• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekspor Jam Tangan Swiss Tembus Rp470 Triliun per Tahun

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 1, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ekspor Jam Tangan Swiss Tembus Rp470 Triliun per Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Swiss selama ini dikenal sebagai negara penghasil cokelat berkualitas. Namun di balik reputasi manis itu, ada satu komoditas kecil bernilai besar yang diam-diam menjadi tulang punggung ekspor, yakni jam tangan.

Industri jam tangan Swiss mencatat nilai ekspor lebih dari CHF 26 miliar per tahun, setara dengan sekitar Rp470 triliun. Angka tersebut menempatkan jam tangan sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar bagi perekonomian Swiss.

Meski berukuran kecil, jam tangan memiliki value density tinggi. Artinya, nilai ekonominya jauh lebih besar dibanding volumenya. Satu unit jam tangan mewah bisa terjual dengan harga ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Ekspor jam tangan Swiss tersebar ke berbagai belahan dunia. Pasar terbesar mencakup Tiongkok, Hong Kong, Amerika Serikat, serta sejumlah negara Eropa yang memiliki tradisi konsumsi produk mewah.

Brand ikonik seperti Rolex, Patek Philippe, Omega, dan TAG Heuer memperkuat citra Swiss sebagai pusat horologi global. Produk mereka bukan hanya instrumen waktu, melainkan juga simbol status dan gaya hidup.

Industri jam tangan juga memberi dampak signifikan pada lapangan kerja. Puluhan ribu tenaga kerja di wilayah Jenewa, Neuchâtel, dan Jura menggantungkan hidup dari sektor ini, mulai dari perakitan hingga inovasi teknologi.

Menurut asosiasi industri jam tangan Swiss, tren permintaan global terus menunjukkan peningkatan. Penjualan jam tangan mewah tumbuh positif, bahkan ketika sektor lain mengalami pelemahan. Hal ini menunjukkan daya tahan pasar produk premium.

Faktor keberhasilan ekspor juga ditopang oleh inovasi dan pemasaran. Jam tangan Swiss tidak hanya mengandalkan tradisi, tetapi juga teknologi modern, desain kontemporer, serta strategi distribusi melalui butik eksklusif di seluruh dunia.

Kondisi ini membuat Swiss berhasil memadukan warisan budaya dan inovasi ekonomi. Jam tangan bukan hanya ikon nasional, tetapi juga motor pertumbuhan ekspor yang stabil.

Ke depan, prospek ekspor jam tangan Swiss diprediksi tetap cerah. Dengan basis konsumen global yang semakin luas, produk ini diyakini akan terus mempertahankan posisinya sebagai barang kecil dengan kontribusi ekonomi raksasa.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: CobisnisEkonomi globalJam tanganPebisnismudaswiss

Related Posts

Pencarian 5 Jurnalis Masuk Hari Keempat, Gubernur Banten Ikut Turun ke Laut

Pencarian 5 Jurnalis Masuk Hari Keempat, Gubernur Banten Ikut Turun ke Laut

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gubernur Banten Andra Soni ikut langsung dalam pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak...

Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman di Tengah Dampak El Nino

Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman di Tengah Dampak El Nino

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak atau BBM kepada masyarakat tetap berjalan di tengah kekeringan...

TNI Bersihkan Ladang Ganja di Papua Pegunungan, Nilainya Ditaksir Rp8 Miliar

TNI Bersihkan Ladang Ganja di Papua Pegunungan, Nilainya Ditaksir Rp8 Miliar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Prajurit TNI menemukan dan mengamankan 21.400 batang pohon ganja dari ladang di Kampung Ibiroma dan Kampung Hesmat,...

Pertamina Bangun Biorefinery Cilacap, Investasi Capai Rp19,3 Triliun

Pertamina Bangun Biorefinery Cilacap, Investasi Capai Rp19,3 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan investasi US$1,1 miliar atau sekitar Rp19,3 triliun untuk membangun Biorefinery Cilacap. Proyek...

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

BGN Perketat Seleksi Dapur MBG, 13.261 SPPG Masih Diperiksa

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN menyeleksi ulang 13.261 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG yang belum mendapatkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Apple memperkenalkan iPhone Duo sebagai iPhone lipat pertama dengan layar 7,6 inci, chip A20 Pro, kamera 48MP, dan baterai hingga 44 jam.

iPhone Duo Resmi, Ini Spesifikasi Lengkapnya

September 11, 2026
Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

September 11, 2026
Entitas Merdeka Gold (EMAS) dan BKSDA Sulut Perkuat Konservasi Cagar Alam Panua

Entitas Merdeka Gold (EMAS) dan BKSDA Sulut Perkuat Konservasi Cagar Alam Panua

September 11, 2026
Brantas Abipraya Raih Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat GRC sebagai Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

Brantas Abipraya Raih Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat GRC sebagai Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

September 11, 2026
Dana White membuka peluang Ilia Topuria menghadapi Justin Gaethje dalam rematch atau Paddy Pimblett pada pertarungan berikutnya.

Dana White Buka Opsi Rematch Gaethje-Topuria

September 12, 2026
CEO Gagal Tuntut Mantan Kekasih Rp4,7 Miliar atas Hadiah Mewah dan Tiket Kelas Satu

CEO Gagal Tuntut Mantan Kekasih Rp4,7 Miliar atas Hadiah Mewah dan Tiket Kelas Satu

September 12, 2026
BNI menawarkan diskon tiket hingga 20 persen, cicilan 12 bulan, serta promo tiket pesawat dan hotel untuk konser Andrea Bocelli.

BNI Permudah Nasabah Nonton Andrea Bocelli

September 12, 2026
Nico Paz memilih bertahan secara permanen di Como meski berpeluang kembali ke Real Madrid karena ingin mendapat kesempatan berkembang dan bermain lebih banyak.

Alasan Nico Paz Bertahan di Como

September 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved