• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Efektivitas Program MBG: Investasi Gizi untuk Indonesia Emas 2045

Dwi Natasya by Dwi Natasya
October 31, 2025
in Nasional
0
5.000 Titik Dapur MBG Diduga Fiktif

JAKARTA, Cobisnis.com – Program Makanan Bergizi (MBG) menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menekan angka gizi buruk di Indonesia. Bagi para ahli gizi, inisiatif ini bukan hanya sekadar pemberian makanan, tetapi juga investasi jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045. Namun, sejauh mana efektivitasnya di lapangan dan tantangan apa yang dihadapi?

Menurut Mochammad Rizal, MS, RD — ahli gizi yang kini menempuh studi doktoral di bidang International Nutrition di Cornell University, Amerika Serikat — Indonesia sedang menghadapi fenomena triple burden of malnutrition atau beban gizi ganda, yakni stunting, anemia, dan obesitas yang kian meningkat, terutama di kalangan anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

“Masalah gizi yang kita hadapi saat ini tidak hanya berkaitan dengan tinggi badan. Dampaknya bisa sampai ke penurunan kualitas hidup, tingkat kecerdasan, bahkan produktivitas ekonomi anak di masa depan. Itulah sebabnya pemerintah menyebut MBG sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” ujar Rizal.

Secara ideal, intervensi gizi paling efektif adalah pada ibu hamil hingga anak usia dua tahun. Namun, melalui MBG, pemerintah menargetkan pemenuhan gizi anak-anak sekolah dari keluarga menengah ke bawah. Jika dijalankan secara konsisten dan tepat sasaran, program ini berpotensi menurunkan angka anemia serta meningkatkan kesehatan anak-anak Indonesia.

“Dalam jangka pendek, kita bisa melihat perubahan nyata, seperti perbaikan status gizi dan penurunan anemia. Anak-anak yang tumbuh sehat hari ini akan menjadi generasi bebas stunting di masa depan,” tambahnya.

Selain manfaat kesehatan, MBG diharapkan juga meningkatkan semangat belajar anak. Ketika kebutuhan gizi terpenuhi, konsentrasi dan performa belajar pun akan lebih baik. Program ini juga diyakini mampu memperkuat rantai pasok pangan lokal dengan melibatkan petani, nelayan, dan penyedia katering daerah.

Namun, pelaksanaan MBG masih dihadapkan pada sejumlah kendala. Salah satunya adalah kebiasaan makan anak yang terbiasa dengan ultra processed food (UPF) seperti jajanan tinggi gula, garam, dan lemak.

“Menu bergizi ideal terkadang tidak dihabiskan karena anak-anak belum terbiasa. Tapi menggantinya dengan makanan olahan seperti nugget atau sosis agar habis justru menggeser tujuan utama program. Jadi perlu ada pendekatan bertahap untuk mengubah perilaku makan siswa,” jelas Rizal.

Monitoring dan Evaluasi di Sekolah

Untuk memantau dampak program, sekolah diwajibkan melakukan evaluasi rutin terhadap konsumsi makanan, sisa makanan, serta kejadian tak terduga yang berkaitan dengan keamanan pangan. Panduan ini tercantum dalam Panduan Implementasi Program MBG di Satuan Pendidikan yang disusun oleh Kemendikdasmen pada 2025.

Sekolah juga diminta melakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh siswa setiap enam bulan sekali. Selain itu, perubahan perilaku siswa dalam menerapkan pola makan sehat dan perilaku hidup bersih juga menjadi aspek penting dalam evaluasi.

Data komprehensif yang dikumpulkan — mulai dari jumlah penerima manfaat, menu yang disajikan, tingkat food waste, hingga status gizi siswa — akan menjadi landasan penting untuk penilaian dan penyempurnaan kebijakan MBG ke depan.

Tantangan SDM dan Keamanan Pangan

Rizal menyoroti pentingnya peran ahli gizi dalam memastikan pelaksanaan MBG berjalan aman dan tepat gizi. Namun, ia menilai rasio tenaga gizi yang ada saat ini masih belum ideal.

“Bayangkan, satu ahli gizi harus memantau hingga 3.000–4.000 porsi makanan. Itu sangat berat dan bisa meningkatkan risiko keamanan pangan. Tapi kabar baiknya, regulasi terbaru sudah membatasi maksimal produksi hanya 2.000 porsi per satuan penyedia pangan bergizi (SPPG),” katanya.

Selain memastikan menu bergizi, ahli gizi juga berperan dalam memberikan edukasi kepada siswa dan keluarga mengenai pentingnya pola makan seimbang. Edukasi ini diharapkan membangun kesadaran jangka panjang terhadap perilaku makan sehat.

“Program ini masih baru, jadi wajar jika masih banyak yang perlu dibenahi. Masukan konstruktif dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menyempurnakannya,” tutup Rizal.

Program MBG merupakan inisiatif besar lintas sektor yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, dan masyarakat. Dengan implementasi yang tepat serta pengawasan yang konsisten, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan produktif.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
lynda course free download
download intex firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: ahli gizicobisnis.compemerintahProgram mbgvisi Indonesia Emas 2045

Related Posts

Shin Eun Soo dan Yoo Seon Ho Resmi Berpacaran, Hubungan Terjalin Sejak Akhir 2025

Shin Eun Soo dan Yoo Seon Ho Resmi Berpacaran, Hubungan Terjalin Sejak Akhir 2025

by Desti Dwi Natasya
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris Korea Selatan Shin Eun Soo dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara dengan penyanyi sekaligus aktor Yoo Seon...

Trump Pertimbangkan Serangan Besar Baru Ke Iran Setelah Negosiasi Nuklir Buntu

Trump Pertimbangkan Serangan Besar Baru Ke Iran Setelah Negosiasi Nuklir Buntu

by Zahra Zahwa
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah mempertimbangkan serangan militer besar baru terhadap Iran setelah pembicaraan awal antara...

Ilmuwan Iklim Tak Sengaja Yang Mengungkap Kekuatan Tersembunyi Pemanasan Global

Ilmuwan Iklim Tak Sengaja Yang Mengungkap Kekuatan Tersembunyi Pemanasan Global

by Zahra Zahwa
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ilmuwan Veerabhadran Ramanathan tumbuh besar di India selatan pada 1960-an dengan impian khas Amerika: memiliki sebuah Chevrolet...

Hampir Saja Berlalu Selamanya, Kisah Cinta Ini Disatukan Oleh Pengawal Kerajaan Inggris

Hampir Saja Berlalu Selamanya, Kisah Cinta Ini Disatukan Oleh Pengawal Kerajaan Inggris

by Zahra Zahwa
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Carrin Schottler hampir saja membiarkan seorang pria asing berjalan keluar dari hidupnya untuk selamanya. Namun sebuah intervensi...

Safrizal ZA Dampingi Kepala BNPB Pastikan Percepatan Rehab Rekon di Aceh Timur–Aceh Utara

Safrizal ZA Dampingi Kepala BNPB Pastikan Percepatan Rehab Rekon di Aceh Timur–Aceh Utara

by Dwi Natasya
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Utara menjadi fokus perhatian Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
Shin Eun Soo dan Yoo Seon Ho Resmi Berpacaran, Hubungan Terjalin Sejak Akhir 2025

Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2026 Menurut Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

January 30, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

January 29, 2026
Pasar Saham Bergejolak, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

Pasar Saham Bergejolak, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

January 30, 2026
Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

January 30, 2026
Coca-Cola dan Nestlé di Tengah Sorotan Isu Lingkungan dan Etika

Coca-Cola dan Nestlé di Tengah Sorotan Isu Lingkungan dan Etika

January 30, 2026
Sentimen Publik Memanas, Parlemen Turki Stop Jual Coca-Cola

Sentimen Publik Memanas, Parlemen Turki Stop Jual Coca-Cola

January 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved