• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Digitalisasi Perbankan Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat Desa

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Digitalisasi Perbankan Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat Desa

JAKARTA, Cobisnis.com – Transformasi digital dalam sektor perbankan mulai membuka peluang baru bagi masyarakat pedesaan untuk mengakses layanan keuangan. Perubahan ini diyakini mampu mempercepat inklusi keuangan nasional sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi di daerah.

Digitalisasi memungkinkan masyarakat desa membuka rekening, menabung, dan melakukan transaksi tanpa harus pergi ke kota. Layanan melalui mobile banking, dompet digital, hingga agen perbankan menjadi pintu masuk penting untuk menjangkau daerah terpencil.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat inklusi keuangan Indonesia pada 2022 sudah mencapai 85 persen. Namun, sebagian besar peningkatan masih terpusat di perkotaan. Digitalisasi perbankan dianggap sebagai solusi memperluas akses ke pelosok desa.

Penggunaan e-wallet, QRIS, dan aplikasi keuangan digital mulai merambah desa-desa. Pelaku UMKM lokal kini dapat menerima pembayaran non-tunai dan mengakses kredit mikro yang sebelumnya sulit dijangkau melalui bank konvensional.

Dampak lain yang dirasakan adalah efisiensi penyaluran bantuan sosial. Pemerintah dapat menyalurkan dana langsung ke rekening atau e-wallet warga desa, sehingga kebocoran dapat ditekan dan transparansi meningkat.

Namun, tantangan tidak kecil. Keterbatasan jaringan internet di banyak desa masih menjadi hambatan utama. Tanpa infrastruktur telekomunikasi memadai, manfaat digitalisasi tidak bisa dirasakan secara merata.

Rendahnya literasi keuangan dan digital juga menjadi masalah. Sebagian masyarakat desa masih enggan atau belum terbiasa menggunakan layanan perbankan berbasis teknologi. Kondisi ini berpotensi mengurangi efektivitas digitalisasi.

Faktor kepercayaan juga memengaruhi. Biaya transaksi digital dan kekhawatiran terhadap penipuan online sering membuat masyarakat desa ragu untuk beralih ke layanan perbankan digital. Perlindungan konsumen menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

Meski begitu, digitalisasi perbankan tetap dipandang sebagai instrumen penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Jika infrastruktur, literasi, dan regulasi berjalan seimbang, dampak positifnya akan lebih besar dari risikonya.

Ekonom menilai, inklusi keuangan yang lebih merata akan memperkuat daya beli masyarakat desa dan menciptakan pasar baru. Dengan begitu, digitalisasi perbankan tidak hanya menjadi inovasi teknologi, tetapi juga strategi pembangunan ekonomi nasional jangka panjang.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: CobisnisDigitalisasiekonomi desaojkPebisnismuda

Related Posts

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sri Mulyani Indrawati memulai babak baru dalam kariernya setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia. Mantan...

Drill

Harga Minyak Stabil Usai Isu Serangan AS ke Iran Mereda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat setelah kekhawatiran pasar terhadap potensi serangan Amerika Serikat...

OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

by Iwan Supriyatna
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pemeriksaannya terhadap penyelenggaran pindar Dana Syariah Indonesia (DSI) menemukan delapan pelanggaran yang...

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan pemerintahannya menyetujui penjualan chip AI Nvidia H200 ke China dengan ketentuan...

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Turkish Delight, atau dikenal sebagai lokum, adalah permen tradisional Turki yang sudah ada sejak abad ke-15. Permen...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Kenapa Rambut Lama Kering Setelah Keramas? Ini Penjelasannya

Kenapa Rambut Lama Kering Setelah Keramas? Ini Penjelasannya

January 16, 2026
Gangguan Keamanan oleh OPM, Kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo Dibatalkan

Gangguan Keamanan oleh OPM, Kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo Dibatalkan

January 16, 2026
101 Atlet Peraih Medali SEA Games Berminat Jadi Polisi, Kapolri Buka Jalur Khusus

101 Atlet Peraih Medali SEA Games Berminat Jadi Polisi, Kapolri Buka Jalur Khusus

January 16, 2026
Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

January 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved