JAKARTA, Cobisnis.com – Film horor Clayface diproyeksikan meraup pendapatan global hingga 55 juta dolar AS pada akhir pekan pembukaannya, memberikan peluang bagi DC Studios untuk mencatat hasil positif melalui salah satu film unggulannya.
Mengutip The Hollywood Reporter pada Sabtu (24/10/2026), Warner Bros. memperkirakan film tersebut menghasilkan 25 juta hingga 30 juta dolar AS di pasar domestik Amerika Utara serta tambahan 20 juta hingga 25 juta dolar AS dari pasar internasional.
Film yang disutradarai James Watkins ini memiliki anggaran produksi sebesar 44 juta dolar AS dan dibintangi Tom Rhys Harries serta Naomi Ackie.
Clayface mengisahkan Matt Hagen, seorang aktor yang meminta bantuan seorang ilmuwan setelah wajahnya mengalami kerusakan.
Film ini menjadi rilisan unggulan ketiga dalam rencana DC Studios yang dipimpin James Gunn dan Peter Safran, setelah Superman mencatat awal yang kuat dan Supergirl menghadapi hasil box office yang kurang memuaskan.
Dengan anggaran produksi yang lebih rendah, Clayface juga memperoleh sambutan kritikus yang lebih baik dibandingkan Supergirl, dengan skor persetujuan 75 persen di Rotten Tomatoes, sedangkan Supergirl meraih 52 persen.
Kritikus The Hollywood Reporter, Frank Scheck, menyebut Clayface sebagai “langkah besar yang jelas membuahkan hasil” dalam ulasannya.
Di sisi lain, film dokumenter You Can See Everything produksi A24 menjadi pesaing dalam perebutan posisi teratas box office akhir pekan ini.
Film garapan Nathan Fielder dan Lance Oppenheim tersebut mengangkat kisah Elizabeth Holmes, pendiri Theranos yang reputasinya tercoreng sebelum menjalani hukuman penjara.
Setelah meraih pendapatan 15 juta dolar AS pada pekan debutnya, film dokumenter itu diproyeksikan menghasilkan setidaknya 18 juta dolar AS pada akhir pekan berikutnya setelah jumlah bioskop penayangannya di Amerika Utara meningkat dari 855 menjadi 2.600 lokasi.













