• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

El Nino 2026 Ancam Ketahanan Pangan Asia Tenggara dan Dorong Inflasi

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
June 18, 2026
in News
0
El Nino 2026 Ancam Ketahanan Pangan Asia Tenggara dan Dorong Inflasi

JAKARTA, Cobisnis.com – Asia Tenggara menghadapi potensi tekanan ekonomi baru akibat kemungkinan munculnya El Nino dalam beberapa bulan ke depan. Fenomena iklim ini dapat mengganggu pola cuaca, menekan hasil pertanian, dan meningkatkan biaya hidup masyarakat.

Lembaga meteorologi internasional memperkirakan El Nino mulai berkembang sebelum Agustus 2026. Setelah itu, kondisi tersebut dapat bertahan hingga sekitar November.

El Nino biasanya meningkatkan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik. Selain itu, perubahan pola angin dapat mengubah distribusi curah hujan di sejumlah wilayah.

Perubahan musim hujan mulai menjadi perhatian sektor pertanian. Karena itu, petani kemungkinan menyesuaikan jadwal tanam atau memilih tanaman yang membutuhkan lebih sedikit air.

Komoditas utama seperti beras dan minyak kelapa sawit menjadi sektor yang paling rentan. Penurunan produksi dapat mengurangi pasokan dan mendorong kenaikan harga pangan.

Sementara itu, biaya energi dan harga pupuk juga menambah tekanan ekonomi. Kondisi tersebut membuat risiko inflasi tetap tinggi di beberapa negara.

Pelaku usaha menghadapi tantangan tambahan karena biaya operasional meningkat. Di sisi lain, pemerintah perlu menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung sektor produktif.

Dampak El Nino tidak hanya menyentuh sektor pangan. Selain itu, cuaca ekstrem dapat mengganggu aktivitas pariwisata dan meningkatkan risiko kebakaran hutan.

Kabut asap lintas wilayah juga berpotensi muncul jika kondisi kering berlangsung lebih lama. Meski begitu, setiap negara memiliki tingkat kesiapan yang berbeda dalam menghadapi dampaknya.

Secara keseluruhan, kombinasi tekanan iklim dan ekonomi global menjadi tantangan penting bagi Asia Tenggara sepanjang 2026.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: Asia tenggaraBerascobisnis.comcuaca ekstremEl ninoInflasiKetahanan panganminyak kelapa sawit

Related Posts

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan bahwa pembicaraan lanjutan yang melibatkan Rusia, Amerika Serikat (AS), dan Ukraina akan...

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kemenhaj menyambut kebijakan Arab Saudi untuk menutup celah percaloan dalam pengadaan layanan haji dan memastikan pelayanan jemaah...

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membantah kabar rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang belakangan ramai...

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tekanan ekonomi membuat sebagian masyarakat harus lebih cermat dalam mengatur pengeluaran, termasuk untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari....

Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

Biaya Haji Singapura 2027 Turun Drastis, Ini Faktor Pendorongnya

by Hidayat Taufik
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Biaya paket perjalanan ibadah haji 2027 bagi calon jemaah asal Singapura mengalami penurunan hingga hampir 30 persen...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bayi Baru Lahir - pexels/Bruno Curly

Angka Kelahiran di Jepang Meningkat Pertama Kalinya Dalam 11 Tahun

November 7, 2026
Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

November 7, 2026
Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

Bahlil Respons Kabar Munaslub Golkar yang Dikaitkan dengan Gank Solo

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Trump Hentikan Bantuan Militer Rp66 Triliun ke Israel, Netanyahu Merespons

November 7, 2026
Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Demi Alexis Mac Allister, Real Madrid Harus Siapkan Rp1,4 Triliun

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved