• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Emas Menguat Seiring Meningkatnya Ketegangan Geopolitik Dunia

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
January 5, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Korea Utara Gelar Uji Rudal Hipersonik, Kim Jong-un Tegaskan Kesiapan Nuklir

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas dunia mencatat pergerakan positif pada perdagangan hari ini, didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap aset safe-haven di tengah memburuknya situasi geopolitik global. Secara teknikal maupun fundamental, pergerakan emas saat ini menunjukkan kecenderungan melanjutkan tren penguatan.

Pada akhir pekan lalu, harga emas mengalami akselerasi pemulihan meski aktivitas pasar relatif terbatas akibat libur Tahun Baru di Jepang dan Tiongkok. Logam mulia tersebut mencatat kenaikan harian sekitar 1,75 persen dan bergerak mendekati level USD4.400, setelah sebelumnya sempat terkoreksi hingga area USD4.274 di awal pekan.

Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menilai penguatan ini mencerminkan kembalinya minat beli yang cukup kuat setelah tekanan jual mulai berkurang. Ia menjelaskan bahwa dari sudut pandang teknikal, sinyal bullish semakin jelas terlihat.

“Kombinasi pola candlestick dan pergerakan indikator Moving Average mengindikasikan bahwa tren naik masih terjaga. Buyer kembali mendominasi, sehingga peluang kenaikan lanjutan dalam jangka pendek masih terbuka,” ujar Andy dalam analisis hariannya, Senin, 5 Januari 2026.

Ia memproyeksikan, apabila momentum bullish dapat dipertahankan, harga emas berpeluang menguji area USD4.466 sebagai target terdekat. Meski demikian, risiko koreksi tetap perlu diantisipasi.

“Apabila terjadi tekanan jual dan harga gagal melanjutkan penguatan, maka area USD4.355 berpotensi menjadi level support terdekat,” jelasnya.

Dari sisi fundamental, ketegangan geopolitik kembali menjadi faktor utama yang menopang kenaikan harga emas. Pada awal sesi Asia, Senin (5/1), emas diperdagangkan di kisaran USD4.370 seiring meningkatnya ketidakpastian global menyusul langkah Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Sejumlah laporan media internasional menyebutkan bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump menyerukan opsi militer berskala besar terhadap Venezuela dan melakukan penangkapan terhadap Maduro tanpa persetujuan Kongres. Situasi ini memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan Amerika Latin.

Ketegangan semakin diperkuat oleh pernyataan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang menyebut Washington akan memanfaatkan pengaruhnya di sektor minyak untuk mendorong perubahan politik di Venezuela. Kondisi tersebut mendorong investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.

Selain faktor geopolitik, ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve turut memberikan dukungan bagi harga emas. Risalah rapat FOMC terbaru menunjukkan mayoritas pejabat The Fed masih memandang penurunan suku bunga sebagai langkah yang tepat, seiring tren inflasi yang terus melandai, meski terdapat perbedaan pandangan terkait waktu dan skala pelonggaran.

“Suku bunga yang lebih rendah akan menurunkan opportunity cost dalam memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas, sehingga turut menopang pergerakan harga,” kata Andy.

Ia menambahkan bahwa pelaku pasar kini menantikan rilis data ketenagakerjaan AS, khususnya laporan Nonfarm Payrolls periode Desember. Data yang lebih kuat dari ekspektasi berpotensi menguatkan dolar AS dan menekan harga emas dalam jangka pendek.

“Namun secara umum, kombinasi ekspektasi penurunan suku bunga di AS dan meningkatnya risiko geopolitik global, termasuk konflik Rusia-Ukraina serta sikap agresif AS terhadap Iran, masih menjaga prospek positif emas dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy course download free
download lenevo firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comEmasGeopolitikGeopolitik Globalharga emas menguat

Related Posts

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Danau Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami penyusutan volume air sekitar 40 persen akibat...

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa Iran semakin meningkatkan upaya untuk menargetkan warga Amerika di kawasan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

October 24, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved