• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Gabungan Industri Minyak Nabati Minta Pemerintah Cabut Kebijakan DMO Sawit

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
November 11, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi kelapa sawit minyak nabati

Ilustrasi kelapa sawit minyak nabati. (Foto: Istimewa)

JAKARTA,Cobisnis.com – Pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) menyarankan pemerintah untuk mencabut kebijakan domestic market obligation (DMO) sawit. Alasannya karena kebijakan DMO untuk pengusaha sawit merupakan diskriminasi dan hanya cocok untuk komoditas batu bara.

“Kalau kami dari asosiasi itu tidak begitu setuju dengan DMO, kenapa? Karena kompleks, beda dengan batu bara. Batu bara DMO memang bisa tepat karena pemain lokal cuma satu, PLN jadi gampang di trace, kalau sawit pemainnya 100 gitu, gimana DMO bisa,” kata Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat 11 November.

Sahat menilai kebijakan DMO untuk pengusaha sawit merupakan diskriminasi. Kata dia, hanya pemain-pemain besar yang menikmati keuntungan DMO, tidak untuk pengusaha kecil.

Karena itu, kata Sahat, pihaknya menyarankan agar kebijakan DMO dicabut. Menurut dia, pemerintah bisa menggantinya dengan insentif berupa bantuan langsung tunai (BLT) atau sejenisnya.

“DMO bagi kami adalah diskriminasi. Kenapa? Karena hanya pengusaha expert yang bisa menikmati DMO. Pengusaha lokal yang kecil-kecil gak bisa menikmati. Maka kami sarankan totally dicabut dan diganti dengan insentif BLT lah, insentif scheme,” tuturnya.

Menurut Sahat, insentif bisa diberikan melalui pungutan ekspor yang dilakukan oleh Badan Pengelolaan Dana Kelapa Sawit (BPDKS). Kata Sahat, kebijakan ini jauh lebih mudah.

“Bukan dari pemerintah diperlukan, tapi diambil dari pajak ekspor. Yang diambil oleh BPDP itu lebih mudah. Satu lagi karena harga luar negeri selalu lebih tinggi dengan harga untuk minyak goreng disampaikan ke luar negeri, sebaiknya distribusinya ditangani oleh pemerintah bukan swasta,” ucapnya.

Sahat juga sempat menyinggung pernyataan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas). Kata Sahat, Zulhas pernah menyampaikan kebijakan DMO harus diganti. Menurut Sahat, Zulhas sudah mengetahui permasalahannya.

“Padahal Pak Zulkifli setelah seminggu atau 10 hari setelah menjabat, DMO harus digantikan. Karena dia sudah tahu masalahnya. Sekarang persoalannya siapa yang berkepentingan di DMO. Kita ga tau. Tapi secara prakteknya DMO sawit itu lebih complicated karena pemainnya banyak,” tuturnya.

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download samsung firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
Tags: cobisnis.comDmo sawitMinyak nabati

Related Posts

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Membawa perlengkapan yang tepat ke dalam kabin pesawat dapat membantu perjalanan menjadi lebih nyaman dan praktis. Karena...

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alwi Farhan dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar French Open...

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat penghematan anggaran negara ditujukan bagi...

Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mulai menguji metode penyajian prasmanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 66 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

Gaji PNS Tetap Lewat Jalur Biasa, MenPAN-RB Beri Penjelasan

Gaji PNS Tetap Lewat Jalur Biasa, MenPAN-RB Beri Penjelasan

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini memastikan pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

October 21, 2026
Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

October 21, 2026
Terungkap! Penerima MBG Justru Didominasi Siswa dari Keluarga Kaya

Terungkap! Penerima MBG Justru Didominasi Siswa dari Keluarga Kaya

October 21, 2026
Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

October 21, 2026
Dokter ITS mengingatkan risiko gelombang panas, mulai dari dehidrasi, gangguan tidur, kerusakan kulit, hingga kanker kulit.

Dokter Ingatkan Bahaya Gelombang Panas bagi Kesehatan

October 22, 2026
Minum Air Putih - pexels/Lisa Fotios

Kesalahan Umum Saat Minum Air Putih, Terlalu Banyak juga Tidak Baik

October 22, 2026
Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas, Kepentingan Dalam Negeri Jadi Taruhan

Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas, Kepentingan Dalam Negeri Jadi Taruhan

October 22, 2026
Ringgit Malaysia Naik 3,05% ke Rp4.421, Rupiah Masih Tertekan

Ringgit Malaysia Naik 3,05% ke Rp4.421, Rupiah Masih Tertekan

October 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved