• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Cerita Tukang Pangkas Rambut di Bogor yang Pakai APD Saat Layani Pelanggan

Fathi by Fathi
May 3, 2020
in Humaniora
0
Tukang Pangkas Rambut Pakai APD

Tukang pangkas rambut bernama Herman Maulana Syah mengenakan alat pelindung diri (APD) saat mencukur rambut pelanggannya di Chemot Barbershop, Kampung Babakan, Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Jumat 1 Mei 2020.

Cobisnis.com – Pandemi virus Corona atau Covid-19 di Tanah Air berdampak bagi sejumlah sektor bisnis dan ekonomi. Tapi lain ceritanya Herman Maulana Syah, tukang pangkas rambut sekaligus pemilik Chemot Barbershop, di Kampung Babakan, Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

Dengan kreativitas yang ia miliki, pria yang akrab disapa Kang Chemot ini membuat “terobosan baru” di tengah pandemi Covid-19. Ia melayani pelanggannya dengan memakai alat pelindung diri (APD) berupa “baju hazmat”, lengkap dengan masker gas, topeng ski, sepatu, dan sarung tangan lateks.

Namun baju hazmat yang ia pakai bukanlah baju hazmat yang dipakai para tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19. Baju tersebut merupakan “made in” Herman, berupa plastik yang disatukan dengan selotip.

Herman mengatakan, aksi unik ini merupakan langkah antisipasi resiko penularan wabah Covid-19 sekaligus bentuk kampanye keamanan di masa pandemi virus mematikan tersebut.

Tarif di Bawah Standar

Tarif pangkas rambut di Chemot Barbershop, tergolong murah. Herman hanya mengenakan tarif Rp15 ribu untuk orang dewasa dan Rp10 ribu untuk anak-anak. “Tarifnya Rp15.000 buat yang dewasa, anak-anak Rp10.000,” jelasnya. Tarif tersebut berlaku sebelum dan saat pandemi Covid-19.

Pendapatan Turun Drastis di Masa Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 membawa dampak menurunnya penghasilan Kang Chemot per harinya. Sebelum Covid-19, Chemot bisa mengantongi penghasilan Rp300 ribu per hari. Sementara sejak pandemi Covid-19, penghasilannya “terjun drastis” ke angka Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per hari.

“Menurun gitu (penghasilannya), jauh. Jujur saja kadang Rp50.000, kadang Rp70.000. Ya kan tahu sendiri harganya (tarif cukur per kepala) berapa,” ujar Herman Maulana Syah.

Herman tidak menutupi kalau penghasilannya di saat pandemi Covid-19 juga pernah mencapai di atas angka tersebut. Namun tidak melulu terjadi setiap hari. “Dapat Rp100 ribu juga itu kadang-kadang, nggak setiap hari,” tambahnya.

Bukan Sekadar Cari Keuntungan

Usaha yang Herman lakukan ternyata tidak semata-mata mencari keuntungan. Ia membuka usahanya karena ingin membantu orang lain yang dari segi keekonomian sangat minim.

Pernah datang lima siswa ke tempat usahanya, di mana empat orang di antaranya dicukur. Sementara seorang siswa lainnya tidak ikut mencukur lantaran tidak bawa uang.

Herman dengan hati nuraninya pun menawarkan jasanya untuk mencukur seorang siswa tadi. “Lu cukur sini, gampang masalah bayar. Lu kagak ingat juga nggak kenapa, nggak bakal jadi dosa, nggak bakal jadi utang,” cerita Herman.

Cita-Cita Kang Chemot

Meski terlihat lihai dalam mencukur, profesi tukang cukur bukanlah cita-cita Kang Herman. Di saat kecil, Herman berharap besar nanti dapat bekerja di EO (event organizer).

“Itu pengin cita-cita dulu memang itu, pengin kerjanya di EO,” ujarnya. Namun Herman menyadari cita-citanya “sulit” dicapai karena dirinya hanya lulusan SD.

Keinginan Pakai Baju Crew TV

Setelah aksi unik mengenakan APD, Herman bakal melakukan aksi unik lainnya. Ke depan, ia ingin memakai baju layaknya crew televisi (TV). Memakai kemeja dengan logonya, hearphone, dan berbagai perlengkapan crew TV. “Saya ingin (pakai) baju kayak orang-orang crew TV,” harapannya.

Sebelum melakukan aksi memakai APD, Herman ternyata pernah melakukan aksi lainnya, yakni memakai baju umroh, macam gamis, peci haji dan sorban.

Menantu Habib Rizieq Jadi Langganan Kang Chemot

Pelanggan Kang Chemot ternyata bukan hanya warga sekitar. Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas, salah satunya. Habib yang notabenenya merupakan menantu Habib Rizieq Shihab tersebut bahkan menjadi salah satu langganan tetap Kang Chemot.

Chemot mengungkapkan, Habib Hanif sudah menjadi pelanggan tetapnya sejak dua tahun lalu dan biasanya dicukur sebulan sekali. “Kadang dipanggil ke rumahnya (Habib Hanif) juga,” ucapnya. Selain Habib Hanif, Humas Polresta Bogor dan Kasatlantas Bogor juga pernah dicukur Kang Chemot.

Bisa Cukur Lukis

Keahlian Herman dalam mencukur rambut ternyata tidak didapatinya dengan mengikuti kursus atau sekolah khusus. Pria lulusan SD tahun 1991 ini mengaku belajar secara otodidak.

Herman juga menceritakan awal “mencari ilmu” mencukur dengan melihat teknik tukang cukur di salon. Kemudian Herman menambah lagi pengetahuan mencukur melalui media sosial. Terlebih kini di Instagram banyak tutorial yang bisa menjadi rekomendasi dalam memperkaya teknik mencukur.

“Terus kalau baru bisa mencukur itu tahun 1994. Mengembangkannya tahun 2005,” ungkap Herman.

Selain cukur biasa, Herman juga bisa cukur lukis. Tarif yang dikenakannya tentu tidak sama dengan tarif cukur biara. Tarif per kepala dipatok sebesar Rp50 ribu. Tajmahal dan Kakbah merupakan dua di antara cukur lukis yang dia lakukan di kepala pelanggannya.

Awal Modal Usaha

Kang Chemot mengakui modal awal yang ia punya saat membuka usahanya hanya Rp3 juta. Modal tersebut ia kumpulkan dari hasil usaha mengikuti orang lain di bidang yang sama selama dua tahun.

“Tahun 2007 dulu mesinnya cuma satu,” ujar Herman saat menjelaskan awal usaha yang digelutinya. Ia juga mengakui usaha yang dilakukannya lebih kepada hobi.

Dari hasil usaha tersebut, Herman gunakan untuk menikah pada tahun 2009. Kini, Kang Chemot sudah memiliki dua anak, di mana anak yang pertama berusia 10 tahun dan yang kedua berusia 2 tahun.

“Sudah punya dua (anak), yang satu 10 tahun, satunya 2 tahun,” pungkasnya.

Lihat Juga Foto-Fotonya: Tukang Pangkas Rambut Pakai APD

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: barbershopchemot barbershopCobisniscobisnis & bisnispangkas rambuttukang pangkas rambut

Related Posts

Indonesia Siap Gelar MotoGP 2026 Penjualan Tiket Resmi Dibuka

Indonesia Siap Gelar MotoGP 2026 Penjualan Tiket Resmi Dibuka

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan digelar pada 9–11...

Global Community Day 2026 Hadirkan Edukasi Finansial untuk Difabel

Global Community Day 2026 Hadirkan Edukasi Finansial untuk Difabel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebagai puncak rangkaian Global Community Day (GCD) 2026, Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) bersama YCAB Foundation menyelenggarakan...

Auto Draft

Pemerintah Pasang Target Besar, Bawang Putih Lokal Diharapkan Kuasai Pasar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mulai memasukkan bawang putih ke dalam program swasembada pangan nasional. Langkah ini ditempuh untuk mengurangi ketergantungan...

Korsel Minta Peran Trump di Negosiasi Damai dengan Korea Utara

Korsel Minta Peran Trump di Negosiasi Damai dengan Korea Utara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membantu mendorong proses perdamaian...

Deretan Nama Besar di Skuad Spanyol Piala Dunia 2026, Tapi Siapa yang Paling Bernilai?

Deretan Nama Besar di Skuad Spanyol Piala Dunia 2026, Tapi Siapa yang Paling Bernilai?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Spanyol menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026 dengan skuad bertabur bintang. Nilai pasar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kualitas Konstruksi hingga ODOL Disebut Picu Jalan Rusak di RI

Drakor Juni 2026 yang Siap Tayang di Netflix dan Disney+

May 28, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Daftar Harga BBM Pertamina Juni 2026: Dexlite dan Pertamina Dex Lebih Murah

Daftar Harga BBM Pertamina Juni 2026: Dexlite dan Pertamina Dex Lebih Murah

June 1, 2026
Daftar Lengkap Pemain Swedia di Piala Dunia 2026

Daftar Lengkap Pemain Swedia di Piala Dunia 2026

May 13, 2026
Macau Open 2026: Duo Kidal Faathir/Devin Siap Buru Gelar Perdana di Final

Macau Open 2026: Duo Kidal Faathir/Devin Siap Buru Gelar Perdana di Final

June 20, 2026
Putusan MK 2026: UU Perkawinan Tidak Melarang Istri Ikut Menopang Ekonomi Keluarga

Putusan MK 2026: UU Perkawinan Tidak Melarang Istri Ikut Menopang Ekonomi Keluarga

June 20, 2026
Survei Global 2026: Indonesia Jadi Negara dengan Kepercayaan Tertinggi terhadap Kehidupan Setelah Kematian

Survei Global 2026: Indonesia Jadi Negara dengan Kepercayaan Tertinggi terhadap Kehidupan Setelah Kematian

June 20, 2026
Pasar Global Reli, Namun Trader Peringatkan Risiko Koreksi Masih Besar

Pasar Global Reli, Namun Trader Peringatkan Risiko Koreksi Masih Besar

June 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved