• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dialog B20-G20 akan Bahas Tata Kelola Bisnis dan Pemerintahan yang Bersih dan Transparan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 17, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Dialog B20-G20 akan Bahas Tata Kelola Bisnis dan Pemerintahan yang Bersih dan Transparan

JAKARTA,Cobisnis.com – B20 Integrity and Compliance Task Force (I&C TF) akan menggelar dialog bersama dengan para menteri negara G20 dan pemangku kepentingan global terkait dengan
komitmen Integritas dan Kepatuhan dalam menjalankan agenda B20-G20 sehingga dapat mendorong pemulihan, pertumbuhan, dan transformasi global.

Acara dialog B20-G20 ini akan berlangsung pada hari Kamis (18/8/2022) secara hybrid dan berisi mengenai diskusi strategis dan pemaparan seputar rekomendasi kebijakan yang sudah dirumuskan I&C TF selama rentang waktu beberapa bulan terakhir. Seperti diketahui, komunitas
bisnis global dari negara-negara G20 telah membentuk I&C TF sebagai salah satu dari tujuh gugus tugas prioritas dalam agenda mereka sejak 2012.

Chair of B20 Indonesia, Shinta Kamdani, mengatakan B20 Indonesia berkomitmen untuk mendorong pelaku bisnis tanah air dan global agar mengembangkan dan mengadopsi praktik-praktik bisnis dan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel dan berintegritas. Hal
ini sejalan dengan tujuan B20-G20 Indonesia sekaligus prinsip dan 17 tujuan SDGs (Sustainable Development Goals) yang terangkum dalam 4 pilar yakni Pilar Pembangunan Sosial, Pilar
Pembangunan Ekonomi, Pilar Pembangunan Lingkungan, dan Pilar Pembangunan Hukum dan
Tata Kelola.

“Standar dan praktik bisnis serta pemerintahan yang baik, transparan, berkelanjutan dan antikorupsi akan membuat kehidupan ekonomi sosial menjadi lebih baik, terutama pascapandemi. Ini juga akan membantu negara-negara berkembang menarik investor ke proyek-proyek utama yang penting untuk mengurangi kesenjangan, beradaptasi dengan perubahan iklim dan mencegah proyek mangkrak akibat praktik koruptif,” jelas Shinta, Selasa (16/8/2022).

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Arsjad Rasjid,menjelaskan inovasi praktik pembangunan berkelanjutan, transparan, berintegritas dan bisnis yang jauh dari praktik kecurangan akan mempercepat pemulihan ekonomi dan akan membuat
pondasi yang kuat bagi tata kelola dunia yang lebih adil baik itu secara ekonomi maupun sosial.

Saat ini, lanjut Arsjad, KADIN Indonesia tengah mendorong adopsi prinsip ESG
(Environmental, Social, and Governance) yang baik di kalangan dunia usaha demi keberlanjutan usaha di masa depan. Praktek bisnis yang mengadopsi prinsip ESG dan berintegritas akan membawa nilai tambah kepada perusahaan, salah satunya membuat pengelolaan bisnis akan jalan
secara efektif dan efisien.

Hal senada juga dikatakan Haryanto T. Budiman selaku Chair of I&C TF yang juga menjabat sebagai Managing Director PT. Bank Central Asia Tbk, yaitu upaya global untuk bangkit dan pulih pascapandemi tidak boleh mengabaikan aspek integritas, kepatuhan dan berkelanjutan. Saat ini, kata Haryanto, pelaporan keberlanjutan telah memberikan kontribusi dalam meningkatkan bisnis selama beberapa tahun terakhir dan sekarang harus kembali diperbaiki setelah adanya
pandemi.

“I&C TF menekankan pada rekomendasi kebijakan integritas anti-korupsi, anti-pencucian uang,anti-terorisme dan pelayanan pemerintahan serta bisnis yang berintegritas terutama di era digital
yang harus melindungi hak-hak privasi dari kejahatan siber,” ujar beliau.

Saat ini, I&C TF telah merumuskan empat rekomendasi. Pertama, mempromosikan tata kelola yang berkelanjutan dalam bisnis untuk mendukung inisiatif ESG. Kedua, mendorong aksi kolektif untuk mengurangi risiko integritas. Ketiga, menumbuhkan tindakan perlawanan yang
tangkas untuk memerangi risiko pencucian uang/pendanaan teroris dan keempat, memperkuat tata kelola untuk mengurangi risiko kejahatan siber yang semakin meningkat.

Diskusi B20-G20 yang digelar I&C TF ini juga rencananya akan dihadiri oleh Menko
Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menko Polhukam RI Mahfud MD, Ketua KPK RI Firli Bahuri, serta perwakilan pejabat dari OJK dan PPATK.

Perwakilan Pemerintah India juga akan memberikan sambutan, yaitu Secretary at Department of Personnel and Training, Government of India, Smt. S. Radha Chauhan dan Chairman of Confederation of Indian Industry (CII) National Council on Corporate Governance, Keki Mistry
sebagai perwakilan dari CII.

Selain itu, acara ini juga akan dibagi dalam dua sesi diskusi panel. Panel pertama membahas tentang ‘Mempromosikan tata kelola yang berkelanjutan dan mempercepat adopsi standar pelaporan keberlanjutan global dalam bisnis untuk mendukung inisiatif ESG’. Sesi panel pertama akan dipandu oleh Amelia Susanto, B20 I&C TF Policy Manager yang juga menjabat sebagai Vice President Financial Institutions Group di PT Bank Central Asia, Tbk. dengan menghadirkan pembicara dari Chair of G20 Indonesia Anti-Corruption Working Group,
Rolliansyah Soemirat; B20 I&C TF Co-Chair: Daniel Malan (Assistant Professor of Business Ethics, Trinity Business School) dan Klaus Moosmayer (Member of Executive Committee and Chief Ethics, Risk and Compliance Officer of Novartis); serta Ali Izadi Najafabadi (Head of Asia-Pacific at BloombergNEF).

Sedangkan panel kedua mengambil topik tentang ‘Mendorong inisiatif Aksi Kolektif untuk mempromosikan integritas yang lebih besar’. Sesi panel kedua akan dipandu oleh Paolo Kartadjoemena, B20 I&C TF Deputy Chair yang juga menjabat sebagai Senior Executive Vice
President Corporate Transformation di PT Bank Negara Indonesia, Tbk. dengan menghadirkan pembicara dari B20 I&C TF Co-Chair: Gemma Aiolfi (Head of Compliance, Corporate Governance & Collective Action of Basel Institute on Governance), Che Sidanius (Global Head
of Financial Crime & Industry Affairs of Refinitiv) dan Reynaldo Goto (Chief Compliance Officer of BRF Global); serta Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN, Nawal Nely. Diskusi panel kemudian ditutup dengan wrap-up session yang akan dibawakan oleh Stevanus Alexander Sianturi, B20 I&C TF Knowledge Partner yang juga menjabat sebagai Forensic and Integrity Services Partner dari EY Indonesia.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download mobile firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: B20cobisnis.comg20Tata kelola

Related Posts

OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

by Iwan Supriyatna
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pemeriksaannya terhadap penyelenggaran pindar Dana Syariah Indonesia (DSI) menemukan delapan pelanggaran yang...

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

by Hidayat Taufik
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa sistem pemilihan...

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Chatbot kecerdasan buatan Grok milik Elon Musk tidak lagi diizinkan untuk mengedit “gambar orang asli dalam pakaian...

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketika grup K-pop terbesar di dunia ini mengumumkan hiatus pada akhir 2022, BTS sedang berada di puncak...

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ada beberapa hal yang paling dinikmati Arabella Carey Adolfsson sejak tinggal di Swedia, mulai dari memancing di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Kredit dan DPK Tumbuh Dua Digit, Likuiditas Terjaga Dukung Akselerasi Kinerja Bank Mandiri Jelang Tutup Buku 2025

Fundamental Kuat, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp9,3 Triliun

January 14, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved