• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Daratan Seluas 32,8 Hektare Muncul di Dekat Anak Krakatau

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
in News
0
Daratan Seluas 32,8 Hektare Muncul di Dekat Anak Krakatau

JAKARTA, Cobisnis.com – Kemunculan daratan baru di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, sempat memunculkan spekulasi soal munculnya “cucu Krakatau”. Namun, pakar kebencanaan Daryono Perwira Sakti menyebut daratan tersebut bukan gunung api baru yang berdiri sendiri.

Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia itu menjelaskan daratan baru tersebut terbentuk dari akumulasi material vulkanik. Material seperti abu, batuan, dan lava hasil erupsi Gunung Anak Krakatau mengendap di laut hingga akhirnya muncul ke permukaan.

“Faktanya, daratan ini bukanlah gunung api independen, melainkan akumulasi material vulkanik seperti abu, batuan, dan lava hasil erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengendap di laut,” kata Daryono.

Menurut Daryono, proses tersebut dipengaruhi kondisi geologis dan oseanografis di sekitar kawasan Anak Krakatau. Dasar laut di area kaldera purba sisa letusan 1883 relatif dangkal sehingga material erupsi dapat lebih cepat menumpuk.

Lontaran piroklastik dan aliran lava selama erupsi juga banyak bergerak ke sektor tersebut. Selain itu, arus dan gelombang laut Selat Sunda ikut memindahkan material erosi ringan hingga mengendap di area perairan yang lebih tenang.

Daratan baru tersebut tidak serta merta akan bertahan secara permanen. Daryono mengatakan keberadaannya sangat bergantung pada keseimbangan antara aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan proses erosi alam.

Jika aktivitas erupsi terus berlangsung, pasokan material baru dapat membuat daratan semakin luas. Struktur tersebut juga dapat menjadi lebih kuat apabila materialnya tertutup lava yang kemudian membeku menjadi batuan.

Sebaliknya, ketika aktivitas erupsi berhenti, gelombang dan abrasi laut dapat mengikis material yang belum padat. Longsoran bawah laut atau erupsi eksplosif besar juga berpotensi merusak struktur endapan yang masih muda.

Daryono menjelaskan terdapat sejumlah kondisi yang harus dipenuhi agar sebuah daratan dapat dikategorikan sebagai gunung api baru. Salah satunya adalah keberadaan saluran magma mandiri yang terhubung ke dapur magma melalui rekahan baru dan terpisah dari kawah induknya.

Gunung api baru juga harus memiliki aktivitas erupsi magmatik sendiri, termasuk mengeluarkan magma atau gas dari kawahnya. Selain itu, harus terdapat struktur geologis dan deformasi sendiri, seperti gempa vulkanik lokal atau pembengkakan tanah yang terpusat di bawah daratan tersebut.

Kemunculan daratan baru sebelumnya juga dipantau Badan Geologi melalui citra satelit Sentinel. Dua daratan baru terpantau di sebelah barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau dan diduga berkaitan dengan erupsi yang berlangsung sekitar 25 jam.

Badan Geologi juga mencatat adanya penambahan daratan seluas 32,8 hektare di antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung. Penambahan tersebut dikaitkan dengan pengendapan material piroklastik dan aliran lava dari aktivitas erupsi pada 4 hingga 6 September 2026.

Daryono mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang beredar di media sosial. Kemunculan daratan tersebut merupakan bagian dari proses sedimentasi vulkanik yang dapat terjadi di kawasan gunung api aktif.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Anak KrakatauDaratan BaruGunung Anak KrakatauSelat Sundavulkanologi

Related Posts

Anak Krakatau Berstatus Siaga, BPBD Minta Warga Lebih Waspada

Anak Krakatau Berstatus Siaga, BPBD Minta Warga Lebih Waspada

by Hidayat Taufik
October 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda meningkat dari Level II atau Waspada menjadi Level...

Ada Temuan Jasad di Pantai Labuan, Polisi Buka Suara

Ada Temuan Jasad di Pantai Labuan, Polisi Buka Suara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polisi memastikan jasad laki laki yang ditemukan di pesisir Pantai Kampung Nelayan 1, Desa Teluk, Kecamatan Labuan,...

Kabar Baru 5 Jurnalis Hilang, Jasad Awak Kapal Ditemukan?

Kabar Baru 5 Jurnalis Hilang, Jasad Awak Kapal Ditemukan?

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Informasi mengenai penemuan jasad awak kapal yang ditumpangi lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda beredar pada...

Surakman, Kru Kapal yang Bawa 5 Wartawan Ditemukan

Surakman, Kru Kapal yang Bawa 5 Wartawan Ditemukan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Surakman alias Sukarman, 60, salah satu kru kapal Arupadatu 1 yang hilang saat membawa lima wartawan, ditemukan...

Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Ini Aturan Terbarunya

Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Ini Aturan Terbarunya

by Hidayat Taufik
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) mengalami penurunan dari Level III atau Siaga menjadi Level II atau...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

October 15, 2026
Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah

Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 digelar pada 23–25 Oktober di JICC dengan 426 tenant, promosi produk lokal, dan beragam aktivitas halal lifestyle.

BSI Ajak Gen Z Bawa Brand Lokal Mendunia

October 15, 2026
Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

October 15, 2026
Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya, Produksi Harian Capai 160 Ton

Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya, Produksi Harian Capai 160 Ton

October 16, 2026
Ilustrasi Menimbang Berat Badan - pexels/SHVETS Production

Apa yang Menyebabkan Kenaikan Berat Badan dalam Semalam?

October 16, 2026
OJK Respons Penilaian MSCI, Reformasi Pasar Modal Indonesia Terus Dipercepat

OJK Respons Penilaian MSCI, Reformasi Pasar Modal Indonesia Terus Dipercepat

October 16, 2026
UGM Diajak Mentan Amran Kembangkan Ribuan Hektare Lahan Kedelai

UGM Diajak Mentan Amran Kembangkan Ribuan Hektare Lahan Kedelai

October 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved