• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Pupuk Subsidi Turun, Pupuk Indonesia Grup Pastikan Pasokan Aman untuk Musim Tanam Akhir Tahun

Dwi Natasya by Dwi Natasya
November 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Harga Pupuk Subsidi Turun, Pupuk Indonesia Grup Pastikan Pasokan Aman untuk Musim Tanam Akhir Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama seluruh anak perusahaannya bergerak cepat menyalurkan pupuk subsidi untuk memenuhi kebutuhan petani di musim tanam akhir tahun 2025. Langkah ini menjadi bentuk dukungan Perusahaan terhadap kebijakan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk yang diberlakukan pemerintah guna memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meringankan beban biaya petani.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menegaskan bahwa perusahaan memastikan distribusi pupuk berjalan lancar hingga ke pelosok melalui jalur darat maupun laut.

“Kita pastikan semuanya siap, mulai dari pabrik, gudang, hingga armada pengiriman berjalan baik. Ini pengiriman pertama pupuk dengan HET baru yang turun sekitar 20 persen, sehingga petani bisa segera merasakan manfaatnya,” ujar Rahmad saat kegiatan Pelepasan Pengiriman Pasokan Pupuk Subsidi di kawasan Industri Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025).

Pada kesempatan tersebut, Pupuk Indonesia melalui PT Petrokimia Gresik melepas secara simbolis pengiriman 145 ton pupuk subsidi. Rinciannya meliputi 30 ton urea, 60 ton NPK, 30 ton ZA, dan 25 ton pupuk organik. Pengiriman ini ditujukan ke sejumlah gudang di Bojonegoro, Tuban, dan Ngawi, dan seluruh pupuk dapat ditebus petani terdaftar sesuai HET terbaru.

Rahmad menjelaskan, penurunan HET sebesar 20 persen ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akses petani terhadap pupuk, sekaligus menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan petani.

“Kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Bapak Presiden Prabowo yang berkomitmen terhadap ketahanan pangan nasional. Beliau mendorong kami untuk mencari model bisnis baru agar harga pupuk bisa lebih terjangkau bagi petani,” ungkapnya.

Pupuk Indonesia memastikan implementasi kebijakan HET baru sudah berlaku di seluruh kios sejak 22 Oktober 2025. Penyesuaian harga ini juga telah terintegrasi dalam sistem Integrasi Pupuk Bersubsidi (i-Pubers) dan disertai pemasangan stiker HET di titik distribusi.

“Dengan sistem i-Pubers, kami bisa memantau penebusan secara real-time, memastikan petani terdaftar menebus pupuk sesuai harga baru,” tambah Rahmad.

Sebagai BUMN yang memegang mandat dalam penyediaan pupuk subsidi, Pupuk Indonesia terus menjalankan prinsip distribusi 7T (tepat jenis, jumlah, waktu, tempat, mutu, harga, dan sasaran). Selain itu, perusahaan aktif melakukan sosialisasi kepada petani melalui program Rembuk Tani sebagai wadah edukasi tentang harga, penyaluran, dan pemanfaatan pupuk, termasuk penerapan teknologi digital untuk peningkatan produktivitas pertanian.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas produksi pupuk bersubsidi. “Ketersediaan pupuk yang andal adalah kunci produktivitas pertanian. Karena itu, kami memastikan pabrik tetap beroperasi optimal agar kebutuhan petani di seluruh Indonesia terpenuhi,” ujarnya.

Pupuk Indonesia Siapkan 1,05 Juta Ton Pupuk Subsidi untuk Petani

Pupuk Indonesia telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebesar 1.055.068 ton untuk mendukung kebutuhan petani di seluruh Indonesia. Dari total stok tersebut, 167.646 ton dialokasikan untuk wilayah Jawa Timur yang terdiri dari 51.832 ton urea, 107.625 ton NPK, 92 ton NPK Kakao, 4.686 ton pupuk organik, dan 2.905 ton pupuk ZA.

Khusus di Kabupaten Gresik, stok pupuk bersubsidi mencapai 32.019 ton, terdiri dari 9.550 ton urea, 13.505 ton NPK, 6.927 ton organik, dan 2.038 ton ZA. Semua pupuk tersebut dapat ditebus oleh petani terdaftar dengan HET terbaru di kios resmi.

Hingga 28 Oktober 2025, Pupuk Indonesia telah menyalurkan 1.516.741 ton pupuk bersubsidi di seluruh wilayah Jawa Timur, atau sekitar 73,9 persen dari total alokasi tahun 2025 sebesar 2.053.650 ton. Untuk Kabupaten Gresik sendiri, penyaluran telah mencapai 24.144 ton dari total alokasi 42.960 ton.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download xiomi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comHarga Pupuk Subsidi TurunHETpangan nasionalpetaniPT pupuk Indonesiapupuk subsidi

Related Posts

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved