• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dialog B20-G20 akan Bahas Tata Kelola Bisnis dan Pemerintahan yang Bersih dan Transparan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 17, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Dialog B20-G20 akan Bahas Tata Kelola Bisnis dan Pemerintahan yang Bersih dan Transparan

JAKARTA,Cobisnis.com – B20 Integrity and Compliance Task Force (I&C TF) akan menggelar dialog bersama dengan para menteri negara G20 dan pemangku kepentingan global terkait dengan
komitmen Integritas dan Kepatuhan dalam menjalankan agenda B20-G20 sehingga dapat mendorong pemulihan, pertumbuhan, dan transformasi global.

Acara dialog B20-G20 ini akan berlangsung pada hari Kamis (18/8/2022) secara hybrid dan berisi mengenai diskusi strategis dan pemaparan seputar rekomendasi kebijakan yang sudah dirumuskan I&C TF selama rentang waktu beberapa bulan terakhir. Seperti diketahui, komunitas
bisnis global dari negara-negara G20 telah membentuk I&C TF sebagai salah satu dari tujuh gugus tugas prioritas dalam agenda mereka sejak 2012.

Chair of B20 Indonesia, Shinta Kamdani, mengatakan B20 Indonesia berkomitmen untuk mendorong pelaku bisnis tanah air dan global agar mengembangkan dan mengadopsi praktik-praktik bisnis dan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel dan berintegritas. Hal
ini sejalan dengan tujuan B20-G20 Indonesia sekaligus prinsip dan 17 tujuan SDGs (Sustainable Development Goals) yang terangkum dalam 4 pilar yakni Pilar Pembangunan Sosial, Pilar
Pembangunan Ekonomi, Pilar Pembangunan Lingkungan, dan Pilar Pembangunan Hukum dan
Tata Kelola.

“Standar dan praktik bisnis serta pemerintahan yang baik, transparan, berkelanjutan dan antikorupsi akan membuat kehidupan ekonomi sosial menjadi lebih baik, terutama pascapandemi. Ini juga akan membantu negara-negara berkembang menarik investor ke proyek-proyek utama yang penting untuk mengurangi kesenjangan, beradaptasi dengan perubahan iklim dan mencegah proyek mangkrak akibat praktik koruptif,” jelas Shinta, Selasa (16/8/2022).

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Arsjad Rasjid,menjelaskan inovasi praktik pembangunan berkelanjutan, transparan, berintegritas dan bisnis yang jauh dari praktik kecurangan akan mempercepat pemulihan ekonomi dan akan membuat
pondasi yang kuat bagi tata kelola dunia yang lebih adil baik itu secara ekonomi maupun sosial.

Saat ini, lanjut Arsjad, KADIN Indonesia tengah mendorong adopsi prinsip ESG
(Environmental, Social, and Governance) yang baik di kalangan dunia usaha demi keberlanjutan usaha di masa depan. Praktek bisnis yang mengadopsi prinsip ESG dan berintegritas akan membawa nilai tambah kepada perusahaan, salah satunya membuat pengelolaan bisnis akan jalan
secara efektif dan efisien.

Hal senada juga dikatakan Haryanto T. Budiman selaku Chair of I&C TF yang juga menjabat sebagai Managing Director PT. Bank Central Asia Tbk, yaitu upaya global untuk bangkit dan pulih pascapandemi tidak boleh mengabaikan aspek integritas, kepatuhan dan berkelanjutan. Saat ini, kata Haryanto, pelaporan keberlanjutan telah memberikan kontribusi dalam meningkatkan bisnis selama beberapa tahun terakhir dan sekarang harus kembali diperbaiki setelah adanya
pandemi.

“I&C TF menekankan pada rekomendasi kebijakan integritas anti-korupsi, anti-pencucian uang,anti-terorisme dan pelayanan pemerintahan serta bisnis yang berintegritas terutama di era digital
yang harus melindungi hak-hak privasi dari kejahatan siber,” ujar beliau.

Saat ini, I&C TF telah merumuskan empat rekomendasi. Pertama, mempromosikan tata kelola yang berkelanjutan dalam bisnis untuk mendukung inisiatif ESG. Kedua, mendorong aksi kolektif untuk mengurangi risiko integritas. Ketiga, menumbuhkan tindakan perlawanan yang
tangkas untuk memerangi risiko pencucian uang/pendanaan teroris dan keempat, memperkuat tata kelola untuk mengurangi risiko kejahatan siber yang semakin meningkat.

Diskusi B20-G20 yang digelar I&C TF ini juga rencananya akan dihadiri oleh Menko
Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menko Polhukam RI Mahfud MD, Ketua KPK RI Firli Bahuri, serta perwakilan pejabat dari OJK dan PPATK.

Perwakilan Pemerintah India juga akan memberikan sambutan, yaitu Secretary at Department of Personnel and Training, Government of India, Smt. S. Radha Chauhan dan Chairman of Confederation of Indian Industry (CII) National Council on Corporate Governance, Keki Mistry
sebagai perwakilan dari CII.

Selain itu, acara ini juga akan dibagi dalam dua sesi diskusi panel. Panel pertama membahas tentang ‘Mempromosikan tata kelola yang berkelanjutan dan mempercepat adopsi standar pelaporan keberlanjutan global dalam bisnis untuk mendukung inisiatif ESG’. Sesi panel pertama akan dipandu oleh Amelia Susanto, B20 I&C TF Policy Manager yang juga menjabat sebagai Vice President Financial Institutions Group di PT Bank Central Asia, Tbk. dengan menghadirkan pembicara dari Chair of G20 Indonesia Anti-Corruption Working Group,
Rolliansyah Soemirat; B20 I&C TF Co-Chair: Daniel Malan (Assistant Professor of Business Ethics, Trinity Business School) dan Klaus Moosmayer (Member of Executive Committee and Chief Ethics, Risk and Compliance Officer of Novartis); serta Ali Izadi Najafabadi (Head of Asia-Pacific at BloombergNEF).

Sedangkan panel kedua mengambil topik tentang ‘Mendorong inisiatif Aksi Kolektif untuk mempromosikan integritas yang lebih besar’. Sesi panel kedua akan dipandu oleh Paolo Kartadjoemena, B20 I&C TF Deputy Chair yang juga menjabat sebagai Senior Executive Vice
President Corporate Transformation di PT Bank Negara Indonesia, Tbk. dengan menghadirkan pembicara dari B20 I&C TF Co-Chair: Gemma Aiolfi (Head of Compliance, Corporate Governance & Collective Action of Basel Institute on Governance), Che Sidanius (Global Head
of Financial Crime & Industry Affairs of Refinitiv) dan Reynaldo Goto (Chief Compliance Officer of BRF Global); serta Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN, Nawal Nely. Diskusi panel kemudian ditutup dengan wrap-up session yang akan dibawakan oleh Stevanus Alexander Sianturi, B20 I&C TF Knowledge Partner yang juga menjabat sebagai Forensic and Integrity Services Partner dari EY Indonesia.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
download karbonn firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: B20cobisnis.comg20Tata kelola

Related Posts

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Danau Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami penyusutan volume air sekitar 40 persen akibat...

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa Iran semakin meningkatkan upaya untuk menargetkan warga Amerika di kawasan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

October 24, 2026
Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

October 25, 2026
Dasco Sentil Ketergantungan Rating Bursa, Indonesia Diminta Ambil Kendali

Dasco Sentil Ketergantungan Rating Bursa, Indonesia Diminta Ambil Kendali

October 25, 2026
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved