• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Foto Terbaru Berkas Epstein Diduga Tampilkan Mantan Pangeran Andrew di Lantai Bersama Seorang Perempuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 2, 2026
in News
0
Foto Terbaru Berkas Epstein Diduga Tampilkan Mantan Pangeran Andrew Di Lantai Bersama Seorang Perempuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Foto-foto terbaru yang dirilis dalam berkas Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada Jumat disebut-sebut menampilkan mantan Pangeran Andrew berada di posisi merangkak di lantai, condong ke arah seorang perempuan atau gadis yang terbaring. Kemunculan foto ini kembali meningkatkan tekanan politik terhadap anggota keluarga kerajaan Inggris yang telah tercoreng namanya itu.

Dalam salah satu foto tanpa tanggal, Andrew Mountbatten-Windsor nama yang kini digunakan mantan pangeran tersebut terlihat menatap langsung ke kamera saat berlutut di atas sosok perempuan yang masih mengenakan pakaian, dengan wajah sengaja dikaburkan. Pada foto lain, tangan Mountbatten-Windsor tampak diletakkan di bagian perut orang yang sama. Di latar belakang, terlihat seseorang lain menyandarkan kaki di atas meja yang dipenuhi tumpukan handuk.

Rilis terbaru dokumen Epstein ini memicu reaksi politik di Inggris. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara terbuka meminta Mountbatten-Windsor untuk memberikan kesaksian di hadapan Kongres Amerika Serikat terkait hubungannya dengan mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

“Korban Epstein harus menjadi prioritas utama,” kata Starmer kepada wartawan saat kunjungan ke Jepang. “Anda tidak bisa mengaku berpihak pada korban jika tidak bersedia melakukan itu.”

Dokumen tersebut juga memuat korespondensi email antara Epstein dan Mountbatten-Windsor pada Agustus 2010. Dalam email itu, Epstein mengundang sang bangsawan untuk bertemu seorang “teman” saat makan malam di London. Mountbatten-Windsor membalas bahwa ia akan “senang bertemu dengannya” dan meminta Epstein memberikan detail kontaknya.

Epstein kemudian menggambarkan perempuan tersebut sebagai seorang warga Rusia berusia 26 tahun yang “cerdas, cantik, dan dapat dipercaya,” serta mengonfirmasi bahwa ia telah menerima alamat email Mountbatten-Windsor. Pertukaran pesan itu terjadi dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas tuduhan meminta layanan seksual dari anak di bawah umur.

Dalam email lanjutan lebih dari sebulan kemudian, Epstein dan Mountbatten-Windsor juga membahas rencana pertemuan di London. Mountbatten-Windsor bahkan menyarankan makan malam di Istana Buckingham dengan alasan “banyak privasi,” sementara Epstein menulis bahwa mereka akan “membutuhkan/memiliki waktu pribadi.”

Hingga kini belum jelas kapan dan di mana foto-foto tersebut diambil. Tidak ada keterangan tambahan atau konteks yang menyertai gambar-gambar itu, dan baik foto maupun email tidak secara langsung menunjukkan adanya pelanggaran hukum.

Mountbatten-Windsor selama ini membantah semua tuduhan dan bersikeras tidak pernah mengetahui ataupun mencurigai perilaku Epstein. Dalam wawancara BBC yang terkenal pada 2019, ia mengatakan telah memutus seluruh hubungan dengan Epstein sejak 2010.

Departemen Kehakiman AS merilis kumpulan dokumen terbaru ini enam minggu setelah tenggat waktu yang ditetapkan Kongres. Rilis tersebut kembali menyoroti hubungan Mountbatten-Windsor dengan Epstein, yang pada akhirnya membuat Raja Charles mencabut gelar kerajaan dan kehormatan adiknya serta memintanya meninggalkan kediaman di Windsor tahun lalu.

Pada November lalu, sejumlah anggota Demokrat di Komite Pengawasan DPR AS juga mendesak Mountbatten-Windsor datang ke Washington untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap jaringan Epstein. Meski belum ada tanggapan publik dari yang bersangkutan dan Kongres tidak memiliki kewenangan memaksanya hadir, desakan ini menunjukkan tekanan lintas Atlantik yang terus berlanjut demi akuntabilitas.

Tags: cobisnis.comEpsteinFilesPangeranAndrewSkandalEpstein

Related Posts

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

by Hidayat Taufik
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian mengamankan seorang guru silat berinisial MY, warga Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, atas dugaan tindak pelecehan...

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

by Hidayat Taufik
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komite III DPD RI mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Bahasa Daerah sebagai respons atas meningkatnya ancaman...

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wabah campak di Bangladesh kembali menjadi perhatian setelah menewaskan puluhan anak sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, wabah...

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

by Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program KUR Syariah BSI menunjukkan akselerasi signifikan di awal tahun dengan penyaluran mencapai Rp1,65 triliun. Pembiayaan tersebut telah...

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

by Zahra Zahwa
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Keputusan Colorado larang penangkapan yang hanya memakai hasil tes narkoba cepat kini menjadi perhatian nasional di United...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved