• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Bukan PHK! Ini Alasan 4.000 Pekerja Pabrik Nike Dirumahkan Sementara

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
June 20, 2026
in News
0
Masih Jadi Tradisi, Ini 3 Negara yang Mengonsumsi Daging Kucing

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekitar 4.000 pekerja di salah satu pabrik pemasok sepatu Nike di Bandung, Jawa Barat, dirumahkan sementara sejak 15 Juni 2026. Kebijakan tersebut diambil akibat terganggunya pasokan bahan baku yang menghambat proses produksi di pabrik.  

Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), Anton Supit, menjelaskan bahwa persoalan tersebut bukan dipicu oleh penurunan permintaan produk Nike. Menurutnya, kendala utama berasal dari perubahan sistem pengadaan bahan baku yang kini ditangani oleh vendor pihak ketiga.  

Perubahan mekanisme tersebut menyebabkan distribusi material produksi mengalami keterlambatan. Akibatnya, sebagian lini produksi tidak dapat beroperasi secara normal sehingga perusahaan memutuskan merumahkan sebagian pekerja untuk sementara waktu.  

Anton menyebut pasokan bahan baku diperkirakan kembali normal pada Juli 2026. Dengan pulihnya distribusi material, aktivitas produksi diharapkan dapat berjalan kembali dan para pekerja bisa kembali bekerja seperti biasa.  

Meski dirumahkan, para pekerja disebut tetap memperoleh hak normatif sesuai ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku. Perusahaan juga masih membayarkan upah sesuai ketentuan yang telah disepakati selama masa penghentian sementara produksi.  

Di sisi lain, serikat pekerja mengingatkan agar kondisi ini tetap diwaspadai. Mereka berharap gangguan pasokan benar-benar bersifat teknis dan tidak berkembang menjadi penurunan pesanan yang berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja dalam jumlah besar.  

Pelaku industri menilai sektor alas kaki nasional saat ini juga menghadapi tantangan lain, seperti tingginya harga bahan baku impor, biaya energi, serta tekanan terhadap daya beli masyarakat. Kondisi tersebut membuat perusahaan harus menjaga efisiensi agar operasional tetap berjalan.  

Aprisindo berharap persoalan distribusi bahan baku segera teratasi sehingga kegiatan produksi dapat kembali normal. Organisasi tersebut juga mendorong pemerintah terus menjaga iklim usaha agar industri alas kaki nasional tetap kompetitif dan mampu mempertahankan lapangan kerja.  

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: Anton SupitAprisindoBahan bakucobisnis.comHeadlineindustri alas kakiNikepabrik Nike Bandungpekerja Nike

Related Posts

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah belum berencana menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Menteri Koordinator Bidang Politik dan...

Ferry Irwandi Ungkap Kebijakan Purbaya yang Dinilai Perlu Dievaluasi

Ferry Irwandi Ungkap Kebijakan Purbaya yang Dinilai Perlu Dievaluasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ferry Irwandi menilai sejumlah kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa selama menjabat Menteri Keuangan layak dipertahankan. Namun, ia juga...

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun, 83 Anak Dapat Restitusi

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun, 83 Anak Dapat Restitusi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sebanyak 11 pengasuh Daycare Little Aresha dituntut hukuman penjara selama lima tahun dalam perkara dugaan kekerasan dan...

BPS Catat Harga Cabai Rawit Rp88.138 per Kg, Tertinggi Capai Rp200.000

BPS Catat Harga Cabai Rawit Rp88.138 per Kg, Tertinggi Capai Rp200.000

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga cabai merah dan cabai rawit mengalami kenaikan di sejumlah wilayah Indonesia pada Oktober 2026. Badan Pusat...

Serangan Houthi di Saudi Bikin Khawatir, Australia hingga Korsel Imbau Warga

Serangan Houthi di Saudi Bikin Khawatir, Australia hingga Korsel Imbau Warga

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah negara mengeluarkan imbauan perjalanan ke Arab Saudi setelah serangan milisi Houthi yang menargetkan dua bandara utama...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

October 12, 2026
IHCSA

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

October 12, 2026
Persediaan obat, perlengkapan medis, dan bahan bakar di Taiz, Yaman, menipis sehingga layanan darurat hingga perawatan intensif terancam terganggu.

Krisis Medis Mengancam Warga Taiz di Yaman

October 12, 2026
BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Kerja Sama, Pembayaran Iuran JKN Makin Mudah

BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Kerja Sama, Pembayaran Iuran JKN Makin Mudah

October 12, 2026
Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

October 12, 2026
Konsisten Perluas Akses Pembiayaan UMKM-K, Jamkrindo Raih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

Konsisten Perluas Akses Pembiayaan UMKM-K, Jamkrindo Raih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 12, 2026
MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

October 12, 2026
Ferry Irwandi Ungkap Kebijakan Purbaya yang Dinilai Perlu Dievaluasi

Ferry Irwandi Ungkap Kebijakan Purbaya yang Dinilai Perlu Dievaluasi

October 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved