• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dorong Pengembangan UMKM-K, ASIPPINDO Tegaskan Komitmen Wujudkan Asta Cita Pemerintah

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
April 17, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Dorong Pengembangan UMKM-K, ASIPPINDO Tegaskan Komitmen Wujudkan  Asta Cita Pemerintah

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam semangat memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
serta Koperasi (UMKM-K) sebagai salah satu tulang punggung ekonomi nasional,
Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (ASIPPINDO) untuk pertama kalinya menyelenggarakan Indonesia Guarantee Summit 2025, dengan tema “Peran Perusahaan Penjaminan dalam Pemberdayaan UMKM untuk Mewujudkan Asta Cita”.

Acara ini berlangsung di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan industri penjaminan nasional dari perusahaan penjaminan di tingkat nasional dan daerah, Kementerian/Lembaga terkait, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelaku industri keuangan, serta perwakilan UMKM dari berbagai daerah.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua ASIPPINDO, Ivan Soeparno, menegaskan
bahwa industri penjaminan kini tidak lagi menjadi pelengkap, melainkan aktor utama dalam ekosistem pembiayaan UMKM. ASIPPINDO yang berdiri tahun 2012 saat ini beranggotakan 23 perusahaan yaitu 3 grup BUMN, 18 perusahaan daerah (Jamkrida) serta 2 swasta.

Perusahaan-perusahaan ini memainkan peran cukup penting dalam
menjamin pembiayaan modal kerja, investasi produktif, hingga proyek strategis
nasional yang melibatkan UMKM.
Ivan menyoroti peran strategis lembaga penjaminan dalam mendukung misi
besar pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita, terutama tiga poin yang sejalan
dengan peran penjaminan yaitu peningkatan kesejahteraan rakyat melalui ekonomi berkeadilan, pembangunan Indonesia yang adil dan makmur, serta penjagaan keutuhan negara dan integritas bangsa.

“Perusahaan penjaminan memiliki peran penting dalam menjembatani
kesenjangan antara pelaku UMKM dan lembaga keuangan. Melalui skema
penjaminan, kami membantu menurunkan risiko lembaga keuangan sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap UMKM sebagai pelaku usaha yang layak dan potensial,” ujar Ivan.

Secara internal anggota Asippindo telah saling menguatkan dengan membuat kerja sama penjaminan bersama atau co-guarantee diantara anggotanya.

Indonesia Guarantee Summit 2025 ini juga menghadirkan Keynote Speech dari
Maman Abdurrahman, Menteri UMKM Republik Indonesia dan Ogi Prastomiyono,Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas

Jasa Keuangan (OJK). Keduanya menekankan pentingnya kebijakan yang

mendukung akses pembiayaan bagi UMKM, peran strategis lembaga penjaminan,dan sinergi lintas sektor antara regulator, pemerintah, dan industri untuk mendorong pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan.

Maman Abdurrahman dalam sambutannya menyoroti pentingnya kehadiran pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh, salah satunya adalah dengan memperkuat peran

industri penjaminan sebagai garda depan dalam memperlancar penyaluran kredit

kepada pelaku usaha kecil. “Aspek keberlanjutan dan semangat kolaboratif harus menjadi fokus utama dalam membangun ekosistem pembiayaan UMKM yang sehat,”ujarnya.

Ia mengajak semua pihak untuk bergotong royong dalam mengembangkan dan menjaga keberlanjutan UMKM karena tantangan dan kompleksitas sektor

UMKM cukup berat. Kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah,

Lembaga Keuangan, baik perbankan maupun nonperbankan dan Perusahaan

penjaminan dalam ekosistem pembiayaan menjadi salah satu kunci dalam pengembangan UMKM.

“Kita tidak bisa hanya mengejar angka penyaluran kredit saja. Pada

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kita harus memastikan kualitas penyaluran

kredit juga meningkat, agar keberlanjutan ekosistem pembiayaan UMKM bisa terus dijaga,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Indonesia Guarantee Summit 2025 yang dinilai sebagai forum strategis untuk mendengar langsung dinamika di

lapangan dari para pelaku industri penjaminan. Ia menegaskan bahwa Kementerian

UMKM memerlukann masukan dari ASIPPINDO dalam merancang kebijakan dan program yang lebih relevan dan tepat sasaran.

Sementara itu, Ogi Prastomiyono menyampaikan bahwa salah satu latar

belakang terbitnya UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan adalah menunjang kebijakan pemerintah dalam membantu sektor UMKM menghadapi salah satu kendala utamanya yaitu kendala pembiayaan/pendanaan. Keberadaan industri penjaminan menjadi jembatan bagi sektor UMKM kepada lembaga pembiayaan

dalam memberikan jaminan pemenuhan kewajiban finansial, atau dengan kata lain

membantu sektor UMKM yang feasible namun unbankable menjadi bankable.

Secara statistik, Ogi juga menjelaskan bahwa terdapat 23 perusahaan

penjaminan di Indonesia dengan total aset pada Februari 2025 mencapai Rp 46,59 triliun, turun -0,30% secara yoy. Namun secara CAGR pada 2020-2024, pertumbuhan

industri penjaminan tercatat sebesar 16,53%. Dari segi peserta atau terjamin, industri penjaminan sudah mengcover 26,19 juta peserta penjaminan. Outstanding penjaminan per Februari 2025 sudah mencapai Rp 411,24 triliun atau tumbuh 1,44%

yoy dengan gearing ratio sebesar 22,18 kali dari batas threshold 40 kali, sehingga bisa

dikatakan bahwa masih banyak ruang bagi industri penjaminan untuk tumbuh dan berkembang.

Lebih lanjut, saat ini OJK sedang melakukan finalisasi terhadap perubahan

POJK Perizinan Lembaga Penjamin (POJK 1/2017) dan POJK Penyelenggaraan Usaha

Lembaga Penjamin (POJK 2/2017 dan POJK 30/2018). Beberapa hal baru yang akan

diatur antara lain peningkatan permodalan, penghapusan batas maksimum gearing

ratio untuk usaha produktif, serta perluasan wilayah operasional bagi Jamkrida pada daerah yang belum memiliki perusahaan penjaminan.

Ketua Penyelenggara Indonesia Guarantee Summit 2025 yang juga Wakil

Ketua Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kerjasama ASIPPINDO, Abdul Bari,

mengungkapkan acara ini juga diramaikan oleh dua sesi diskusi panel yang

menghadirkan pembicara dari berbagai institusi, seperti Kementerian Koordinator

Bidang Perekonomian, Kementerian UMKM, Bank BRI, Bank Syariah Indonesia,

GAPENSI, LPDB-KUMKM, Praktisi serta pendamping UMKM profesional.

Diskusi difokuskan pada strategi kolaboratif dalam menghadapi tantangan

pembiayaan dan pengembangan UMKM di era transformasi ekonomi. Menambah

semarak acara, ASIPPINDO juga menggelar pameran produk UMKM dari mitra

binaan perusahaan penjaminan di berbagai daerah. Produk-produk kreatif dan khas

daerah ini menunjukkan besarnya potensi UMKM bila didukung oleh sistem

pembiayaan dan penjaminan yang inklusif.

“Kami berharap seminar ini menjadi titik tolak bagi langkah konkret dalam

memperkuat ekosistem pembiayaan UMKM. ASIPPINDO siap menjadi mitra

strategis pemerintah dalam membangun Indonesia yang sejahtera, adil, dan inklusif,”tutup Ivan.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download huawei firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: Assipindocobisnis.comumkm

Related Posts

Seberapa Yakin Orang Asia pada Akhirat? Ini Peringkat Indonesia

Seberapa Yakin Orang Asia pada Akhirat? Ini Peringkat Indonesia

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keyakinan mengenai kehidupan setelah kematian masih dianut oleh banyak masyarakat di Asia. Namun, tingkat kepercayaan terhadap keberadaan...

Lereng Gunung Lawu Terbakar, Petugas Hadapi Kendala Pemadaman

Lereng Gunung Lawu Terbakar, Petugas Hadapi Kendala Pemadaman

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 244 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah....

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

by Hidayat Taufik
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto mengadakan jamuan makan malam bersama Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia, Denis Manturov, dan delegasinya...

Ingin Stamina Tetap Prima? Ini 3 Kebiasaan yang Perlu Dilakukan Pria

Ingin Stamina Tetap Prima? Ini 3 Kebiasaan yang Perlu Dilakukan Pria

by Hidayat Taufik
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seiring bertambahnya usia dan kesibukan, pria dapat mengalami perubahan kebugaran yang berdampak pada aktivitas sehari-hari. Tubuh yang...

Indonesia Masuk Jajaran Negara dengan Kuliner Terbaik Dunia 2026

Indonesia Masuk Jajaran Negara dengan Kuliner Terbaik Dunia 2026

by Hidayat Taufik
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati posisi keenam dalam daftar negara dengan destinasi kuliner terbaik dunia 2026 versi *Condé Nast...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prabowo Panggil Menteri ke Istana Bogor, Ada Agenda Apa?

Prabowo Panggil Menteri ke Istana Bogor, Ada Agenda Apa?

October 17, 2026
Gunung Arjuno-Welirang Dilalap Api, Petugas Berjuang Padamkan Kebakaran

Gunung Arjuno-Welirang Dilalap Api, Petugas Berjuang Padamkan Kebakaran

October 17, 2026
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Meta Rilis Muse Spark Open, AI untuk Mac Apple

October 17, 2026
Seberapa Yakin Orang Asia pada Akhirat? Ini Peringkat Indonesia

Seberapa Yakin Orang Asia pada Akhirat? Ini Peringkat Indonesia

October 18, 2026
Lereng Gunung Lawu Terbakar, Petugas Hadapi Kendala Pemadaman

Lereng Gunung Lawu Terbakar, Petugas Hadapi Kendala Pemadaman

October 18, 2026
Gaet Wisman Australia, Kemenpar Selenggarakan Wisata Edukasi Kenalkan Jakarta

Gaet Wisman Australia, Kemenpar Selenggarakan Wisata Edukasi Kenalkan Jakarta

October 17, 2026
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani

Kemenpar: WISH 2026, Tingkatkan Daya Saing Pelaku Usaha Pariwisata

October 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved