JAKARTA, Cobisnis.com – Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump ingin publik memahami satu hal penting: film terbarunya bukanlah sebuah dokumenter. Hal itu ia sampaikan langsung di hadapan para anggota kabinet, influencer konservatif, dan sejumlah selebritas minor yang hadir dalam pemutaran perdana film berjudul Melania di gedung opera Kennedy Center yang telah berganti nama, Kamis malam waktu setempat.
“Sebagian orang menyebut ini dokumenter. Ini bukan,” ujar Melania Trump. Menurutnya, film tersebut merupakan pengalaman kreatif yang menyajikan perspektif, wawasan, dan momen-momen tertentu dari hidupnya.
Setelah lebih dari satu tahun proses produksi, Melania resmi melakukan debutnya, sekaligus memperlihatkan bagaimana peran ibu negara kini berkembang menjadi ladang bisnis yang sangat menguntungkan. Melania Trump diketahui menandatangani kesepakatan senilai US$40 juta dengan Amazon MGM Studios, ditambah anggaran pemasaran sekitar US$35 juta.
Saat ditanya soal tolok ukur kesuksesan film, Melania tidak menyinggung soal pendapatan box office atau jumlah penonton streaming. Baginya, proyek ini sudah sukses sejak awal. Ia mengaku bangga dengan hasilnya, terlepas dari apakah publik menyukai atau tidak film tersebut.
Film ini mendokumentasikan sekitar 20 hari masa kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih. Langkah ini dinilai belum pernah terjadi sebelumnya, karena seorang ibu negara yang masih menjabat mengambil keuntungan finansial dari akses ke kehidupan pribadinya sesuatu yang biasanya dilakukan setelah masa jabatan berakhir melalui buku atau tur ceramah.
Meski kontrak ditandatangani saat Melania masih berstatus warga sipil pada masa transisi pemerintahan, tim produksi tetap mendapatkan akses setelah pelantikan Presiden Donald Trump. Mereka bahkan ikut dalam penerbangan Air Force One dan mendokumentasikan perjalanan pasangan presiden ke wilayah terdampak bencana.
Film tersebut disebut dikurasi secara ketat, dengan Melania Trump bertindak sebagai produser eksekutif yang memegang kendali editorial penuh. Beberapa adegan menampilkan momen persiapan Hari Pelantikan, termasuk komentar Donald Trump soal jadwal pertandingan final sepak bola kampus yang bertepatan dengan pelantikannya.
Melania juga berbagi kisah personal tentang kepergian sang ibu, Amalija Knavs, pada Januari 2024, serta memperlihatkan proses pemilihan busana dan perencanaan acara kenegaraan. Presiden Donald Trump sendiri memberikan ulasan singkat, menyebut film itu “sangat glamor.”
Pemutaran perdana berlangsung meriah dengan dekorasi hitam-putih bertema Melania Trump dan kehadiran sejumlah tokoh politik serta figur publik. Film ini mulai tayang di bioskop pada Jumat dan akan menjadi ujian apakah rasa penasaran publik terhadap sosok ibu negara cukup kuat untuk menarik penonton ke layar lebar.














