• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, November 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Daratan Seluas 32,8 Hektare Muncul di Dekat Anak Krakatau

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
in News
0
Daratan Seluas 32,8 Hektare Muncul di Dekat Anak Krakatau

JAKARTA, Cobisnis.com – Kemunculan daratan baru di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, sempat memunculkan spekulasi soal munculnya “cucu Krakatau”. Namun, pakar kebencanaan Daryono Perwira Sakti menyebut daratan tersebut bukan gunung api baru yang berdiri sendiri.

Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia itu menjelaskan daratan baru tersebut terbentuk dari akumulasi material vulkanik. Material seperti abu, batuan, dan lava hasil erupsi Gunung Anak Krakatau mengendap di laut hingga akhirnya muncul ke permukaan.

“Faktanya, daratan ini bukanlah gunung api independen, melainkan akumulasi material vulkanik seperti abu, batuan, dan lava hasil erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengendap di laut,” kata Daryono.

Menurut Daryono, proses tersebut dipengaruhi kondisi geologis dan oseanografis di sekitar kawasan Anak Krakatau. Dasar laut di area kaldera purba sisa letusan 1883 relatif dangkal sehingga material erupsi dapat lebih cepat menumpuk.

Lontaran piroklastik dan aliran lava selama erupsi juga banyak bergerak ke sektor tersebut. Selain itu, arus dan gelombang laut Selat Sunda ikut memindahkan material erosi ringan hingga mengendap di area perairan yang lebih tenang.

Daratan baru tersebut tidak serta merta akan bertahan secara permanen. Daryono mengatakan keberadaannya sangat bergantung pada keseimbangan antara aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan proses erosi alam.

Jika aktivitas erupsi terus berlangsung, pasokan material baru dapat membuat daratan semakin luas. Struktur tersebut juga dapat menjadi lebih kuat apabila materialnya tertutup lava yang kemudian membeku menjadi batuan.

Sebaliknya, ketika aktivitas erupsi berhenti, gelombang dan abrasi laut dapat mengikis material yang belum padat. Longsoran bawah laut atau erupsi eksplosif besar juga berpotensi merusak struktur endapan yang masih muda.

Daryono menjelaskan terdapat sejumlah kondisi yang harus dipenuhi agar sebuah daratan dapat dikategorikan sebagai gunung api baru. Salah satunya adalah keberadaan saluran magma mandiri yang terhubung ke dapur magma melalui rekahan baru dan terpisah dari kawah induknya.

Gunung api baru juga harus memiliki aktivitas erupsi magmatik sendiri, termasuk mengeluarkan magma atau gas dari kawahnya. Selain itu, harus terdapat struktur geologis dan deformasi sendiri, seperti gempa vulkanik lokal atau pembengkakan tanah yang terpusat di bawah daratan tersebut.

Kemunculan daratan baru sebelumnya juga dipantau Badan Geologi melalui citra satelit Sentinel. Dua daratan baru terpantau di sebelah barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau dan diduga berkaitan dengan erupsi yang berlangsung sekitar 25 jam.

Badan Geologi juga mencatat adanya penambahan daratan seluas 32,8 hektare di antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung. Penambahan tersebut dikaitkan dengan pengendapan material piroklastik dan aliran lava dari aktivitas erupsi pada 4 hingga 6 September 2026.

Daryono mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang beredar di media sosial. Kemunculan daratan tersebut merupakan bagian dari proses sedimentasi vulkanik yang dapat terjadi di kawasan gunung api aktif.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free download udemy course
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: Anak KrakatauDaratan BaruGunung Anak KrakatauSelat Sundavulkanologi

Related Posts

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Ahli Jelaskan Hal yang Perlu Diwaspadai

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Ahli Jelaskan Hal yang Perlu Diwaspadai

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami tiga kali erupsi pada Rabu (28/10/2026) malam. Aktivitas tersebut...

KMP Batumandi terbakar di Selat Sunda saat membawa 420 penumpang dan 89 kendaraan. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.

KMP Batumandi Terbakar, 420 Penumpang Selamat

by Desti Dwi Natasya
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polda Banten melaporkan perkembangan penanganan kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi yang terjadi saat berlayar dari Pelabuhan...

Anak Krakatau Berstatus Siaga, BPBD Minta Warga Lebih Waspada

Anak Krakatau Berstatus Siaga, BPBD Minta Warga Lebih Waspada

by Hidayat Taufik
October 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda meningkat dari Level II atau Waspada menjadi Level...

Ada Temuan Jasad di Pantai Labuan, Polisi Buka Suara

Ada Temuan Jasad di Pantai Labuan, Polisi Buka Suara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polisi memastikan jasad laki laki yang ditemukan di pesisir Pantai Kampung Nelayan 1, Desa Teluk, Kecamatan Labuan,...

Kabar Baru 5 Jurnalis Hilang, Jasad Awak Kapal Ditemukan?

Kabar Baru 5 Jurnalis Hilang, Jasad Awak Kapal Ditemukan?

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Informasi mengenai penemuan jasad awak kapal yang ditumpangi lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda beredar pada...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

November 6, 2026
Bank Mandiri dan Visa Dorong Pertumbuhan Brand Lokal Lewat Livin’ MARKT

Bank Mandiri dan Visa Dorong Pertumbuhan Brand Lokal Lewat Livin’ MARKT

November 5, 2026
Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

November 6, 2026
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

November 6, 2026
Tangis Fitrah Maulana Usai Blunder, Bangga Bawa Persib Lolos

Ancol Gratiskan Tiket Masuk hingga 12 November 2026, Ini Caranya

November 7, 2026
Tingkatkan Kunjungan Wisman ASEAN dan Korea, Kemenpar Gelar AK-RT 2026

Tingkatkan Kunjungan Wisman ASEAN dan Korea, Kemenpar Gelar AK-RT 2026

November 7, 2026
Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Dokter Mengatur Menu Harian

November 7, 2026
Tangis Fitrah Maulana Usai Blunder, Bangga Bawa Persib Lolos

Nico Paz Menggila di Liga Champions, Real Madrid Bisa Menyesal

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved