• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Centralia Jadi Kota Kosong Gara-gara Api Abadi Tambang Batu Bara

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 14, 2026
in Humaniora
0
Centralia Jadi Kota Kosong Gara-gara Api Abadi Tambang Batu Bara

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah deretan kota besar Amerika Serikat yang terus tumbuh, terdapat sebuah kota kecil bernama Centralia yang justru berubah menjadi kota mati. Kota ini dikenal luas karena julukan ekstremnya, yakni “Neraka Dunia”, akibat kebakaran bawah tanah yang tak kunjung padam.

Centralia terletak di Columbia County, Pennsylvania, dan dulunya merupakan kota tambang batu bara yang cukup makmur. Pada masa jayanya, kota ini dihuni lebih dari 1.000 penduduk dengan ratusan bangunan, mulai dari rumah warga, sekolah, hingga fasilitas kesehatan.

Keberadaan batu bara seharusnya menjadi modal ekonomi bagi Centralia. Namun, sumber daya alam tersebut justru menjadi awal dari krisis lingkungan dan sosial yang menghapus kehidupan kota ini secara perlahan.

Bencana bermula pada 1962 saat terjadi kebakaran di lokasi pembuangan sampah kota. Api yang awalnya terlihat kecil ternyata merembet ke jaringan tambang batu bara yang sudah tidak aktif di bawah permukaan tanah.

Kobaran api yang masuk ke lapisan batu bara menciptakan kebakaran bawah tanah yang sulit dikendalikan. Lokasi tambang yang dalam membuat upaya pemadaman hampir mustahil dilakukan secara efektif oleh petugas.

Seiring waktu, api terus menyebar dan membakar area tambang yang luas. Hingga kini, kebakaran bawah tanah di Centralia tercatat meluas lebih dari 350 hektare dengan kedalaman mencapai sekitar 100 meter.

Laporan terbaru menyebutkan suhu di bawah tanah Centralia telah mencapai sekitar 760 derajat Celsius. Kondisi ini memicu munculnya asap beracun dan gas berbahaya yang keluar melalui celah tanah dan aspal jalan.

Pemerintah Amerika Serikat menilai kebakaran tersebut sangat sulit dipadamkan. Selain membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun, biaya yang harus dikeluarkan juga dinilai terlalu besar dibandingkan hasil yang belum tentu efektif.

Berdasarkan berbagai kajian, api di bawah tanah Centralia diperkirakan masih akan terus menyala setidaknya selama 100 tahun ke depan. Situasi ini membuat kota tersebut dinyatakan tidak aman untuk dihuni.

Demi keselamatan warga, pemerintah mulai melakukan relokasi besar-besaran pada 1980-an. Saat itu, lebih dari 1.000 penduduk dipindahkan secara bertahap ke wilayah lain yang dinilai lebih aman.

Meski demikian, proses relokasi tidak berjalan sepenuhnya mulus. Sejumlah warga memilih bertahan karena meyakini kondisi kota masih dapat ditoleransi, meski risiko kebakaran tetap mengintai.

Namun, mayoritas penduduk akhirnya memilih meninggalkan Centralia pada 1990-an. Kota ini perlahan kosong dan kehilangan fungsi sosial serta ekonominya sebagai permukiman.

Setelah hampir seluruh warga pergi, pemerintah mulai merobohkan bangunan yang tersisa dan membiarkan jalanan dalam kondisi rusak. Jalan Raya 61 bahkan ditutup permanen untuk mencegah akses publik.

Pada 2002, pemerintah AS secara resmi mencabut kode pos Centralia. Langkah ini diambil agar tidak ada aktivitas pengiriman maupun upaya hunian kembali di kota tersebut.

Kini, Centralia benar-benar menjadi kota mati. Asap putih masih terlihat keluar dari celah tanah, lubang-lubang panas tersebar di area kosong, dan api di bawah tanah terus menyala tanpa tanda akan padam.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Amerika SerikatApi AbadiCentraliaCobisnisKota MatiPebisnismudaTambang Batu Bara

Related Posts

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China menunjukkan pendekatan berbeda terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perbedaan itu...

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang...

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel dan PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP meluncurkan MAPrivilege, program yang menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan...

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

September 15, 2026
Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

September 15, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved