• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi Mulai Terasa, Harga Sembako Diprediksi Ikut Naik

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi Mulai Terasa, Harga Sembako Diprediksi Ikut Naik

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi sejak 18 April mulai menekan biaya distribusi dan berpotensi mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar.

Penyesuaian ini terjadi pada Pertamax Turbo 98, Dexlite, dan Pertamina Dex yang mengalami lonjakan cukup tajam. Kebijakan tersebut mengikuti formula harga yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian ESDM.

Harga Pertamax Turbo 98 naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter. Dexlite ikut melonjak dari Rp14.200 ke Rp23.600 per liter, sementara Pertamina Dex naik ke Rp23.900 per liter dari sebelumnya Rp14.500.

Di sisi lain, Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 masih bertahan di Rp12.300 dan Rp12.900 per liter. Stabilnya harga ini sedikit menahan tekanan, meski tidak sepenuhnya meredam dampak ke sektor lain.

Kenaikan BBM ini erat kaitannya dengan pergerakan harga minyak dunia yang masih fluktuatif. Faktor global tersebut menjadi acuan utama dalam penentuan harga jual BBM di dalam negeri.

Dampaknya mulai terasa pada sektor transportasi dan logistik yang mengalami kenaikan biaya operasional. Kondisi ini berpotensi diteruskan ke harga barang, termasuk kebutuhan pokok.

Pelaku usaha cenderung menyesuaikan harga untuk menjaga keberlangsungan bisnis. Akibatnya, konsumen berisiko menghadapi kenaikan harga di tingkat pasar.

Tekanan ini juga bisa berdampak pada daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah. Efeknya tidak langsung, tetapi bergerak perlahan melalui rantai distribusi.

Jika tidak diantisipasi, kenaikan biaya ini dapat mendorong inflasi dalam waktu dekat. Stabilitas harga pangan menjadi salah satu faktor yang paling diperhatikan.

Peran pemerintah dalam menjaga distribusi dan mengendalikan harga menjadi kunci. Langkah cepat dibutuhkan agar dampak kenaikan BBM tidak meluas.

Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan harga energi selalu membawa efek berantai. Masyarakat kini menunggu sejauh mana dampaknya terhadap harga kebutuhan sehari-hari.

Tags: BbmCobisnisDistribusiEkonomiHeadlineInflasiPebisnismudaSembako

Related Posts

Ilustrasi uang

Cek BSU 2026 Lewat Link Resmi Kemnaker

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pekerja dan buruh yang menantikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 diimbau untuk mewaspadai pesan berantai dan tautan...

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

by Rachman
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI bersama anak perusahaannya, PT Inti Konten Indonesia (PT INTENS), merampungkan...

JKT48 resmi merilis video musik Ayo Senyumlah dengan memadukan budaya Jepang, motif kain Nusantara, dan enam lagu daerah Indonesia.

JKT48 Rilis MV Ayo Senyumlah Sarat Makna Nusantara

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - JKT48 resmi merilis video musik terbaru berjudul Ayo Senyumlah pada Sabtu (24/10/2026). Video musik tersebut memadukan unsur...

Ekonom Apollo Global Management Torsten Slok menilai AI belum memberikan keuntungan finansial signifikan bagi mayoritas perusahaan besar di luar sektor teknologi.

Ekonom Sebut AI Belum Untungkan Perusahaan Nonteknologi

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Investasi besar-besaran dan meluasnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di dunia usaha dinilai belum memberikan...

Lahan Sawit Diduga Jadi Area Tambang, Bahlil Turun Tangan

Lahan Sawit Diduga Jadi Area Tambang, Bahlil Turun Tangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendapati sejumlah perusahaan asing yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

October 26, 2026
Gerindra-PDIP Makin Dekat, Arah Politik Jokowi Dipertanyakan

Gerindra-PDIP Makin Dekat, Arah Politik Jokowi Dipertanyakan

October 26, 2026
Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Hotman Paris Ingatkan RI soal Gugatan

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Hotman Paris Ingatkan RI soal Gugatan

October 26, 2026
Persija Bungkam Persik 2-1, Macan Kemayoran Makin Kokoh di Puncak

Persija Bungkam Persik 2-1, Macan Kemayoran Makin Kokoh di Puncak

October 26, 2026
Ilustrasi uang

Cek BSU 2026 Lewat Link Resmi Kemnaker

October 26, 2026
INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

October 26, 2026
JKT48 resmi merilis video musik Ayo Senyumlah dengan memadukan budaya Jepang, motif kain Nusantara, dan enam lagu daerah Indonesia.

JKT48 Rilis MV Ayo Senyumlah Sarat Makna Nusantara

October 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved