• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Cerita 3 Pria Harumkan Nama Indonesia di Mancanegara dengan Gandeng Komunitas Petani

Fathi by Fathi
August 4, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Cerita 3 Pria Harumkan Nama Indonesia di Mancanegara dengan Gandeng Komunitas Petani

JAKARTA, Cobisnis.com – Dari petani untuk petani, begitulah cerita bagaimana tiga pria warga negara Indonesia memberdayakan masyarakat dan mengharumkan nama besar Indonesia di pasar internasional.

Mengolah hasil pertanian, ketiganya mampu menaklukan dan berbisnis di kancah global, siap memberikan inspirasi bagi pelaku usaha dalam negeri lainnya yang ingin melebarkan sayapnya di luar negeri.

Sosok tersebut adalah Trisila Juwantara selaku Founder Yuasafood, pioneer budidaya tanaman Carica, pengolahan carica, wisata alam, wisata edukasi serta kewirausahaan yang sukses membuka banyak peluang pekerjaan dan mencetak ratusan wirausaha baru di Wonosobo.

Trisila tidak mau sukses sendiri karena itu dirinya membentuk kluster kluster usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) untuk mengolah carica.

Dia menggandeng Dinas Koperasi setempat dan kelompok pemuda desa di Dieng. UMKM inilah yang kemudian menyerap pasokan carica yang berlebih dari petani.

“Multiplier effect ini kami coba lakukan sehingga buah carica bisa menjadi icon, tidak hanya bagi Wonosobo tetapi Jawa Tengah dan Nasional,” tuturnya dalam Festival Ide Bisnis by Xpora BNI, Senin (3/7/2021).

Hal ini beralasan, karena Trisila memiliki visi untuk menciptakan produk makanan berbahan baku lokal dengan standar kualitas dan pemasaran global. Pihaknya, telah melakukan expor ke Thailand, Malaysia, Singapura pada tahun 2016-2017-2018-2019 masing-masing sebanyak 1 container (8 ton bahan jadi) dalam bentuk frozen dan kemasan.

Lewat Coklat, Angkat Ekonomi Petani Daerah

Kisah Kadek Surya Prasetya Wiguna selaku pemilik Cau Chocolates Bali juga tak kalah menarik.

Kadek, memiliki cita-cita mulia untuk melihat petani Bali yang selama ini terkenal relatif miskin, menjadi memiliki harapan yang lebih baik untuk penghidupan mereka, melalui pertanian kakao fermentasi organik yang diajarkan olehnya.

Kini, Cau Chocolates bekerjasama dengan ratusan petani kakao di seluruh Bali, untuk menghasilkan biji kakao organic berkualitas tinggi, melalui proses fermentasi.

Di Kabupaten Tabanan lebih dari 15 kelompok tani dengan anggota tidak kurang dari 20 orang petani kakao setiap kelompok, sebagai mitra Cau Chocolates dalam menghasilkan biji kakao organik terfermentasi.

Sementara di Kabupaten Jembrana, Cau Chocolates juga bekerjasama dengan sebuah koperasi Tani yang bernama Koperasi KSS yang beranggotakan lebih dari 600 orang petani.

PT Cau Chocolates International didirikan Kadek pada Desember 2014 dan mulai beroperasi pertengahan 2016. Perusahaannya mulai mengekspor produk chocolate ke New Zealand, Australia, Singapura, Malaysia, dan sedang mempersiapkan diri untuk melakukan ekspor ke Amerika.

“BNI Xpora sangat membantu kita. Bagaimana BNI menyiapkan kantor cabang di luar (negeri) sehingga dapat bekerja sama dengan UMKM untuk mendapatkan market di luar negeri” ungkap Kadek.

Bangga, Kopi Khas Tanah Pasundan di 4 Benua

Hal serupa dilakukan oleh Wildan Mustofa dan sang istri, dalam membantu petani kopi di Pangalengan, Bandung.

Melalui CV Frinsa Agrolestari, Wildan memberikan deposit untuk petani dan kemudian nantinya petani akan menanam kopi sesuai pesanan.

Adapun metode yang digunakan oleh Java Frinsa untuk menarik warga menjadi Petani Kopi adalah dengan memberikan fasilitas bibit dengan harga murah. Petani yang mendapat bantuan juga tidak diwajibkan menjual hasil panen kopi mereka ke Java Frinsa, alias mereka bebas menjual kemana pun.

Saat ini, Green Bean Kopi Java Frinsa telah diekspor ke 4 negara, di antaranya Australia, Norwegia Amerika Serikat dan China dengan menerima pembayaran Telegraphic Transfer (TT) karena rata-rata pembeli mereka adalah buyer lama.

Wildan bercerita, salah satu kunci sukses keberhasilannya adalah jejaring yang luas (networking). Dirinya selalu membuka diri untuk terhubung dengan sesama pengusaha kopi, pemerintah, perbankan hingga petani kopi. Mengembangkan diri adalah keharusan, tegasnya.

“Tidak berhenti mengembangkan diri. Barangsiapa hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia adalah orang yang merugi dan barangsiapa hari ini lebih baik daripada hari kemarin, maka ia adalah orang yang beruntung,” ungkap Wildan dengan semangat.

Selain terkenal di kancah internasional, Java Frinsa juga memenuhi permintaan pasar lokal yang mana pemasarannya mengandalkan Instagram dan Tokopedia.

Ditopang Perbankan

Menurut Wildan, kesuksesan usahanya bersama para petani mitra, tidak terlepas dari fasilitas perbankan yang disiapkan BNI. Mulai dari Kredit Ekspor, dimana dirinya mendapatkan dukungan pembiayaan dengan jaminan kontrak dari pembeli. Ketika kontrak itu dibayarkan oleh pembeli, kreditnya langsung dilunasi.

Selain itu, BNI juga memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk petani mitra dan koperasi. Serta, dukungan Kredit Investasi yang digunakan untuk mengembangkan perkebunan kopinya.

Lebih dari itu, seluruh proses transaksi atau pembayaran jadi mudah banget! “Pembayaran kepada mitra & petani bisa lewat BNI Direct, serba online. Ga perlu ke bank lagi,” tuturnya.

Ia menekankan kendati di tengah pandemi, kegiatan pembayaran tetap berjalan lancar berkat dukungan penuh BNI. “Valas juga bisa ditukar dengan rate yang cukup bagus. Intinya, transaksi keuangan & lalu lintas dana lancar karena BNI,” ujarnya.

Wildan tak pernah berhenti, Ia terus melakukan riset dan menerapkan proses produksi efektif dan efisien demi menghasilkan produk berkualitas, Green Bean Kopi khas tanah pasundan ini kini telah memiliki 10 varietas.

“Green Bean Kopi yang siap jual diperoleh setelah melalui 5 tahap pengolahan kering dan 11 tahap pengolahan basah, mulai dari pemetikan hingga pengemasan,” pungkasnya.

Dengan omzet Rp12 miliar per tahun, Java Frinsa mempunyai banyak penghargaan antara lain Kopi Java Frinsa Estate digunakan oleh juara 1 Hungarian Barista Championship 2019. Juara ke-3 kategori Best Filter Coffee di Helsinki Coffee Festival 2018, Finlandia.

Runner-up Indonesian Portrait Country Selection Coffee di Atlanta, tahun 2016 serta Runner up Coffee Auction S.I.A.L. Interfood di Jakarta, pada tahun 2015.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: bank bnibank negara indonesiaCobisniskomunitas petani

Related Posts

Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

Nama Denza Berubah Jadi Danza, BYD Resmi Gunakan Nama Baru

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Merek mobil premium BYD, Denza, resmi berganti nama menjadi Danza di Indonesia. Perubahan tersebut menjadi identitas baru...

Bahlil Kini Rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM

Bahlil Kini Rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil juga tetap...

Voge memamerkan CU-X, moge konsep plug-in hybrid dengan desain agresif dan platform Jiyu Smart Mobility di CIMA 2026.

Voge Pamer Moge Plug-in Hybrid

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pabrikan asal China, Voge, memamerkan motor gede (moge) konsep bernama CU-X yang mengusung teknologi plug-in hybrid di...

Kim Hye Yoon Iseop's Romance

Kim Hye Yoon Dapat Tawaran Iseop’s Romance

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktris Kim Hye Yoon mendapat tawaran untuk menjadi pemeran utama perempuan dalam drama Korea Iseop's Romance. Tawaran...

Kim Jong Un

Intelijen Korsel Ungkap Berat Kim Jong Un

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Intelijen Korea Selatan atau National Intelligence Service (NIS) mengungkap penilaian terbaru mengenai kondisi kesehatan Pemimpin Korea...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.

Superbank Biayai 200 Kendaraan Listrik Grab

October 1, 2026
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Dorong Pembangunan Masyarakat dan Desa Lewat Program PKT BISA

October 1, 2026
PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026 berkat komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan kualitas layanan.

Patuh Regulasi dan Beri Layanan Baik, Didimax Raih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026

October 1, 2026
Presiden AS Donald Trump

‘Kim Teman Saya’ Trump Izinkan Korea Utara Memiliki Senjata Nuklir

October 1, 2026
Indonesia Naik Peringkat, Ini Klasemen Asian Games 2026

Indonesia Naik Peringkat, Ini Klasemen Asian Games 2026

October 2, 2026
Borong 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia Lolos Final

Borong 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia Lolos Final

October 1, 2026
Dirjenpas Mashudi Resmi Mundur Usai Polemik Lapas Cibinong

Dirjenpas Mashudi Resmi Mundur Usai Polemik Lapas Cibinong

October 1, 2026
Jejak Karier Suyudi Ario Seto hingga Jadi Kapolri

Jejak Karier Suyudi Ario Seto hingga Jadi Kapolri

October 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved