• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Centralia Jadi Kota Kosong Gara-gara Api Abadi Tambang Batu Bara

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 14, 2026
in Humaniora
0
Centralia Jadi Kota Kosong Gara-gara Api Abadi Tambang Batu Bara

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah deretan kota besar Amerika Serikat yang terus tumbuh, terdapat sebuah kota kecil bernama Centralia yang justru berubah menjadi kota mati. Kota ini dikenal luas karena julukan ekstremnya, yakni “Neraka Dunia”, akibat kebakaran bawah tanah yang tak kunjung padam.

Centralia terletak di Columbia County, Pennsylvania, dan dulunya merupakan kota tambang batu bara yang cukup makmur. Pada masa jayanya, kota ini dihuni lebih dari 1.000 penduduk dengan ratusan bangunan, mulai dari rumah warga, sekolah, hingga fasilitas kesehatan.

Keberadaan batu bara seharusnya menjadi modal ekonomi bagi Centralia. Namun, sumber daya alam tersebut justru menjadi awal dari krisis lingkungan dan sosial yang menghapus kehidupan kota ini secara perlahan.

Bencana bermula pada 1962 saat terjadi kebakaran di lokasi pembuangan sampah kota. Api yang awalnya terlihat kecil ternyata merembet ke jaringan tambang batu bara yang sudah tidak aktif di bawah permukaan tanah.

Kobaran api yang masuk ke lapisan batu bara menciptakan kebakaran bawah tanah yang sulit dikendalikan. Lokasi tambang yang dalam membuat upaya pemadaman hampir mustahil dilakukan secara efektif oleh petugas.

Seiring waktu, api terus menyebar dan membakar area tambang yang luas. Hingga kini, kebakaran bawah tanah di Centralia tercatat meluas lebih dari 350 hektare dengan kedalaman mencapai sekitar 100 meter.

Laporan terbaru menyebutkan suhu di bawah tanah Centralia telah mencapai sekitar 760 derajat Celsius. Kondisi ini memicu munculnya asap beracun dan gas berbahaya yang keluar melalui celah tanah dan aspal jalan.

Pemerintah Amerika Serikat menilai kebakaran tersebut sangat sulit dipadamkan. Selain membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun, biaya yang harus dikeluarkan juga dinilai terlalu besar dibandingkan hasil yang belum tentu efektif.

Berdasarkan berbagai kajian, api di bawah tanah Centralia diperkirakan masih akan terus menyala setidaknya selama 100 tahun ke depan. Situasi ini membuat kota tersebut dinyatakan tidak aman untuk dihuni.

Demi keselamatan warga, pemerintah mulai melakukan relokasi besar-besaran pada 1980-an. Saat itu, lebih dari 1.000 penduduk dipindahkan secara bertahap ke wilayah lain yang dinilai lebih aman.

Meski demikian, proses relokasi tidak berjalan sepenuhnya mulus. Sejumlah warga memilih bertahan karena meyakini kondisi kota masih dapat ditoleransi, meski risiko kebakaran tetap mengintai.

Namun, mayoritas penduduk akhirnya memilih meninggalkan Centralia pada 1990-an. Kota ini perlahan kosong dan kehilangan fungsi sosial serta ekonominya sebagai permukiman.

Setelah hampir seluruh warga pergi, pemerintah mulai merobohkan bangunan yang tersisa dan membiarkan jalanan dalam kondisi rusak. Jalan Raya 61 bahkan ditutup permanen untuk mencegah akses publik.

Pada 2002, pemerintah AS secara resmi mencabut kode pos Centralia. Langkah ini diambil agar tidak ada aktivitas pengiriman maupun upaya hunian kembali di kota tersebut.

Kini, Centralia benar-benar menjadi kota mati. Asap putih masih terlihat keluar dari celah tanah, lubang-lubang panas tersebar di area kosong, dan api di bawah tanah terus menyala tanpa tanda akan padam.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Amerika SerikatApi AbadiCentraliaCobisnisKota MatiPebisnismudaTambang Batu Bara

Related Posts

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Stok Rudal Pertahanan AS Menyusut, Hampir 80% Interseptor THAAD Telah Digunakan

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persediaan rudal pertahanan udara Amerika Serikat dilaporkan menurun tajam setelah konflik dengan Iran. Sejumlah pejabat militer kini...

AS Sesumbar Selat Hormuz Segera Dibuka, Yakin Kesepakatan dengan Iran Rampung Besok

AS Sesumbar Selat Hormuz Segera Dibuka, Yakin Kesepakatan dengan Iran Rampung Besok

by Hidayat Taufik
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan optimistis kesepakatan dengan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz dapat tercapai dalam...

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditunjuk sebagai Independent Co Chair atau Ketua Bersama Independen untuk penggalangan...

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi di Bandara Juanda

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi di Bandara Juanda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bea Cukai kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Seorang penumpang pesawat rute Kuala...

BUMI Raup Laba Lebih Tinggi di Semester I 2026, Profitabilitas Terus Menguat

BUMI Raup Laba Lebih Tinggi di Semester I 2026, Profitabilitas Terus Menguat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bumi Resources Tbk atau BUMI membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan mencatat laba bersih...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

August 5, 2026
Usai Pencarian Intensif, Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Dievakuasi Tim SAR

Usai Pencarian Intensif, Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Dievakuasi Tim SAR

August 6, 2026
LIXIL

LIXIL Day of Architecture & Design (LDAD) 2026 Jadi Kesempatan Dialog Eksklusif Bersama Para Maestro Arsitektur Dunia

August 6, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

August 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved