heathrow memperingatkan adanya keterlambatan penerbangan setelah dugaan serangan siber menargetkan penyedia layanan sistem check-in dan boarding yang berdampak pada sejumlah bandara Eropa. Akibatnya, penerbangan di Heathrow, Brussels, dan Berlin mengalami penundaan serta pembatalan.
Gangguan tersebut terkait Collins Aerospace, perusahaan penyedia sistem untuk beberapa maskapai di berbagai bandara dunia. Heathrow dalam pernyataannya menyarankan penumpang untuk memeriksa status penerbangan sebelum berangkat.
“Collins Aerospace, yang menyediakan sistem check-in dan boarding untuk beberapa maskapai di berbagai bandara global, sedang mengalami masalah teknis yang dapat menyebabkan keterlambatan keberangkatan. Sementara masalah ini ditangani, kami menyarankan penumpang memeriksa status penerbangan dengan maskapai mereka,” demikian isi pernyataan resmi Heathrow.
Pihak bandara juga mengimbau penumpang tiba paling cepat tiga jam sebelum penerbangan jarak jauh dan dua jam sebelum penerbangan domestik. Heathrow menambahkan staf tambahan telah ditempatkan di area check-in untuk membantu meminimalkan gangguan.
Bandara Brussels mengonfirmasi adanya serangan siber terhadap penyedia layanan pada Jumat malam, 19 September, yang membuat check-in dan boarding hanya bisa dilakukan secara manual. “Hal ini berdampak besar pada jadwal penerbangan dan sayangnya menyebabkan penundaan serta pembatalan,” ujar pihak bandara.
Sementara itu, Bandara Berlin melaporkan adanya waktu tunggu lebih lama di area check-in akibat gangguan teknis dari penyedia sistem yang beroperasi di seluruh Eropa. Collins Aerospace sendiri belum memberikan komentar resmi terkait insiden ini.














