JAKARTA, Cobisnis.com – Guardian Indonesia membuka toko grab-and-go pertamanya di kawasan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Dukuh Atas, Jakarta. Format baru ini dirancang untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan kesehatan, kecantikan, dan perawatan diri di tengah aktivitas sehari-hari.
Pembukaan toko pada Jumat (6/11/2026) tersebut menjadi bagian dari strategi Guardian menghadirkan akses produk kesehatan dan kecantikan yang lebih dekat dengan konsumen. Konsep toko dibuat lebih ringkas agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.
Dukuh Atas dipilih karena menjadi salah satu simpul transportasi yang menghubungkan berbagai moda transportasi publik di Jakarta. Lokasi ini dinilai strategis untuk menjangkau komuter dan masyarakat urban yang membutuhkan pengalaman belanja praktis.
Melalui format grab-and-go, Guardian ingin menghadirkan alternatif belanja di luar toko konvensional. Konsumen dapat memenuhi kebutuhan personal care tanpa harus meluangkan waktu khusus untuk berbelanja.
Managing Director Health & Beauty Guardian Indonesia, Bhavin Patel, mengatakan pembukaan toko tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan beradaptasi dengan perubahan gaya hidup masyarakat.
“Peresmian toko grab-and-go pertama Guardian ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus berinovasi dan hadir lebih dekat dengan pelanggan. Seiring perubahan gaya hidup masyarakat urban, kami percaya pengalaman berbelanja juga perlu terus beradaptasi,” ujar Bhavin.
Ia menambahkan, masyarakat saat ini membutuhkan akses yang cepat dan mudah terhadap produk kesehatan, kecantikan, serta personal care. Guardian berharap format baru tersebut dapat membantu pelanggan memenuhi kebutuhan wellness di tengah aktivitas mereka.
Toko di JPM Dukuh Atas juga menjadi proyek percontohan bagi Guardian Indonesia untuk menguji format ritel di kawasan hub transportasi. Perusahaan akan mempelajari respons pelanggan, masukan yang diterima, serta kinerja toko sebagai bahan evaluasi pengembangan konsep tersebut.
Menurut Bhavin, pendekatan ini menjadi langkah awal perusahaan dalam mengeksplorasi model ritel yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen.
“Melalui toko Guardian JPM Dukuh Atas, kami berharap dapat memperoleh berbagai insight mengenai kebutuhan dan perilaku pelanggan saat berbelanja di lingkungan transportation hub,” katanya.
Guardian juga membuka peluang menghadirkan format serupa di berbagai hub transportasi dan area publik strategis lainnya di Indonesia. Namun, pengembangan tersebut akan mempertimbangkan hasil evaluasi dari toko percontohan di Dukuh Atas.
Untuk mendukung kebutuhan pengguna transportasi publik, Guardian melakukan kurasi produk secara selektif. Produk yang tersedia dipilih berdasarkan relevansinya dengan kebutuhan konsumen yang aktif dan memiliki mobilitas tinggi.









