JAKARTA, Cobisnis.com – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mempertegas komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan melalui pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan Ultraverse Festival di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar. Konser berskala besar ini sekaligus menjadi ajang peluncuran layanan XL Ultra 5G+ serta wujud integrasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam kegiatan bisnis perusahaan.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menyampaikan bahwa penerapan Zero Waste to Landfill dan Responsible Waste Management menjadi bagian dari strategi keberlanjutan terintegrasi perusahaan. Menurutnya, ESG bukan sekadar program tambahan, melainkan fondasi dalam operasional dan reputasi korporasi.
Ia menambahkan, pendekatan serupa sebelumnya telah diterapkan dalam AXIS Nation Cup 2025 yang berhasil mengelola 4.200 kilogram sampah selama acara berlangsung. Konsistensi ini diharapkan memperkuat kepercayaan pelanggan dan mitra terhadap komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan konektivitas yang tidak hanya andal, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Strategi Berbeda di Tiga Kota
Di Jakarta, Ultraverse Festival mengusung konsep Zero Waste to Landfill bekerja sama dengan Waste4Change. Strategi yang diterapkan meliputi pengurangan sampah dari sumbernya, pemilahan terpisah, guna ulang, daur ulang, hingga konversi residu menjadi energi agar tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sementara di Surabaya, pendekatan Reduce Waste to Landfill dijalankan dengan fokus pada optimalisasi pemilahan dan peningkatan praktik guna ulang guna mendukung ekonomi sirkular.
Adapun di Denpasar (Bali), pengelolaan difokuskan pada limbah makanan (food waste management). Venue ATLAS bermitra dengan Z Bio untuk mengolah sisa makanan terpilah menjadi pakan ternak dan pupuk organik yang kemudian disalurkan kepada petani lokal.
Seluruh rangkaian ini dirancang untuk mengantisipasi potensi timbulan sampah besar pada konser berdurasi setengah hari yang dapat mencapai 12.500 kilogram, berdasarkan estimasi rata-rata produksi sampah per orang.
Dampak Nyata bagi Lingkungan
Dari total sekitar 25.000 penonton di tiga kota, inisiatif ini berhasil mengalihkan 1.754 kilogram sampah dari TPA. Upaya tersebut juga berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 6.600 kilogram CO₂e. Angka tersebut setara dengan sekitar 700.000 kali pengisian daya smartphone atau perjalanan mobil berbahan bakar bensin sejauh 33.000–40.000 kilometer.
Manager Marketing Communication & Partnership Waste4Change, Pandu Priyambodo, mengapresiasi langkah XLSMART sebagai pelopor event telekomunikasi yang menerapkan pengelolaan sampah bertanggung jawab secara serentak di tiga kota.
Sementara itu, Co-founder Z Bio, Fredric Tanuwijoyo, menilai kolaborasi ini mendorong model ekonomi sirkular sekaligus mendukung praktik pertanian regeneratif di Bali.
Melalui penyelenggaraan Ultraverse Festival, XLSMART menegaskan posisinya sebagai pionir praktik event berkelanjutan di industri telekomunikasi Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen jangka panjang terhadap inklusi digital dan pembangunan berkelanjutan.













