• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Era 5G: Inilah masa depan yang perlu kamu ketahui

H. Fuad by H. Fuad
December 1, 2021
in Industri
0
Telkomsel Hadirkan Akses Pengalaman 5G Pertama di Papua

JAKARTA, Cobisnis.com – Peluncuran 5G dan transformasi digital telah menjadi pembahasan utama di dunia teknologi selama beberapa tahun terakhir. Kamu mungkin mengira bahwa 4G saat ini sudah menyediakan jaringan andal yang telah menemani kehidupan sehari-hari setiap orang, mulai dari pesan antar makanan dan belanja daring, hingga pemesanan transportasi online dan masih banyak lagi, semuanya dapat dilakukan hanya dengan satu aplikasi. Lalu, mengapa kita harus beralih ke 5G? Dikatakan bahwa teknologi generasi kelima tersebut akan memberikan kecepatan yang lebih tinggi dan latensi yang sangat rendah, tetapi apakah hanya itu?

Masih banyak nilai dan manfaat yang akan dibawa 5G kedepannya. Konsumen pun memiliki minat besar pada potensi jaringan 5G. Kebutuhan ini semakin dipercepat akibat pandemi COVID-19 saat ini. Ericsson sebagai pemimpin ICT global ingin mengajak kamu mengenal lebih jauh tentang 5G.

5G bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga kapasitas

5G dirancang untuk memberikan lebih banyak kapasitas dalam jaringan, lebih banyak “ruang” untuk digunakan, yang berarti ada lebih banyak ruang bagi semua orang dan perangkat pun akan mendapatkan kecepatan data yang lebih tinggi. Sederhananya, teknologi 5G memungkinkan lebih banyak perangkat untuk terhubung sekaligus. Generasi jaringan seluler sebelumnya seperti 3G dan 4G mengalami kesulitan dalam memberikan performa konsisten apabila terhubung pada terlalu banyak device di tempat yang bersamaan. Beberapa dari kita mungkin pernah mengalami hal ini ketika mencoba menggunakan ponsel kita selama acara olahraga atau konser yang ramai.

5G menawarkan hiburan next level

Pernahkah kamu membayangkan kalau kamu tidak perlu keluar rumah untuk menonton pertandingan sepak bola tetapi kamu bisa merasakan duduk di barisan pertama lapangan? Dengan teknologi 5G, itu mungkin! Tahun depan, Ericsson bersama dengan Ooredo, akan menggelar pengalaman 5G yang tak terlupakan dalam acara olahraga 2022 di Qatar. Penggemar sepak bola akan dapat menikmati pengalaman baru menonton pertandingan sepak bola yang didukung dengan enhanced mobile broadband, dengan kecepatan jaringan yang sangat tinggi, latensi rendah, dan kapasitas data yang besar. Penggemar akan dapat menikmati interaktivitas real-time dan pengalaman streaming definisi tinggi.

5G memungkinkan kamu untuk mengontrol semuanya, dalam satu klik

Berkat teknologi IoT (Internet of Things), jaringan 5G menawarkan tingkat konektivitas yang berbeda. Kamu tidak perlu lagi khawatir lupa mematikan kompor saat hendak meninggalkan rumah, sibuk memikirkan kewajiban untuk membersihkan kamar saat kamu sangat sibuk dengan pekerjaan sepanjang hari, sepanjang minggu. Dengan jaringan 5G, kamu dapat mengontrol dan terhubung dengan setiap perangkat yang mendukung konsep smart living, atau dengan kata lain teknologi 5G akan membuat hidup kamu jauh lebih efisien dan produktif.

5G membawa kamu selangkah lebih dekat dengan artis atau musisi favorit sepanjang masa kamu

Berencana untuk pergi ke konser tetapi ragu karena pandemi dan semua protokol kesehatan yang perlu diterapkan? Di Korea Selatan, konser virtual telah berhasil disiarkan dalam format 4K menggunakan teknologi 5G. Jangan khawatir karena 5G memungkinkan kamu menikmati konser di mana saja, kapan saja. Dengan kemampuan 5G yang menawarkan kecepatan sangat tinggi dan latensi sangat rendah, hal ini memungkinkan kamu merasakan euforia konser yang sesungguhnya dengan visual resolusi tinggi, serta memungkinkan kamu melihat idolamu dengan cara yang tidak seperti sebelumnya. Di masa depan, teknologi musik yang terhubung dapat menyatukan musisi, produser musik, dan recording engineer dari seluruh penjuru dunia. Teknologi generasi kelima akan memungkinkan tonggak baru dalam penciptaan musik global, berpotensi mengubah cara lagu ditulis dan cara kita menikmati musik di masa depan.

Say no more pada buffering dan video lagging

Ketika kamu hanya memiliki waktu istirahat makan siang selama 30 menit, dan kamu adalah tipe orang yang membutuhkan sesuatu untuk ditonton untuk menemani kamu saat makan, memilih sesuatu untuk ditonton telah menempatkan kita pada situasi yang sulit. Semua orang pasti pernah dihadapkan pada situasi yang mengharuskan kita menatap video kosong karena koneksi buruk saat makan. Hal itu pasti akan sangat mempengaruhi suasana hati kita setelahnya. Dengan 5G, kamu tidak akan mengalami situasi seperti itu lagi, karena teknologi generasi kelima ini menawarkan kecepatan internet berkecepatan tinggi, hingga 10 kali lebih cepat dari jaringan 4G. Selain itu, pengguna dapat melakukan streaming video dan film berkualitas tinggi seperti 4K atau bahkan 8K dengan lancar tanpa lag dan visual buram. Semua kemajuan itu akan dapat memenuhi kebutuhan jaringan yang lebih cepat dan canggih di tahun-tahun mendatang.

Selamat datang extended reality (XR), yang mencakup teknologi VR, AR, dan MR

Kamu mungkin tidak akrab dengan istilah ini, tetapi jangan khawatir dan teruslah membaca! XR adalah istilah umum yang mencakup teknologi Virtual Reality, Augmented Reality, dan Mixed Reality Dengan menggunakan teknologi seperti 5G, AR, dan VR, kamu akan dapat menikmati pengalaman belanja online yang sepenuhnya imersif. Teknologi XR di era 5G diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kenyamanan bagi konsumen, perusahaan, dan lembaga publik di berbagai sektor seperti hiburan, training, pendidikan, remote support, remote control, komunikasi, dan virtual meeting.

Selain itu, masih ada beberapa kesalahpahaman bahwa peluncuran 5G menjadi akhir dari era LTE. Sebenarnya memiliki 5G tidak berarti keberadaan 4G akan langsung menjadi usang. Transisi ini berbeda dari pergeseran generasi seluler sebelumnya, yang berarti 4G bisa berguna lebih lama. Perpindahan dari 4G ke 5G berbeda dari peningkatan jaringan sebelumnya. 5G tidak menggantikan 4G, seperti bagaimana 4G menyalip 3G. Akan ada transisi yang mulus dari 4G ke 5G, faktanya 4G akan ada bersama-sama dengan 5G hingga ekosistem, jaringan, dan aplikasi berevolusi ke generasi terbaru. 5G akan digunakan dalam operasi multi-band termasuk di band 4G yang sudah ada. Teknologi Ericsson Spectrum Sharing akan memberikan fungsi unik yang memungkinkan operator menyediakan layanan 4G dan 5G pada radio yang sama dengan peningkatan software. Hal itu akan memungkinkan operator untuk meluncurkan 5G lebih cepat. Oleh karena itu, kita akan dapat mengakses cakupan 4G super cepat dan luas pada perangkat dan jaringan saat ini.

Kabar baik lainnya, beberapa operator di Indonesia, termasuk Indosat Ooredoo, telah meluncurkan 5G di Tanah Air. Sejak Juni 2021, perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, Indosat Ooredoo telah meluncurkan layanan 5G komersial di Solo, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan segera di kota-kota lain.

Joko Riswadi, SVP-Head of Technology Assurance Indosat Ooredoo mengatakan “Indosat Ooredoo percaya bahwa kecepatan tinggi, latensi rendah, dan kemampuan penanganan data 5G yang besar akan menjadi dobrakan yang merevolusi pengalaman konsumen serta operasi bisnis. Oleh karena itu, kami sangat antusias untuk melanjutkan peluncuran teknologi generasi kelima di kota-kota lain dan siap untuk mendorong pemulihan ekonomi Indonesia, transformasi digital, serta pengaplikasian industri 4.0.”

Ronni Nurmal, Head of Network Solutions Ericsson Indonesia menyebutkan, “Dengan kehadiran lebih dari 100 tahun di Indonesia, kami telah menjalin kerjasama yang kuat dengan pemerintah daerah serta operator telekomunikasi terkemuka. Manfaat penuh dari 5G hanya dapat diraih dengan pembentukan ekosistem yang kuat. Ketersediaan spektrum adalah kunci untuk penyebaran kecepatan. Oleh karena itu, kolaborasi yang kuat antara semua pemangku kepentingan dalam ekosistem 5G diperlukan untuk memungkinkan layanan jaringan, dan solusi yang bermanfaat dan dapat diakses oleh semua orang.”

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download micromax firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: 5GCobisnisjaringan 5g

Related Posts

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan pemerintahannya menyetujui penjualan chip AI Nvidia H200 ke China dengan ketentuan...

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Turkish Delight, atau dikenal sebagai lokum, adalah permen tradisional Turki yang sudah ada sejak abad ke-15. Permen...

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sultan Ahmed Mosque, yang dikenal dengan julukan Blue Mosque, adalah salah satu ikon paling terkenal di Istanbul,...

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik global kembali menguat setelah Iran menyatakan kesiapan menghadapi potensi konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan...

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ahli diet asal Amerika Serikat, Karen Ansel, RDN, mencoba pola sarapan ekstrem dengan hanya mengonsumsi putih telur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Diplomasi Drumstick Warnai Pertemuan Jepang dan Korea Selatan Saat Pemimpin Mainkan Lagu K-Pop

Diplomasi Drumstick Warnai Pertemuan Jepang dan Korea Selatan Saat Pemimpin Mainkan Lagu K-Pop

January 14, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved