• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekspansi Ambisius SKB Food (RAFI) Transformasi Besar atau Risiko Baru?

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
December 3, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi ekspansi bisnis

Ilustrasi ekspansi bisnis.

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Sari Kreasi Boga Tbk (Kode saham RAFI) atau SKB Food mengumumkan strategi besar untuk tahun 2026 dengan tema “More Impactful and More Valuable”, yang disebut akan membawa perusahaan memasuki bisnis buah lokal, peternakan, penguatan teknologi, hingga pengembangan berbagai brand makanan.

Namun di tengah pernyataan optimistis yang disampaikan oleh jajaran direksi, sejumlah pertanyaan krusial muncul mengenai kesiapan, kapasitas, serta konsistensi strategi perusahaan.

Direktur Bisnis & Operasional, Noval, menyatakan bahwa langkah masuk ke bisnis buah lokal dan peternakan merupakan bagian dari visi besar untuk menjadikan SKB Food perusahaan terintegrasi di sektor agrifood dan seafood.

Namun, perusahaan belum memiliki skema yang jelas. SKB Food masih melakukan kajian terkait apakah akan mengakuisisi kebun/peternakan, mengelola langsung, atau menggunakan pola kemitraan.

Ketiadaan kepastian ini menimbulkan keraguan apakah langkah-langkah tersebut didasari analisis bisnis yang solid atau sekadar mengikuti narasi ketahanan pangan pemerintah.

Di tengah ketatnya persaingan agribisnis nasional dan tingginya tingkat kegagalan di sektor pertanian dan peternakan, ekspansi tanpa model bisnis yang matang dapat menjadi risiko finansial besar bagi Perseroan.

Perseroan juga menyatakan akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk distribusi pangan nasional, termasuk bekerja sama dengan koperasi desa.

Namun penjelasan Noval tidak menyentuh aspek fundamental seperti investasi aktual terhadap infrastruktur digital, kesiapan logistik dingin (cold chain) yang menjadi syarat distribusi makanan segar, atau bagaimana Perseroan akan mengintegrasikan ribuan titik pasok dari koperasi ke dalam rantai distribusinya.

Tanpa detail tersebut, rencana digitalisasi ini terkesan lebih sebagai visi makro dibanding strategi operasional yang konkret.

Direktur Utama SKB Food, Eko Pujianto, menegaskan rencana pengembangan sejumlah brand baru dan existing, termasuk beras premium Rafina, brand makanan siap saji, pelebaran resto/kafe, Kebab88, serta perluasan EsKabeh Seafood.

Deretan rencana yang begitu banyak ini menunjukkan agresivitas di level hilir, tetapi juga menimbulkan pertanyaan apakah perusahaan memiliki kapasitas finansial, sumber daya operasional, dan pipeline produksi yang memadai untuk menjalankan beberapa lini bisnis secara serempak.

Terlebih, jika hulu (buah dan peternakan) masih dalam tahap kajian, kelanjutan hilir tanpa dasar produksi yang kokoh bisa berujung pada ketergantungan terhadap supplier dan risiko margin tipis.

SKB Food berulang kali menyebut bahwa ekspansinya mendukung program pemerintah yakni ketahanan pangan, swasembada pangan, dan peningkatan gizi nasional. Namun penggunaan narasi ini perlu dicermati secara kritis.

Tidak ada kejelasan bagaimana kontribusi SKB Food akan diukur, apakah ada program konkret yang mengaitkan SKB Food dengan proyek pemerintah, atau apakah ini hanya framing untuk membangun persepsi publik dan investor.

Jika strategi perusahaan terlalu bergantung pada program pemerintah sementara kebijakan dapat berubah sewaktu-waktu, maka risiko bisnis yang ditanggung Perseroan akan semakin tinggi.

Eko Pujianto menyebut prospek industri makanan dan minuman 2026 “sangat positif,” namun tidak menunjukkan data, proyeksi pasar, atau hitungan ekonomis yang mendukung pernyataan tersebut.

Optimisme sepihak tanpa dukungan analitis dapat menjadi alarm bagi investor, terutama jika ekspansi dilakukan pada saat fundamental bisnis Perseroan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Walaupun SKB Food tengah membangun narasi transformasi besar menuju perusahaan agrifood terintegrasi, sejumlah hal masih menjadi catatan kritis diantaranya:

  1. Model bisnis pada buah lokal dan peternakan belum jelas (akuisisi? kemitraan? pengelolaan langsung?).
  2. Rencana penggunaan teknologi tidak disertai detail investasi dan integrasi operasional.
  3. Pengembangan banyak brand sekaligus berpotensi membuat fokus perusahaan terpecah.
  4. Narasi dukungan terhadap kebijakan pemerintah tidak diikuti mekanisme kontribusi yang terukur.
  5. Optimisme besar tanpa proyeksi finansial menimbulkan risiko over-promising.

Jika tidak disertai mitigasi risiko dan eksekusi disiplin, strategi “More Impactful and More Valuable” berpotensi menjadi slogan tanpa dampak nyata, atau bahkan membebani kinerja Perseroan.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download lava firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comEko PujiantoRAFISari Kreasi BogaSKB Food

Related Posts

Firefly Berpeluang Kembali Dalam Versi Animasi Setelah 24 Tahun

Firefly Berpeluang Kembali Dalam Versi Animasi Setelah 24 Tahun

by Zahra Zahwa
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kabar gembira datang bagi penggemar serial fiksi ilmiah kultus Firefly setelah aktor Nathan Fillion mengungkap rencana menghadirkan...

Nvidia Perkuat Fokus Pada AI Agent Sebagai Masa Depan Industri Teknologi

Nvidia Perkuat Fokus Pada AI Agent Sebagai Masa Depan Industri Teknologi

by Zahra Zahwa
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Nvidia kembali menunjukkan arah besar industri kecerdasan buatan dengan memperkenalkan strategi baru yang menempatkan AI agent sebagai...

Gaun Berbulu Mendominasi Karpet Merah Oscar 2026

Gaun Berbulu Mendominasi Karpet Merah Oscar 2026

by Zahra Zahwa
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tren busana berbulu mencuri perhatian di karpet merah 98th Academy Awards setelah sejumlah selebritas tampil dengan gaun...

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Rumah Sakit di Kabul, 400 Orang Dilaporkan Tewas

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Rumah Sakit di Kabul, 400 Orang Dilaporkan Tewas

by Zahra Zahwa
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Afghanistan menuduh Pakistan melancarkan serangan udara ke sebuah rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba di Kabul yang menyebabkan...

Krisis Energi Kuba Picu Pemadaman Nasional dan Ganggu Aktivitas Warga

Krisis Energi Kuba Picu Pemadaman Nasional dan Ganggu Aktivitas Warga

by Zahra Zahwa
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Cuba kembali mengalami pemadaman listrik nasional setelah jaringan listrik utama negara itu runtuh, sehingga aktivitas masyarakat di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Awal 2026 Positif, Jamkrindo Bukukan Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun

Awal 2026 Positif, Jamkrindo Bukukan Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun

March 16, 2026
Firefly Berpeluang Kembali Dalam Versi Animasi Setelah 24 Tahun

Firefly Berpeluang Kembali Dalam Versi Animasi Setelah 24 Tahun

March 17, 2026
Nvidia Perkuat Fokus Pada AI Agent Sebagai Masa Depan Industri Teknologi

Nvidia Perkuat Fokus Pada AI Agent Sebagai Masa Depan Industri Teknologi

March 17, 2026
Gaun Berbulu Mendominasi Karpet Merah Oscar 2026

Gaun Berbulu Mendominasi Karpet Merah Oscar 2026

March 17, 2026
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Rumah Sakit di Kabul, 400 Orang Dilaporkan Tewas

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Rumah Sakit di Kabul, 400 Orang Dilaporkan Tewas

March 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved