• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

DPR Dukung Len Bangun Industri Manufaktur Solar Cell & Industri Pertahanan

Fathi by Fathi
September 11, 2021
in Industri
0
DPR Dukung Len Bangun Industri Manufaktur Solar Cell & Industri Pertahanan

BANDUNG, Cobisnis.com – Komisi VII DPR RI dipimpin Eddy Soeparno melakukan kunjungan kerja spesifik ke PT Len Industri (Persero) di Bandung, Jawa Barat, belum lama ini. Kunjungan juga dihadiri Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian, Taufik Bawazier dan Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana.

Program kunjungan dan diskusi interaktif dilakukan untuk melihat secara langsung kinerja dan perkembangan PT Len Industri dan untuk mengetahui berbagai persoalan dan masalah yang dihadapi baik di sektor energi maupun sektor perindustrian.

Eddy menjelaskan, “Banyak yang kami serap di sini, khususnya dari aspek kemajuan teknologi yang sudah bisa dilaksanakan oleh PT Len untuk memenuhi berbagai kebutuhan terutama untuk pertahanan, pengembangan solar panel sehingga nanti bisa mengembangkan PLTS lebih banyak lagi dengan kandungan dalam negeri yang lebih tinggi.”

“Termasuk juga nanti PT Len akan berkonsolidasi dengan 5 anak perusahaan, Len akan bertransformasi menjadi holding company. Kami berharap ke depannya, industri pertahanan di Indonesia semakin bisa dikembangkan. PT Len Industri juga diharapkan semakin bisa menjadi pionir peningkatan TKDN produk-produknya,” imbuhnya.

Dyah Roro Esti, Anggota Komisi VII menjelaskan, “Perubahan bisa kita mulai dari kita sendiri, makanya saya tergerak untuk meng-install PLTS Rooftop (LenSOLAR) di rumah saya, dan saya merasa ini adalah kontribusi saya dalam mengurangi emisi karbon. Dampak yang paling signifikan selama ini adalah penghematan biaya listrik. Biaya awal memang mahal, tapi saya ingin tularkan kepada yang lainnya bahwa ini merupakan investasi yang menguntungkan.”

Pengembangan Industri Manufaktur Solar Cell di Indonesia

Menurut Direktur Utama PT Len Industri, Bobby Rasyidin, strategi pengembangan industri manufaktur solar cell yang tepat adalah dengan memperhitungkan kesiapan ekosistem industri di dalam negeri, komponen yang bisa cepat diproduksi, serta cost (produksi) yang kompetitif. Kemudian ditambah kerjasama dengan produsen besar dunia yang sudah proven, sehingga bisa menurunkan harga penjualan panel surya.

Hal tersebut ia utarakan setelah melakukan studi perkembangan industri tenaga surya di negara-negara besar seperti China, Jepang, Jerman dan Amerika.

“Hinga akhir tahun 2020, kapasitas nasional PLTS terpasang masih kurang 200 MWp. Dari jumlah tersebut, PT Len Industri berserta anak perusahaan, PT SEI, telah berkontribusi memasang sistem tenaga surya sebesar 42,6 MWp, atau sekitar 24% dari total terpasang,” jelas Bobby dalam sambutannya.

Pencapaian ini masih sangat jauh dari target 2025 kapasitas PLTS terpasang sebesar 6,5 GWp atau Bauran Energi Primer 23% EBT. Secara nasional, kapasitas produksi modul surya di Indonesia sebesar 560 MWp/tahun dari 12 perusahaan yang terdaftar di APAMSI (Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia), dengan tingkat penyerapan di pasar yang masih sangat rendah.

Kementerian BUMN dalam mendukung perkembangan EBT di Indonesia, antara lain telah pengeluaran SK yang berkaitan langsung dengan Len Industri dan BUMN lain (Pertamina dan PLN) berupa pembentukan tim percepatan pengembangan dan pemanfaatan energi surya, maupun persiapan JV Manufaktur Solar Cell dan JV Developer.

JV BUMN Solar Pertamina-Len kini dalam proses pengembangan industri manufaktur solar cell berkapasitas 660MWp/tahun dengan bahan baku wafer, dimana Komisi VII sangat mengharapkan progres dari JV ini.

Rencana pengembangan pabrik solar cell akan meningkatkan nilai TKDN dan akan menurunkan harga penjualannya, sehingga diharapkan investasi PLTS menjadi kian menarik untuk mendapatkan listrik yang terjangkau bagi masyarakat, industri, maupun komersil.

Holding BUMN Industri Pertahanan Tunggu Keputusan Presiden

Proses holdingisasi sendiri ditargetkan oleh pemegang saham selesai Q3 tahun ini. Holdingisasi sekarang dalam tahap harmonisasi dilanjutkan dengan persetujuan Presiden untuk terbitnya Peraturan Presiden (PP) yang diperkirakan final pada bulan Oktober mendatang.

“Di bidang pertahanan, PT Len Industri fokus dalam pengembangan sistem integrasi alutsista yang dikenal sebagai konsep terintegrasi C5ISR (command, control, communication, computer, intelligence, surveillance, and reconnaissance). Konsep sistem tersebut sangat berpengaruh dalam koordinasi antar matra pertahanan (darat, laut, udara) beserta seluruh komponen tempurnya, yang menjadi kunci kesuksesan sebuah misi,” jelas Bobby.

BUMN ini memiliki produk unggulan seperti sistem informasi intelijen, combat system kapal perang, mission system drone male, radar, radio taktikal, hingga tactical data link yang sudah digelar di puskodal, pesawat dan base-station TNI AU.

Oleh karenanya, PT Len Industri ditugaskan sebagai lead integrator holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) yang terdiri dari Len Industri, Pindad, Dirgantara Indonesia, Dahana, dan PAL Indonesia.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: bumn len industriCobisnisIndustri Pertahananlen industri

Related Posts

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas melanjutkan penguatan selama empat hari berturut-turut, didorong pelemahan dolar AS dan meredanya ketegangan di Timur...

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tingkat pengangguran lulusan sarjana di Amerika Serikat kini melampaui rata-rata nasional, sebuah kondisi yang baru terjadi dalam...

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Israel membantah keterlibatan dalam insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI di Lebanon Selatan dan menyalahkan Hizbullah sebagai...

Pemerintah Siapkan Rp 100 Triliun untuk Subsidi Energi, APBN Aman Tapi Risiko Tetap Ada

Pemerintah Siapkan Rp 100 Triliun untuk Subsidi Energi, APBN Aman Tapi Risiko Tetap Ada

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyiapkan tambahan subsidi energi hingga Rp 100 triliun untuk meredam dampak lonjakan harga minyak dunia terhadap...

Harga LPG Tak Jadi Naik! Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg per April 2026

Harga LPG Tak Jadi Naik! Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg per April 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan harga LPG 5,5 kg dan 12 kg tetap stabil per 1 April 2026 meski tekanan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

April 1, 2026
PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

April 1, 2026
Tekan Emisi Karbon, PLN Indonesia Power Tanam 80.724 Pohon Sepanjang 2025

Tekan Emisi Karbon, PLN Indonesia Power Tanam 80.724 Pohon Sepanjang 2025

April 1, 2026
BSI Bayarkan Zakat Lebih dari Rp1 Triliun dalam kurun waktu 5 Tahun

BSI Bayarkan Zakat Lebih dari Rp1 Triliun dalam kurun waktu 5 Tahun

April 1, 2026
Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

April 2, 2026
Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

April 2, 2026
Perbedaan Matcha dan Teh Hijau, Ini Penjelasan Lengkap dari Dokter

Perbedaan Matcha dan Teh Hijau, Ini Penjelasan Lengkap dari Dokter

April 2, 2026
Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

April 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved