• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, March 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Desainer Amerika Terlalu Terjebak Nostalgia?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 14, 2026
in Lifestyle
0
Desainer Amerika Terlalu Terjebak Nostalgia?

JAKARTA, Cobisnis.com – Musim ini, sejumlah desainer Amerika tampak menjadikan masa lalu mereka sendiri sebagai sumber inspirasi utama. Marc Jacobs, misalnya, secara terbuka menyebut koleksinya dari 1993, 1995, 1998, 2003, dan 2013 sebagai referensi dalam catatan peragaan busananya. Sementara Michael Kors yang merayakan 45 tahun mereknya, mengambil inspirasi dari koleksi Fall 1998.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan: apakah nostalgia mampu menyelamatkan industri mode Amerika yang tengah tertekan oleh tarif perdagangan, runtuhnya department store, serta lanskap ritel dan media yang semakin homogen? Atau justru para desainer terlalu asyik bernostalgia hingga melupakan kebutuhan konsumen masa kini?

Beberapa nama memang identik dengan pendekatan retrospektif. Ralph Lauren, misalnya, sejak lama dikenal piawai meramu gaya klasik dengan sentuhan personal yang kuat. Filosofinya adalah memadukan elemen yang nyaris usang dengan individualitas yang berani dan pendekatan itu terbukti tetap laris.

Namun di tengah era Instagram dan budaya selebritas, di mana busana kerap dirancang demi viralitas, konsumen justru semakin condong pada produk vintage dan secondhand. Mereka mencari keaslian, bukan sekadar “versi baru dari gaya lama.” Pertanyaannya, apakah mengulang kejayaan masa lalu benar-benar menjawab kebutuhan itu?

Koleksi Jacobs yang terinspirasi era 1990-an dengan siluet ramping dan detail glamor yang subtil seakan menjadi sinyal berakhirnya era “clickbait fashion.” Meski demikian, pakaian yang mudah dikenakan saja tidak cukup. Mode, pada hakikatnya, juga harus menawarkan sesuatu yang unik dan sedikit eksentrik sebuah bukti kehidupan di tengah dunia yang serba seragam.

Lauren memahami bahwa pelanggannya bukan hanya membeli jaket bermotif klasik atau celana lipit, melainkan juga ide styling yang menyertainya. Setelah kembali ke runway pria di Milan Januari lalu, para penggemar mode membedah setiap tampilan untuk mencari inspirasi. Nilai jualnya bukan semata nostalgia, tetapi cara memakainya di masa kini.

Beberapa desainer dinilai berhasil menghadirkan keseimbangan tersebut. Michael Kors tampil kuat lewat rancangan outerwear yang elegan namun praktis “di New York, mantel adalah kartu nama Anda,” ujarnya. Sementara Wes Gordon di Carolina Herrera menghadirkan koleksi yang merayakan perempuan modern dengan mantel canggih, set rajut chic, dan gaun bermotif yang tak berlebihan.

Namun tidak semua rumah mode sukses memadukan warisan dengan pembaruan. Proenza Schouler, yang dahulu digadang sebagai masa depan mode Amerika, kini mencoba bangkit dengan menunjuk Rachel Scott sebagai direktur kreatif. Tantangannya adalah bagaimana menghormati “kode” lama tanpa terjebak di dalamnya.

Hal serupa terlihat di Calvin Klein yang memasuki musim ketiga reboot di bawah desainer Italia Veronica Leoni. Alih-alih terasa segar, koleksinya dinilai seperti campuran nostalgia 1990-an, 2010-an, dan minimalisme era 2020-an tanpa arah jelas lebih menyerupai produk korporat ketimbang ekspresi personal yang autentik.

Pada akhirnya, nostalgia bisa menjadi alat yang kuat namun bukan tujuan akhir. Mode tidak hanya tentang mengulang masa lalu, melainkan juga tentang merespons zaman. Dalam dunia yang semakin kompleks, desainer dituntut bukan sekadar menghadirkan kenangan, tetapi menawarkan perspektif baru yang relevan dan berani.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
download karbonn firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comFashionAmerikaMarcJacobsMichaelKorsRalphLauren

Related Posts

Wilmar Sosialisasikan Program Anti-Bullying kepada Siswa

Wilmar Sosialisasikan Program Anti-Bullying kepada Siswa

by Iwan Supriyatna
March 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wilmar terus berkomitmen terhadap pembangunan karakter generasi muda, melalui sosialisasi program anti-bullying di sekolah-sekolah yang berada di...

JK Soroti Ancaman Pasokan BBM Indonesia di Tengah Ketegangan AS–Iran

JK Soroti Ancaman Pasokan BBM Indonesia di Tengah Ketegangan AS–Iran

by Hidayat Taufik
March 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, mengingatkan pemerintah agar bersiap menghadapi kemungkinan terbatasnya pasokan bahan bakar...

Arsenal Amankan Tiket Perempatfinal Piala FA Setelah Taklukkan Mansfield Town

Arsenal Amankan Tiket Perempatfinal Piala FA Setelah Taklukkan Mansfield Town

by Hidayat Taufik
March 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Arsenal berhasil memastikan tempat di perempatfinal Piala FA setelah meraih kemenangan 2-1 atas Mansfield Town. Pertandingan babak...

Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

by Hidayat Taufik
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ermanto Usman (65), pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), ditemukan meninggal dunia di kediamannya di kawasan...

Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer

Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer

by Iwan Supriyatna
March 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menjawab meningkatnya kebutuhan distribusi sektor industri konsumsi nasional, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mengambil langkah strategis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

March 7, 2026
BSI Catat Emas Kelolaan 22,5 Ton Setahun Usai Peluncuran Layanan Bullion Bank

BSI Catat Emas Kelolaan 22,5 Ton Setahun Usai Peluncuran Layanan Bullion Bank

March 7, 2026
BSI Berbagi : 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

BSI Berbagi : 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

March 8, 2026
Wilmar Sosialisasikan Program Anti-Bullying kepada Siswa

Wilmar Sosialisasikan Program Anti-Bullying kepada Siswa

March 8, 2026
Keluarga Vidi Aldiano Disebut Sudah Ikhlas Melepas Kepergiannya

Keluarga Vidi Aldiano Disebut Sudah Ikhlas Melepas Kepergiannya

March 8, 2026
Anya Geraldine Datang Melayat, Suasana Rumah Duka Jadi Perhatian

Anya Geraldine Datang Melayat, Suasana Rumah Duka Jadi Perhatian

March 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved