• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Startup Center

Debitur KUR Mikro Mulai Merasakan Manfaat Program PEN

Rizki Meirino by Rizki Meirino
July 18, 2020
in Startup Center
0
Ini Respons BRI Terkait Instruksi Bank Beri Relaksasi Kredit bagi Pelaku UMKM

Cobisnis.com – Perlahan namun pasti, guyuran dana ratusan triliun rupiah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), khususnya bagi pelaku koperasi dan UMKM, mulai dirasakan manfaatnya. Tak sedikit, pelaku UMKM yang usahanya limbung terdampak Covid-19 mulai bangkit dan eksis kembali.

Lihat saja Sukma Nuralim, pedagang martabak keliling yang berlokasi di Bintaro, Jakarta Selatan. Pada 2018, pelaku usaha mikro dengan brand Martabak Galbes (Tegal-Brebes) memperoleh KUR Mikro dari Bank BNI sebesar Rp25 juta.

Usaha Sukma pun berkembang dengan pesat. Namun, pandemi virus Covid-19 membuat usaha Sukma mulai tersendat. Tak pelak, cicilan KUR yang tadinya sangat lancar menjadi tersendat. “Sebelum pandemi, omzet usaha saya perhari tak kurang dari Rp2 juta. Setelah pandemi tak bisa lebih dari Rp1 juta”, tukas Sukma dalam konferensi pers terkait update kinerja program PEN khusus Sektor KUMKM, di Jakarta, Kamis (16/7).

Untungnya, lanjut Sukma, lewat program PEN dengan skema restrukturisasi kredit, Bank BNI menawarkan tambahan permodalan (KUR Mikro) sebesar Rp25 juta tanpa jaminan.

Usaha Martabak Galbes pun kembali bangkit. “Dengan pembinaan dan pendampingan dari Bank BNI, usaha martabak saya mulai merambah ke pemasaran online melalui GoFood dan GrabFood”, ungkap Sukma.

Bahkan, ungkap Sukma, dirinya sudah tidak lagi berjualan keliling melainkan sudah memiliki tempat usaha. Dan kini sudah bisa memiliki tiga cabang atau titik jualan martabak. “Saya merasakan betul manfaat dari jualan martabak secara online”, tandas Sukma.

Selain Sukma, Tony Hidayat pun merasakan manfaat sentuhan program PEN bagi kelangsungan usahanya. Produsen dan pedagang ikan pindang (masak) di Pasar Parung, Kabupaten Bogor itu mengaku bahwa sejak pandemi Covid-19 omzet usahanya menurun drastis sekitar 50%.

“Biasanya, dari dua lapak milik saya, bisa menjual ikan pindang sebesar Rp12 juta perhari. Namun, saat pandemi menurun menjadi tak lebih dari Rp8 juta”, kata Tony.

Tony terbilang beruntung mendapat dukungan permodalan KUR Mikro dari Bank BNI sebesar Rp25 juta tanpa jaminan. Pasalnya, sebelumnya dia bukanlah debitur dari bank plat merah tersebut.

“Yang debitur KUR dari Bank BNI sebetulnya Pak Solihin, pedagang ikan yang levelnya ada di atas saya. Saya menjadi bagian kluster dari usaha Pak Solihin. Bank BNI mapping para usaha mikro yang ada di kluster bisnis Pak Solihin. Alhamdulillah, saya termasuk yang mendapat dukungan permodalan KUR dari Bank BNI”, papar Tony penuh syukur.

Capai Rp10,24 T

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha KemenkopUKM Eddy Satriya menjelaskan, realisasi belanja program PEN untuk sektor koperasi dan usaha mikro kecil menengah (KUMKM) hingga periode 16 Juli 2020 mencapai Rp10,24 triliun.

Realisasi ini meningkat menjadi 8,3% dari sebelumnya yang hanya 6,82% pada 9 Juli 2020. Total pagu anggaran program PEN untuk KUMKM mencapai Rp123,46 triliun.

Untuk realisasi penempatan dana pemerintah pada bank anggota Himbara pada periode tersebut sudah mencapai Rp9,98 triliun atau 12,67% dari total pagu Rp78,78 triliun. Sementara untuk penyaluran pembiayaan investasi yang disalurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM untuk koperasi sudah mencapai Rp247,9 miliar dari pagu yang ditetapkan Rp1 triliun.

“Penyaluran kredit modal kerja baru yang melalui LPDB atau BLU (Badan Layanan Umum) kami hingga 16 Juli 2020 naik 24,79% atau naik Rp8,3 miliar menjadi Rp247,9 miliar,” kata Eddy

Terkait dengan penempatan dana pemerintah pada anggota bank Himbara, Edi merinci bahwa hingga periode 16 Juli 2020 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) telah terdistribusikan sebesar Rp8,12 triliun.

Kemudian, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp1,03 triliun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp780 miliar dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) sebesar Rp34 miliar.

Penempatan dana ini diharapkan dapat ditingkatkan ekskalasi nilainya hingga tiga kali lipat. Sehingga, peran perbankan pada program PEN khususnya bagi sektor KUMKM bisa semakin banyak dirasakan manfaatnya.

“Tugas kami dari program PEN ini adalah memastikan program berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Maka kami buka hotline untuk masyarakat yang mau melaporkan atau yang mengadu apabila terdapat hambatan dalam mengakses stimulus pemerintah yang dilakukan melalui program ini,” tutur Edi.

Sementara itu, GM Divisi Bisnis Usaha Kecil Bank BNI Bambang Setyatmojo menjelaskan bahwa pihaknya aktif melakukan upaya pendampingan pada pelaku UMKM yang terdampak covid-19. “Hingga hari ini program restrukturisasi kredit yang dilakukannya sudah melebihi target”, kata Bambang.

Kini, lanjut Bambang, total restrukturisasi kredit bagi pelaku usaha mikro dan kecil senilai Rp18,5 triliun dari target Rp18 triliun. Jumlah pelaku usaha mikro dan kecil yang mendapatkan fasilitas relaksasi akibat Covid-19 mencapai lebih dari 100 ribu pelaku usaha.

“Angkanya sekitar 100 ribuan pelaku usaha yang kami lakukan stimulus dan proses restrukturisasi. Bahkan, stimulus ke UMKM sudah selesai dan bahkan melebihi target melebihi,” kata Bambang.

Terkait dengan pemanfaatan dana pemerintah yang ditempatkan di perseroan, Bambang meyakini pihaknya bisa meningkatkan atau meleverage dana tersebut hingga tiga kali lipat. Jatah yang diberikan kepada BNI melalui program penempatan dana pemerintah sebesar Rp5 triliun.

Oleh sebab itu, diharapkan dalam beberapa waktu ke depan bisa meningkat nilainya menjadi Rp15 triliun.

“Terkait optimalisasi dana PEN, kita akan naikkan hingga tiga kalinya, artinya menjadi Rp15 triliun. Nah dari total itu sekitar Rp12,5 triliun nanti akan kami arahkan khusus pada UMKM dan sisanya ke korporat yang memiliki tenaga kerja banyak namun terdampak covid-19,” pungkas Bambang

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: Cobisniscobisnis & bisnisUKMumkm

Related Posts

Gagal Jambret Nenek 70 Tahun, Pria di Jelambar Malah Balik Jadi Bantu nenek

Gagal Jambret Nenek 70 Tahun, Pria di Jelambar Malah Balik Jadi Bantu nenek

by Hidayat Taufik
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang nenek berinisial LSJ (70) menjadi korban percobaan penjambretan di kawasan Jelambar, Jakarta Barat, pada Senin (2/3/2026)...

Dampak Perang, Travel Umrah Tunda Pemberangkatan

Dampak Perang, Travel Umrah Tunda Pemberangkatan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran mulai berdampak pada perjalanan ibadah umrah. Sejumlah travel umrah di Balikpapan...

Konflik Timur Tengah Guncang Ekonomi Dunia, Brent Tembus US$ 82

Konflik Timur Tengah Guncang Ekonomi Dunia, Brent Tembus US$ 82

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran langsung mengguncang pasar global. Harga minyak melonjak tajam, bursa...

Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Sulit Dijangkau

Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Sulit Dijangkau

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ancaman Iran untuk menutup Selat Hormuz kembali memicu alarm global. Jalur sempit ini bukan sekadar laut biasa,...

Perang AS–Israel vs Iran Meluas ke Negara Arab, Pangkalan Militer hingga Kedutaan Jadi Target

Perang AS–Israel vs Iran Meluas ke Negara Arab, Pangkalan Militer hingga Kedutaan Jadi Target

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran kian meluas ke sejumlah negara Arab. Serangan balasan Teheran...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Usai Khamenei Tewas, Bendera Merah Berkibar di Qom, Simbol Apa?

Deretan Anak Try Sutrisno, dari Jenderal TNI hingga Perwira Tinggi Polri

March 2, 2026
Prudential Syariah, Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026, Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards,

Prudential Syariah, Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026, Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards,

February 28, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Indonesia Enterprise Risk Management dan  Indonesia Best CFO Awards 2026

Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Indonesia Enterprise Risk Management dan Indonesia Best CFO Awards 2026

March 3, 2026
Agenda Khusus Prabowo Malam Ini: Mantan Presiden Dikumpulkan

Agenda Khusus Prabowo Malam Ini: Mantan Presiden Dikumpulkan

March 3, 2026
Iran Sebut 560 Tentara AS Jadi Korban dalam Serangan Balasan ke Pangkalan Militer

Iran Sebut 560 Tentara AS Jadi Korban dalam Serangan Balasan ke Pangkalan Militer

March 3, 2026
Tokoh Adat dan Warga Lingkar Tambang Dairi Nyatakan Dukungan untuk Investasi PT DPM

Tokoh Adat dan Warga Lingkar Tambang Dairi Nyatakan Dukungan untuk Investasi PT DPM

March 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved