• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, November 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Hilirisasi Tembaga Menguat

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
October 8, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Hilirisasi Tembaga Menguat

JAKARTA, Cobisnis.com – Kembali beroperasinya dua fasilitas pengolahan tembaga milik PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi momentum dalam memperkuat hilirisasi tembaga nasional. Operasional PT Smelting dan Smelter Manyar di Gresik, Jawa Timur, dinilai dapat meningkatkan pengolahan konsentrat tembaga sekaligus memperkuat pengembangan industri turunan berbasis tembaga di dalam negeri.

Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch (IMEW) Ferdy Hasiman menyambut positif kembali beroperasinya kedua fasilitas pengolahan tembaga milik PTFI tersebut. Menurut Ferdy, keberadaan smelter tembaga PTFI sebagai salah satu fasilitas terbesar dapat membuat pengolahan konsentrat menjadi lebih optimal.

PT Smelting sebelumnya sempat dihentikan sementara sejak 8 Agustus 2026 untuk perbaikan fasilitas furnace. Sementara itu, Smelter Manyar kembali beroperasi setelah sebelumnya terdampak penghentian operasi pascainsiden di tambang Grasberg.

Berdasarkan laporan kuartal III 2026 Freeport-McMoRan (FCX), kapasitas peleburan gabungan PTFI, termasuk PT Smelting, ditargetkan mampu menghasilkan hingga sekitar 800 ribu ton katoda tembaga per tahun. Kapasitas tersebut menjadi bagian penting dalam rantai nilai tembaga nasional, mulai dari pengolahan konsentrat hingga menghasilkan produk bernilai tambah.

Pemerintah melalui MIND ID yang saat ini menjadi pemegang saham Freeport Indonesia terus mendorong penguatan hilirisasi tembaga. Upaya tersebut diarahkan agar tembaga Indonesia tidak hanya diekspor dalam bentuk ore mentah, tetapi dapat diolah menjadi bahan baku industri atau produk hilir yang memberikan nilai ekonomi dan penerimaan negara lebih besar.

Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan pemulihan operasional fasilitas pengolahan Freeport menunjukkan perkembangan positif. Smelter Manyar kembali menerima konsentrat pada Agustus dan mulai memproduksi katoda tembaga pada September setelah sebelumnya pasokan konsentrat yang terbatas diprioritaskan untuk PT Smelting.

Yusuf berharap peningkatan kapasitas smelter dapat terus berlangsung secara bertahap seiring dengan pemulihan produksi tambang Grasberg yang ditargetkan pada akhir 2027. Menurutnya, periode pemulihan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem industri hilir tembaga nasional.

Peningkatan kapasitas smelter, menurut Yusuf, perlu diikuti dengan pengembangan industri pengolahan lanjutan agar semakin banyak nilai tambah komoditas tembaga berada di dalam negeri. Pengembangan tersebut menjadi penting karena kapasitas industri pengolahan katoda domestik saat ini masih belum cukup besar.

Yusuf mencatat sekitar tiga perempat produksi katoda PT Smelting masih diekspor karena industri pengolahan katoda domestik belum cukup besar. Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan adanya peluang pengembangan industri turunan tembaga di Indonesia yang nantinya dapat diorkestrasi pemerintah melalui MIND ID.

“Persoalannya bukan sekadar ada atau tidak ada permintaan. Yang juga menentukan adalah harga, kepastian kontrak jangka panjang, spesifikasi produk, dan pola pasokan industri,” ujar Yusuf.

Menurut Yusuf, Indonesia memiliki posisi strategis karena didukung cadangan tembaga yang besar. Namun, pengembangan industri hilir perlu diarahkan secara konsisten pada produk bernilai tambah lebih tinggi seperti batang tembaga, kawat, kabel, hingga copper foil untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik.

Kembali beroperasinya PT Smelting dan Smelter Manyar dengan demikian tidak hanya berkaitan dengan pemulihan fasilitas pengolahan. Penguatan kapasitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas rantai nilai tembaga di dalam negeri dan mendorong pengembangan industri hilir berbasis komoditas tersebut.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download redmi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Cobisnishilirisasi tembaga nasionalPT SmeltingPTFISmelter Manyar

Related Posts

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

by Rizki Meirino
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prudential Indonesia (PT Prudential Life Assurance) menghadirkan Asuransi Jiwa PRUProsper, solusi perlindungan dan perencanaan keuangan berbasis dolar Amerika...

Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

by Rizki Meirino
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tim eksaminator Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) menyoroti sejumlah persoalan mendasar...

Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

by Rizki Meirino
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menjalin kerja sama strategis dengan Trinity Airways, sebelumnya T’way Air, untuk...

DIDIMAX Perkuat Literasi Trading Nasional Melalui Academy, Webinar, Seminar, dan Live Trading

DIDIMAX Perkuat Literasi Trading Nasional Melalui Academy, Webinar, Seminar, dan Live Trading

by Rizki Meirino
November 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – DIDIMAX terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi perdagangan berjangka di Indonesia melalui pengembangan program edukasi Didimax Academy, webinar,...

Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.

Samsung Siapkan Kembali Kamera Bawah Layar di HP Lipat

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan teknologi untuk ponsel lipat bergaya buku (book-style). Perusahaan asal Korea Selatan tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Valbury

Valbury Raup 138 Ribu Nasabah Baru, Perluas Ekosistem Investasi Berbasis Digital

November 3, 2026
Kondisi Masyarakat di Gaza

Akibat Pengepungan di Hebron, 80 Ribu Pelajar Palestina Tidak Dapat Bersekolah

November 3, 2026
Cadillac Pilates - pexels/Ahmet Kurt

Ketahui Manfaat Cadillac Pilates, dapat Tingkatkan Stabilitas Tulang dan Kekuatan Tubuh

November 3, 2026
Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Kasus Penyadapan presiden

Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Kasus Penyadapan presiden

November 3, 2026
Presiden AS Donald Trump

Trump Sebut Tak Ingin Banyak Korban Jiwa di Iran, Tapi Peringatkan Buka Opsi Serangan

November 4, 2026
Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

November 4, 2026
Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

Tim UI dan UGM Nilai Putusan Nadiem Makarim Bermasalah

November 4, 2026
Kiper FC Andorra Dihujat Netizen Usai Jesus de Miguel Meninggal

Kiper FC Andorra Dihujat Netizen Usai Jesus de Miguel Meninggal

November 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved