• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, July 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Dana Korupsi Taspen Rp1 T, Setara Bayar Gaji Ratusan Ribu ASN

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 14, 2025
in News
0
Dana Korupsi Taspen Rp1 T, Setara Bayar Gaji Ratusan Ribu ASN

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti besarnya nilai korupsi dalam kasus investasi fiktif PT Taspen yang mencapai Rp1 triliun. Nilai itu, menurut juru bicara KPK Budi Prasetyo, cukup untuk membayar gaji pokok sekitar 400 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN). Jumlah tersebut menunjukkan betapa besar dampak ekonomi dari tindak pidana korupsi.

Budi menjelaskan, perhitungan itu diambil dari rata-rata gaji pokok ASN sebesar Rp2,5 juta per bulan. Ia menilai angka tersebut sangat besar jika dibandingkan dengan manfaat yang seharusnya diterima jutaan ASN yang menjadi peserta Taspen. Menurutnya, dana pensiun ASN semestinya dijaga dengan penuh tanggung jawab dan transparansi.

“Kalau kita konversi nilai Rp1 triliun itu, mungkin bisa membayar 400 ribu gaji pokok ASN. Nilai yang sangat besar,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa (14/10/2025). Ia menambahkan, kasus ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola dana negara.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena dana yang dikorupsi bersumber dari iuran 4,8 juta ASN di seluruh Indonesia. Dana tersebut merupakan tabungan hari tua yang dikelola PT Taspen sebagai bagian dari program jaminan sosial. KPK menilai, tindakan ini mencederai hak jutaan ASN yang telah menabung selama bertahun-tahun.

“Investasi di Taspen itu adalah harapan masa depan para ASN dan keluarganya. Jadi ketika dana itu diselewengkan, dampaknya sangat miris,” lanjut Budi. Ia menekankan pentingnya integritas dan pengawasan yang kuat dalam mengelola dana publik, khususnya yang bersumber dari masyarakat.

Sebelumnya, mantan Direktur Utama PT Taspen, Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Ia dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama yang merugikan negara hingga Rp1 triliun. Vonis ini menjadi peringatan keras bagi pejabat pengelola dana publik.

Dalam amar putusan, majelis hakim juga menjatuhkan denda sebesar Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. Selain itu, Kosasih diwajibkan membayar uang pengganti sekitar Rp35 miliar. Jika tidak dipenuhi, maka diganti dengan pidana tambahan tiga tahun kurungan. Putusan ini diharapkan memberi efek jera bagi pelaku korupsi lain.

Rincian uang pengganti mencakup berbagai mata uang asing, mulai dari dolar Amerika, dolar Singapura, hingga yen Jepang. Seluruh aset milik Kosasih dapat dirampas dan dilelang untuk menutupi kerugian negara. KPK menegaskan, langkah tegas ini penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

KPK menilai, putusan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan dana pensiun dan jaminan hari tua ASN. Kasus Taspen diharapkan menjadi pelajaran agar lembaga keuangan negara lebih transparan dan akuntabel dalam menjalankan investasi. Reformasi tata kelola dinilai mutlak diperlukan.

Dari sisi ekonomi, Rp1 triliun bukan sekadar angka besar di atas kertas, tetapi juga mencerminkan potensi hilangnya daya beli ribuan keluarga ASN. Jika uang tersebut beredar di masyarakat, nilainya bisa ikut menggerakkan konsumsi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Korupsi semacam ini tak hanya merusak sistem, tapi juga menghambat kesejahteraan publik.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: CobisnisEkonomi NegaraKorupsiKPKPebisnismuda

Related Posts

Prabowo Buka Jalur Laporan MBG via TikTok, Siap Tindak Dugaan Penyelewengan

Prabowo Buka Jalur Laporan MBG via TikTok, Siap Tindak Dugaan Penyelewengan

by Hidayat Taufik
July 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama jika menemukan dugaan...

Kasus Bupati Kuansing, KPK Sita 12.000 Dolar Singapura yang Diduga untuk Menhut

Kasus Bupati Kuansing, KPK Sita 12.000 Dolar Singapura yang Diduga untuk Menhut

by Hidayat Taufik
July 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar 12.000 dolar Singapura yang diduga merupakan bagian dari uang dalam...

Silmy Karim Berpotensi Dijerat Pasal TPPU, KPK Telusuri Aliran Dana dan Aset

Silmy Karim Berpotensi Dijerat Pasal TPPU, KPK Telusuri Aliran Dana dan Aset

by Hidayat Taufik
July 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan untuk menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam penanganan perkara...

Petinggi KPK Temui Purbaya di Kemenkeu, Bahas Apa?

Petinggi KPK Temui Purbaya di Kemenkeu, Bahas Apa?

by Hidayat Taufik
July 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan...

Kejagung Tunggu Hasil Penyidikan Polri terkait Penggeledahan Rumah di Sentul

Kejagung Tunggu Hasil Penyidikan Polri terkait Penggeledahan Rumah di Sentul

by Hidayat Taufik
July 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) merespons penggeledahan yang dilakukan penyidik kepolisian dalam penyidikan perkara dugaan korupsi. Kejagung menegaskan menghormati...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Siapa Ferry Yanto alias Boboho? Namanya Dikaitkan dengan Jampidsus dan Kafe de’Clan

Siapa Ferry Yanto alias Boboho? Namanya Dikaitkan dengan Jampidsus dan Kafe de’Clan

July 10, 2026
Sempat Terseok, Belgia Kini Menggila dan Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Sempat Terseok, Belgia Kini Menggila dan Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

July 10, 2026
Finlandia Tolak Klaim Trump atas Greenland, Tegaskan Kedaulatan Denmark

Keir Starmer Siapkan Hadiah Spesial jika Inggris Juara Piala Dunia 2026

July 10, 2026
James Resmi Tinggalkan DearALICE, Tulis Pesan Haru untuk Penggemar

James Resmi Tinggalkan DearALICE, Tulis Pesan Haru untuk Penggemar

July 10, 2026
Laga Hidup Mati! Spanyol dan Belgia Berebut Tiket Semifinal Piala Dunia 2026

Laga Hidup Mati! Spanyol dan Belgia Berebut Tiket Semifinal Piala Dunia 2026

July 11, 2026
KPEI Perkenalkan Direksi Periode 2026–2030, Fokus Perkuat Fungsi CCP

KPEI Perkenalkan Direksi Periode 2026–2030, Fokus Perkuat Fungsi CCP

July 10, 2026
BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

July 10, 2026
Dua Arca Bersejarah Indonesia Dipulangkan dari AS Usai Terbukti Diperdagangkan Ilegal

Dua Arca Bersejarah Indonesia Dipulangkan dari AS Usai Terbukti Diperdagangkan Ilegal

July 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved