• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekonom Indef: Butuh Tambahan Rp1.000 triliun per Tahun demi Capai Ekonomi 8 Persen

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Indef Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2022 Mencapai 5,5 Persen

JAKARTA, Cobisnis.com – Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus menyatakan, RI membutuhkan tambahan sebesar Rp1.000 triliun per tahun dalam rasio Produk Domestik Bruto (PDB) demi mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen.

“Untuk tumbuh 8 persen, maka PDB Indonesia harus bertambah Rp1.000 triliun dari nilai PDB,” ujar Heri dalam agenda Peluang dan Tantangan Industri Kimia sebagai Proyek Strategis Nasional dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Jakarta, Jumat, 14 Maret.

Heri menilai, selama ini perekonomian RI hanya tumbuh 5 persenan atau setara Rp600 triliun dalam satu tahun.

Karena itu, kata dia, untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi nasional, dibutuhkan strategi ekonomi yang berfokus pada penguatan sektor jasa dan industri, dengan tetap mendukung sektor pertanian.

Pihaknya sudah membuat skenario pertumbuhan secara sektoral yang secara nantinya berkontribusi menaikkan pendapatan rasio PDB.

Untuk sektor pertanian dibutuhkan pertumbuhan sebesar 6,07 persen per tahun, pertambangan dan penggalian 8,05 persen, industri pengolahan 8,35 persen, pengadaan listrik dan gas 7,05 persen, konstruksi mesti tumbuh 7,1 persen, perdagangan besar dan eceran 8,83 persen serta jasa keuangan dan asuransi 6,24 persen.

Apabila melihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia sebelumnya yang pada 2024 tumbuh sebesar 5,03 persen, angka tersebut melambat 0,02 persen secara tahunan (yoy) atau 5,05 persen pada 2023.

“Tantangan utama dalam mengakselerasi ekonomi saat ini antara lain daya beli melambat dan akses pasar yang terbatas,” kata dia.

Caption: Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus (paling kanan).

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: cobisnis.comEkonom indef

Related Posts

Batal Diterapkan! Sekolah Daring April 2026 Diganti Tatap Muka

Batal Diterapkan! Sekolah Daring April 2026 Diganti Tatap Muka

by Hidayat Taufik
March 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan rencana penerapan pembelajaran daring pada April 2026 dibatalkan. Kebijakan yang sempat diwacanakan sebagai bagian dari...

Iduladha 2026 Diprediksi Serentak! Kemenag dan Muhammadiyah Kompak Tentukan Tanggal

Iduladha 2026 Diprediksi Serentak! Kemenag dan Muhammadiyah Kompak Tentukan Tanggal

by Hidayat Taufik
March 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penetapan hari raya Iduladha 2026 mulai menjadi perhatian masyarakat sebagai pedoman dalam menjalankan ibadah kurban serta berbagai...

Juri Nyatakan Bill Cosby Bersalah Dalam Kasus Kekerasan Seksual Tahun 1972

Juri Nyatakan Bill Cosby Bersalah Dalam Kasus Kekerasan Seksual Tahun 1972

by Zahra Zahwa
March 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Juri sipil di California memutuskan Bill Cosby bertanggung jawab atas kasus kekerasan seksual terhadap Donna Motsinger yang...

OpenAI Tutup Aplikasi Video Sora Beberapa Bulan Setelah Diluncurkan

OpenAI Tutup Aplikasi Video Sora Beberapa Bulan Setelah Diluncurkan

by Zahra Zahwa
March 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – OpenAI memutuskan menghentikan aplikasi video Sora hanya beberapa bulan setelah peluncurannya. Perusahaan menyatakan penutupan aplikasi dilakukan untuk...

Pemilu Denmark Berakhir Tanpa Mayoritas Jelas, Nasib PM Frederiksen Belum Pasti

Pemilu Denmark Berakhir Tanpa Mayoritas Jelas, Nasib PM Frederiksen Belum Pasti

by Zahra Zahwa
March 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemilu di Denmark menghasilkan hasil yang belum memberi mayoritas jelas sehingga masa depan Perdana Menteri Mette Frederiksen...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
SPPG MBG Disuspend Usai Video Pria Gempal Joget Sampai Viral di Medsos

SPPG MBG Disuspend Usai Video Pria Gempal Joget Sampai Viral di Medsos

March 25, 2026
uRBan Iftar Fair 2026 di Surabaya Sukses Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Lokal

uRBan Iftar Fair 2026 di Surabaya Sukses Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Lokal

March 25, 2026
Batal Diterapkan! Sekolah Daring April 2026 Diganti Tatap Muka

Batal Diterapkan! Sekolah Daring April 2026 Diganti Tatap Muka

March 25, 2026
Iduladha 2026 Diprediksi Serentak! Kemenag dan Muhammadiyah Kompak Tentukan Tanggal

Iduladha 2026 Diprediksi Serentak! Kemenag dan Muhammadiyah Kompak Tentukan Tanggal

March 25, 2026
Juri Nyatakan Bill Cosby Bersalah Dalam Kasus Kekerasan Seksual Tahun 1972

Juri Nyatakan Bill Cosby Bersalah Dalam Kasus Kekerasan Seksual Tahun 1972

March 25, 2026
OpenAI Tutup Aplikasi Video Sora Beberapa Bulan Setelah Diluncurkan

OpenAI Tutup Aplikasi Video Sora Beberapa Bulan Setelah Diluncurkan

March 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved