• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Harimau Resahkan Jakarta, 800 Pemburu Dikerahkan untuk Penanganan.

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 14, 2025
in Humaniora
0
Harimau Resahkan Jakarta, 800 Pemburu Dikerahkan untuk Penanganan.

JAKARTA, Cobisnis.com – Berabad-abad silam, kehidupan masyarakat Batavia tidak hanya dibayangi tekanan kolonial, tetapi juga ancaman harimau. Catatan sejarah memperlihatkan bahwa harimau Jawa kerap menyerang penduduk hingga memaksa pemerintah kolonial menurunkan ratusan pemburu untuk menumpas teror tersebut.

Menurut sejarawan Peter Boomgaard dalam Frontiers of Fear (2001), antara tahun 1633–1687 terdapat sedikitnya 30 laporan serangan harimau terhadap warga Batavia. Sebagian besar serangan terjadi di area perkebunan tebu, yang kala itu menjadi habitat favorit harimau karena rimbun dan banyak dihuni babi hutan sebagai mangsa.

Pada tahun 1659, misalnya, tercatat 14 orang menjadi korban serangan harimau di kawasan Ancol. Ancaman ini juga menimpa orang Eropa; pada 1668, seorang pria bernama Louis van Brussel menjadi korban pertama dari kalangan Eropa yang tewas diterkam harimau. Kondisi itu mendorong VOC mengambil langkah drastis.

Sejarawan Hendrik E. Niemeijer dalam bukunya Batavia, Masyarakat Kolonial Abad XVII (2012) mencatat bahwa pada 1644 VOC mengerahkan sekitar 800 orang pemburu untuk menyingkirkan harimau di Batavia. Hasil buruan bahkan dipamerkan di depan Balai Kota kawasan yang kini dikenal sebagai Kota Tua Jakarta.

VOC juga memberikan hadiah uang tunai. Boomgaard menuliskan bahwa satu ekor harimau dihargai 10 ringgit, jumlah yang setara dengan kebutuhan beras setahun bagi satu keluarga. Imbalan tersebut memicu maraknya perburuan individu, yang membuat populasi harimau Jawa terus merosot.

Selain tekanan perburuan, pembukaan lahan perkebunan semakin mempersempit habitat harimau. Akibatnya, konflik manusia dan harimau makin sering terjadi. Antropolog R. Wessing dalam riset The Last Tiger in East Java (1995) mencatat, rata-rata 2.500 orang tewas setiap tahun akibat serangan harimau di Jawa pada masa kolonial.

Sayangnya, perburuan besar-besaran selama berabad-abad berakhir tragis. Populasi harimau Jawa yang pada 1940 masih sekitar 200–300 ekor, akhirnya menurun drastis hingga dinyatakan punah oleh IUCN pada 2008 melalui Daftar Merah Satwa Terancam.

Meski begitu, kabar penampakan harimau Jawa terus bermunculan. Pada 2019, warga Desa Cipendeuy di Sukabumi Selatan mengaku melihat harimau Jawa serta menemukan jejak kaki, bekas cakaran, dan sehelai bulu. Namun, bukti kuat atas keberadaan satwa legendaris itu hingga kini belum pernah benar-benar terkonfirmasi.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download lava firmware
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: cobisnis.comharimau

Related Posts

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendorong audit terhadap sejumlah fasilitas mewah yang menjadi sorotan...

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membuka kembali evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas jalan...

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Minggu (27/9) pagi. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar...

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Umbi kimpul dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber pangan lokal bernilai ekonomi. Tanaman tersebut...

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Marc Klok mengungkapkan kekecewaannya setelah tidak mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Malaysia Menang 3-0, Siap Hadapi Indonesia

September 27, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Ternyata Segini Hadiah Juara Liga 1

September 27, 2026
Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

September 27, 2026
Promo HUT KAI Diskon Tiket 19 Persen

Promo HUT KAI Diskon Tiket 19 Persen

September 27, 2026
Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Xi Jinping Kirim Dua Panda ke Atlanta

September 27, 2026
Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gaun Olivia Rodrigo Meleleh saat Tampil

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved