• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekspansi Ambisius SKB Food (RAFI) Transformasi Besar atau Risiko Baru?

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
December 3, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi ekspansi bisnis

Ilustrasi ekspansi bisnis.

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Sari Kreasi Boga Tbk (Kode saham RAFI) atau SKB Food mengumumkan strategi besar untuk tahun 2026 dengan tema “More Impactful and More Valuable”, yang disebut akan membawa perusahaan memasuki bisnis buah lokal, peternakan, penguatan teknologi, hingga pengembangan berbagai brand makanan.

Namun di tengah pernyataan optimistis yang disampaikan oleh jajaran direksi, sejumlah pertanyaan krusial muncul mengenai kesiapan, kapasitas, serta konsistensi strategi perusahaan.

Direktur Bisnis & Operasional, Noval, menyatakan bahwa langkah masuk ke bisnis buah lokal dan peternakan merupakan bagian dari visi besar untuk menjadikan SKB Food perusahaan terintegrasi di sektor agrifood dan seafood.

Namun, perusahaan belum memiliki skema yang jelas. SKB Food masih melakukan kajian terkait apakah akan mengakuisisi kebun/peternakan, mengelola langsung, atau menggunakan pola kemitraan.

Ketiadaan kepastian ini menimbulkan keraguan apakah langkah-langkah tersebut didasari analisis bisnis yang solid atau sekadar mengikuti narasi ketahanan pangan pemerintah.

Di tengah ketatnya persaingan agribisnis nasional dan tingginya tingkat kegagalan di sektor pertanian dan peternakan, ekspansi tanpa model bisnis yang matang dapat menjadi risiko finansial besar bagi Perseroan.

Perseroan juga menyatakan akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk distribusi pangan nasional, termasuk bekerja sama dengan koperasi desa.

Namun penjelasan Noval tidak menyentuh aspek fundamental seperti investasi aktual terhadap infrastruktur digital, kesiapan logistik dingin (cold chain) yang menjadi syarat distribusi makanan segar, atau bagaimana Perseroan akan mengintegrasikan ribuan titik pasok dari koperasi ke dalam rantai distribusinya.

Tanpa detail tersebut, rencana digitalisasi ini terkesan lebih sebagai visi makro dibanding strategi operasional yang konkret.

Direktur Utama SKB Food, Eko Pujianto, menegaskan rencana pengembangan sejumlah brand baru dan existing, termasuk beras premium Rafina, brand makanan siap saji, pelebaran resto/kafe, Kebab88, serta perluasan EsKabeh Seafood.

Deretan rencana yang begitu banyak ini menunjukkan agresivitas di level hilir, tetapi juga menimbulkan pertanyaan apakah perusahaan memiliki kapasitas finansial, sumber daya operasional, dan pipeline produksi yang memadai untuk menjalankan beberapa lini bisnis secara serempak.

Terlebih, jika hulu (buah dan peternakan) masih dalam tahap kajian, kelanjutan hilir tanpa dasar produksi yang kokoh bisa berujung pada ketergantungan terhadap supplier dan risiko margin tipis.

SKB Food berulang kali menyebut bahwa ekspansinya mendukung program pemerintah yakni ketahanan pangan, swasembada pangan, dan peningkatan gizi nasional. Namun penggunaan narasi ini perlu dicermati secara kritis.

Tidak ada kejelasan bagaimana kontribusi SKB Food akan diukur, apakah ada program konkret yang mengaitkan SKB Food dengan proyek pemerintah, atau apakah ini hanya framing untuk membangun persepsi publik dan investor.

Jika strategi perusahaan terlalu bergantung pada program pemerintah sementara kebijakan dapat berubah sewaktu-waktu, maka risiko bisnis yang ditanggung Perseroan akan semakin tinggi.

Eko Pujianto menyebut prospek industri makanan dan minuman 2026 “sangat positif,” namun tidak menunjukkan data, proyeksi pasar, atau hitungan ekonomis yang mendukung pernyataan tersebut.

Optimisme sepihak tanpa dukungan analitis dapat menjadi alarm bagi investor, terutama jika ekspansi dilakukan pada saat fundamental bisnis Perseroan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Walaupun SKB Food tengah membangun narasi transformasi besar menuju perusahaan agrifood terintegrasi, sejumlah hal masih menjadi catatan kritis diantaranya:

  1. Model bisnis pada buah lokal dan peternakan belum jelas (akuisisi? kemitraan? pengelolaan langsung?).
  2. Rencana penggunaan teknologi tidak disertai detail investasi dan integrasi operasional.
  3. Pengembangan banyak brand sekaligus berpotensi membuat fokus perusahaan terpecah.
  4. Narasi dukungan terhadap kebijakan pemerintah tidak diikuti mekanisme kontribusi yang terukur.
  5. Optimisme besar tanpa proyeksi finansial menimbulkan risiko over-promising.

Jika tidak disertai mitigasi risiko dan eksekusi disiplin, strategi “More Impactful and More Valuable” berpotensi menjadi slogan tanpa dampak nyata, atau bahkan membebani kinerja Perseroan.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download redmi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comEko PujiantoRAFISari Kreasi BogaSKB Food

Related Posts

Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

by Dwi Natasya
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) resmi meluncurkan Stareer 5 Lit sebagai produk flagship terbaru dalam jajaran sepeda...

Polisi Resmi Tutup Penyelidikan Kematian Diplomat Muda Arya Daru, Tak Ditemukan Unsur Pidana

Polisi Resmi Tutup Penyelidikan Kematian Diplomat Muda Arya Daru, Tak Ditemukan Unsur Pidana

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com- Polda Metro Jaya memutuskan untuk menghentikan penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, yang...

Medali Emas SEA Games Martina Ayu Sukses Curi Perhatian Presiden Prabowo

Medali Emas SEA Games Martina Ayu Sukses Curi Perhatian Presiden Prabowo

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prestasi atlet Indonesia Martina Ayu di ajang SEA Games 2025 mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto....

KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji 2024, Kerugian Negara Masih Diaudit BPK

KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji 2024, Kerugian Negara Masih Diaudit BPK

by Hidayat Taufik
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua pihak sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tahun...

Petenis Tampil Sangat Buruk Hingga Viral, Panitia Turnamen Akui Seharusnya Tak Membiarkannya Terjadi

Petenis Tampil Sangat Buruk Hingga Viral, Panitia Turnamen Akui Seharusnya Tak Membiarkannya Terjadi

by Zahra Zahwa
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah pertandingan tenis yang seharusnya luput dari perhatian justru menjadi viral di media sosial. Laga babak pertama...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

January 9, 2026
Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

January 9, 2026
Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

January 9, 2026
Raih Penghargaan IMHA, DADA Tbk Tegaskan Komitmen pada Kualitas dan Nilai Investasi

Raih Penghargaan IMHA, DADA Tbk Tegaskan Komitmen pada Kualitas dan Nilai Investasi

January 9, 2026
Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

January 9, 2026
Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

January 9, 2026
Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

January 9, 2026
Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

January 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved