• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, November 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Hashim Cemas Rupiah Tembus Rp21 Ribu

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 4, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Hashim Cemas Rupiah Tembus Rp21 Ribu

JAKARTA, Cobisnis.com – Kekhawatiran nilai tukar rupiah menembus Rp21 ribu hingga Rp22 ribu per dolar AS mencuat setelah Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo menyampaikan peringatan terkait kondisi pasar modal. Ia menilai pelemahan rupiah bisa semakin dalam jika investor asing menarik dana dari Indonesia akibat persoalan tata kelola bursa dan potensi penurunan status pasar oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Hashim menilai praktik manipulasi harga saham atau saham gorengan menjadi salah satu persoalan yang membuat investor asing khawatir. Jika MSCI menurunkan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market, risiko keluarnya modal asing dinilai dapat meningkat.

“Ini masalah sangat-sangat serius karena kalau investasi luar negeri keluar dari bursa saham kita, rupiah bisa semakin lemah. Saya sudah hitung bisa jadi Rp20 ribu, Rp21 ribu. Ada yang bilang Rp22 ribu,” ujar Hashim dalam Rapimnas Kadin di Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).

Menanggapi proyeksi tersebut, Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF Rizal Taufikurahman menilai kisaran Rp21 ribu hingga Rp22 ribu merupakan gambaran skenario tekanan berat. Menurutnya, kekhawatiran Hashim dapat dipahami sebagai peringatan, tetapi angka pelemahan tersebut masih perlu diuji melalui perhitungan kuantitatif.

Berdasarkan data JISDOR pada 3 November 2026, rupiah berada di level Rp18.148 per dolar AS. Untuk mencapai kisaran Rp21 ribu hingga Rp22 ribu, nilai dolar AS harus naik sekitar 15,7 persen sampai 21,2 persen dibandingkan posisi tersebut.

“Perhitungannya memerlukan asumsi arus keluar modal, kebutuhan valas, dan kemampuan stabilisasi BI,” kata Rizal, Selasa (3/11/2026).

Rizal mengingatkan tekanan rupiah bisa semakin besar apabila sentimen negatif di pasar saham merembet ke pasar obligasi. Karena itu, pemulihan kepercayaan investor membutuhkan penegakan hukum di pasar modal, kredibilitas APBN, stabilitas inflasi, dan kepastian kebijakan.

Ia juga mendorong Bank Indonesia menjaga likuiditas valuta asing dan melakukan intervensi secara terukur. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) diminta mempercepat penegakan hukum serta menyampaikan perkembangan perbaikan kepada publik.

Pandangan serupa disampaikan Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede. Ia menilai pelemahan rupiah hingga melampaui nilai fundamentalnya lebih tepat dipandang sebagai skenario risiko ekstrem, bukan proyeksi utama.

Menurut Josua, persoalan saham gorengan dan keputusan MSCI tidak bisa menjadi satu-satunya penjelasan untuk kemungkinan pelemahan rupiah secara tajam. Risiko tersebut perlu dilihat bersama kondisi pasar keuangan dan faktor ekonomi global lainnya.

Jika MSCI benar-benar menurunkan status pasar Indonesia, Josua memperkirakan potensi penyesuaian dana investasi pasif yang keluar dapat mencapai US$3 miliar hingga US$6 miliar. Namun, menurutnya, tekanan sebesar itu belum cukup untuk secara otomatis membawa rupiah ke kisaran Rp21 ribu hingga Rp22 ribu.

Skenario ekstrem baru berpotensi terjadi jika keluarnya dana dari pasar saham berlangsung bersamaan dengan penarikan modal asing dari Surat Berharga Negara (SBN). Tekanan juga bisa bertambah akibat penguatan dolar AS secara global, lonjakan harga minyak karena konflik Timur Tengah, serta meningkatnya kebutuhan valuta asing untuk impor dan pembayaran utang luar negeri.

Di sisi lain, Indonesia masih memiliki sejumlah penyangga eksternal. Cadangan devisa tercatat sebesar US$146,3 miliar pada akhir September 2026, setara sekitar 5,3 bulan impor, ditambah berbagai instrumen intervensi pasar yang dimiliki Bank Indonesia.

Josua menegaskan risiko pelemahan rupiah tetap perlu diwaspadai, tetapi tidak tepat jika dianggap sebagai konsekuensi otomatis dari persoalan MSCI. Perkembangan tata kelola pasar modal dan respons otoritas akan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor.

Ia juga menjelaskan bahwa peninjauan rutin indeks MSCI pada November 2026 berbeda dengan proses konsultasi reklasifikasi status pasar Indonesia. Keputusan akhir terkait proses reklasifikasi tersebut dijadwalkan pada Juni 2027.

Dengan demikian, risiko yang dihadapi Indonesia lebih berkaitan dengan proses penurunan kepercayaan investor dalam beberapa bulan ke depan, bukan hanya reaksi terhadap satu tanggal pengumuman. Josua mengingatkan efek penularan dapat terjadi ketika aksi jual saham diikuti pelepasan obligasi dan peningkatan permintaan dolar AS.

Untuk memulihkan kepercayaan pasar, OJK dan BEI didorong memperkuat keterbukaan informasi pemilik manfaat akhir atau beneficial ownership. Keduanya juga diminta memastikan ketentuan free float berjalan, mendeteksi transaksi terkoordinasi, serta menerapkan sanksi secara konsisten dan transparan.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: HeadlineMSCInilai tukarpasar modal indonesiaRupiahsaham gorengan

Related Posts

Mitra Dapur MBG Siap-Siap, BGN Batasi Biaya Operasional Rp3.000 per Penerima

Mitra Dapur MBG Siap-Siap, BGN Batasi Biaya Operasional Rp3.000 per Penerima

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan batas maksimal biaya operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp3.000...

Kabar Baik Pagi Ini! Rupiah Menguat ke Rp18.115 per Dolar AS

Kabar Baik Pagi Ini! Rupiah Menguat ke Rp18.115 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah menguat ke level Rp18.115 per dolar AS pada perdagangan Rabu (4/11/2026) pagi. Mata uang...

Siapa Bakal Gantikan Listyo Sigit? Yusril Sebut Pemerintah Belum Bahas

Siapa Bakal Gantikan Listyo Sigit? Yusril Sebut Pemerintah Belum Bahas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah belum membahas sosok pengganti Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) setelah ditetapkan sebagai...

Maman Pastikan Warteg hingga Tukang Cukur Tak Dibebani Pajak

Maman Pastikan Warteg hingga Tukang Cukur Tak Dibebani Pajak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pelaku usaha mikro dengan omzet hingga Rp500...

Tiga Polisi Diduga Sadap Prabowo, Kini Ditahan di Rutan Mabes Polri

Tiga Polisi Diduga Sadap Prabowo, Kini Ditahan di Rutan Mabes Polri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bareskrim Polri resmi menahan tiga anggota kepolisian yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
QRIS Bakal Kena Pajak atau Tidak? Begini Penjelasan Airlangga

QRIS Bakal Kena Pajak atau Tidak? Begini Penjelasan Airlangga

November 3, 2026
Valbury

Valbury Raup 138 Ribu Nasabah Baru, Perluas Ekosistem Investasi Berbasis Digital

November 3, 2026
Propam Periksa Eks Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes

Propam Periksa Eks Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes

November 3, 2026
Kecewa! Nasabah Keluhkan Penarikan Dana di MNC Bank Dibatasi Rp2 Juta

Kecewa! Nasabah Keluhkan Penarikan Dana di MNC Bank Dibatasi Rp2 Juta

November 2, 2026
Belum Tahu Terdaftar KJP atau Tidak? Begini Cara Mengeceknya

Belum Tahu Terdaftar KJP atau Tidak? Begini Cara Mengeceknya

November 4, 2026
Mitra Dapur MBG Siap-Siap, BGN Batasi Biaya Operasional Rp3.000 per Penerima

Mitra Dapur MBG Siap-Siap, BGN Batasi Biaya Operasional Rp3.000 per Penerima

November 4, 2026
Dugaan Penyadapan Prabowo Jadi Pemberitaan Media Internasional

Dugaan Penyadapan Prabowo Jadi Pemberitaan Media Internasional

November 4, 2026
Kabar Baik Pagi Ini! Rupiah Menguat ke Rp18.115 per Dolar AS

Kabar Baik Pagi Ini! Rupiah Menguat ke Rp18.115 per Dolar AS

November 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved