• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dulu Cuma Sampah, Sekarang Jadi Sumber Rezeki Banyak Orang

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 17, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Dulu Cuma Sampah, Sekarang Jadi Sumber Rezeki Banyak Orang

JAKARTA, Cobisnis.com – Sampah kini bukan sekadar masalah lingkungan, tapi sudah jadi bagian penting dari pergerakan ekonomi lokal. Di berbagai daerah, pengelolaan sampah dan kegiatan daur ulang terbukti menciptakan lapangan kerja, menggerakkan usaha kecil, hingga menambah penghasilan masyarakat.

Sektor pengelolaan sampah memberi ruang ekonomi baru bagi kelompok informal. Pemulung, pengepul, dan pengrajin daur ulang kini menjadi bagian dari rantai pasok ekonomi hijau yang nilainya terus tumbuh. Mereka tidak hanya menjaga lingkungan, tapi juga menumbuhkan ekonomi dari bawah.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), potensi ekonomi sirkular di Indonesia bisa mencapai Rp600 triliun per tahun jika sistem daur ulang dijalankan secara optimal. Angka itu mencakup aktivitas pengumpulan, pengolahan, dan produksi barang hasil daur ulang.

Di tingkat lokal, banyak komunitas yang mengubah sampah rumah tangga menjadi sumber pendapatan. Misalnya melalui bank sampah, di mana masyarakat menukar sampah anorganik dengan uang tunai. Beberapa desa bahkan berhasil membiayai kegiatan sosial dari hasil pengelolaan sampah ini.

Daur ulang juga membuka peluang bagi UMKM kreatif. Produk berbahan limbah plastik, kain, atau logam kini banyak dilirik pasar karena tren eco-friendly lifestyle. Selain menekan limbah, produk ini membantu daerah memiliki identitas baru: kreatif, mandiri, dan ramah lingkungan.

Bagi pemerintah daerah, sistem daur ulang yang baik bisa mengurangi beban anggaran pengelolaan sampah. Volume sampah ke TPA berkurang, sementara nilai ekonomi di masyarakat meningkat. Efek gandanya jelas: penghematan anggaran sekaligus peningkatan kesejahteraan.

Selain itu, ekonomi berbasis daur ulang ikut memperkuat daya tahan lokal. Di tengah fluktuasi ekonomi global, sumber ekonomi seperti ini cenderung stabil karena bersandar pada aktivitas harian masyarakat, bukan pada ekspor atau pasar luar negeri.

Sampah juga punya peran penting dalam mendukung pariwisata. Daerah yang bersih dan punya sistem daur ulang baik cenderung lebih menarik bagi wisatawan. Dampaknya terasa langsung pada pendapatan warga lokal yang bergantung pada sektor pariwisata.

Ke depan, investasi di bidang pengelolaan sampah diprediksi meningkat. Investor mulai melirik sektor green business dan energi terbarukan dari limbah, karena selain menjanjikan keuntungan, sektor ini juga memenuhi aspek keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.

Fenomena ini membuktikan bahwa sampah bukan sekadar sisa, melainkan peluang. Dengan pengelolaan yang tepat, daur ulang bisa menjadi jantung baru ekonomi lokal menciptakan nilai, pekerjaan, dan masa depan yang lebih bersih serta berkelanjutan.

Tags: Cobisnisdaur ulangEkonomikeuanganPebisnismudaSampah

Related Posts

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan pemerintahannya menyetujui penjualan chip AI Nvidia H200 ke China dengan ketentuan...

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Turkish Delight, atau dikenal sebagai lokum, adalah permen tradisional Turki yang sudah ada sejak abad ke-15. Permen...

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sultan Ahmed Mosque, yang dikenal dengan julukan Blue Mosque, adalah salah satu ikon paling terkenal di Istanbul,...

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik global kembali menguat setelah Iran menyatakan kesiapan menghadapi potensi konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan...

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ahli diet asal Amerika Serikat, Karen Ansel, RDN, mencoba pola sarapan ekstrem dengan hanya mengonsumsi putih telur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Diplomasi Drumstick Warnai Pertemuan Jepang dan Korea Selatan Saat Pemimpin Mainkan Lagu K-Pop

Diplomasi Drumstick Warnai Pertemuan Jepang dan Korea Selatan Saat Pemimpin Mainkan Lagu K-Pop

January 14, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved