• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, February 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bukan Cuma Formalitas, Cara Efektif Mengajarkan Tata Krama Sejak Dini

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
October 30, 2025
in Lifestyle
0
Bukan Cuma Formalitas, Cara Efektif Mengajarkan Tata Krama Sejak Dini

JAKARTA, Cobisnis.com – Mengajarkan tata krama sejak usia dini adalah langkah penting dalam membentuk karakter anak. Tata krama bukan hanya soal sopan santun, tapi juga tentang menghargai orang lain dan memahami batasan sosial. Anak yang terbiasa berperilaku sopan sejak kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang ramah, empatik, dan mudah diterima di lingkungan mana pun.

Proses belajar tata krama sebaiknya dimulai dari rumah. Orang tua berperan sebagai teladan utama. Anak-anak cenderung meniru perilaku orang di sekitarnya, jadi kebiasaan seperti mengucapkan “tolong”, “terima kasih”, dan “maaf” sebaiknya juga ditunjukkan oleh orang tua dalam keseharian.

Selain lewat contoh, tata krama bisa diajarkan lewat cerita dan permainan. Misalnya, melalui dongeng yang menekankan nilai kesopanan atau permainan peran sederhana seperti menyapa orang yang lebih tua. Dengan cara menyenangkan, anak akan lebih mudah memahami dan mengingat nilai-nilai tersebut.

Konsistensi juga sangat penting. Orang tua perlu memberi arahan lembut tapi tegas ketika anak lupa bersikap sopan. Misalnya, mengingatkan untuk tidak memotong pembicaraan atau menunduk saat lewat di depan orang tua. Pengulangan yang konsisten akan membuat anak terbiasa tanpa merasa dipaksa.

Selain di rumah, lingkungan sekolah juga berperan besar. Guru dapat memperkuat pembiasaan tata krama melalui kegiatan seperti salam pagi, kerja sama kelompok, dan penghargaan bagi siswa yang berperilaku sopan.

Teknologi juga bisa dimanfaatkan secara bijak. Video edukatif atau buku anak tentang etika sosial bisa menjadi media tambahan yang efektif untuk memperkenalkan konsep sopan santun.

Yang tak kalah penting, ajarkan anak untuk memahami alasan di balik tata krama, bukan sekadar menghafalnya. Jelaskan bahwa bersikap sopan membuat orang lain merasa dihargai, dan itu membantu menciptakan hubungan yang baik di mana pun mereka berada.

Dengan membiasakan tata krama sejak dini, anak tidak hanya menjadi pribadi sopan di depan orang tua, tapi juga tumbuh menjadi generasi yang beretika, menghargai sesama, dan membawa kebaikan ke lingkungannya.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
free online course
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comkarakter anaksopan santuntata kramausia dini

Related Posts

Hasil Uji Lab: Keracunan Massal Siswa SMAN 2 Kudus Dipicu Bakteri E. coli pada Soto MBG

Hasil Uji Lab: Keracunan Massal Siswa SMAN 2 Kudus Dipicu Bakteri E. coli pada Soto MBG

by Hidayat Taufik
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa kasus gangguan pencernaan yang menimpa ratusan siswa SMAN 2 Kudus disebabkan...

Kinerja Moncer Sepanjang 2025, BSI Perkuat Posisi sebagai Bank Syariah BUMN Kelas Utama

Kinerja Moncer Sepanjang 2025, BSI Perkuat Posisi sebagai Bank Syariah BUMN Kelas Utama

by Dwi Natasya
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 seiring dukungan kondisi ekonomi...

Safrizal ZA: Ribuan Huntara Rampung, Jumlah Pengungsi di Aceh Terus Menurun

Safrizal ZA: Ribuan Huntara Rampung, Jumlah Pengungsi di Aceh Terus Menurun

by Dwi Natasya
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Aceh mencatat pembangunan hunian sementara (huntara) pascabencana telah mencapai 4.401 unit di seluruh...

3,9 Juta Warga Tak Lagi Terima Bansos, Pemerintah Alihkan ke Program Bantuan Usaha Mandiri

3,9 Juta Warga Tak Lagi Terima Bansos, Pemerintah Alihkan ke Program Bantuan Usaha Mandiri

by Hidayat Taufik
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa sebanyak 3,9 juta orang tidak lagi terdaftar sebagai penerima...

Wakapolri Perintahkan Kapolres Rajin Turun Ke Lapangan Usai Anak Di NTT Akhiri Hidupnya

Wakapolri Perintahkan Kapolres Rajin Turun Ke Lapangan Usai Anak Di NTT Akhiri Hidupnya

by Hidayat Taufik
February 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Peristiwa meninggalnya seorang anak di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga berkaitan dengan tekanan ekonomi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
PT United Tractors Tbk (UNTR).

United Tractors Buka Suara soal Pengalihan Tambang Martabe dan Gugatan KLH Rp 200,99 Miliar

February 6, 2026
BUVA

BUVA Buka Suara Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

February 5, 2026
Puan Maharani Soroti Tragedi Siswa SD di NTT, Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Pendidikan Nasional

Puan Maharani Soroti Tragedi Siswa SD di NTT, Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Pendidikan Nasional

February 5, 2026
Hasil Uji Lab: Keracunan Massal Siswa SMAN 2 Kudus Dipicu Bakteri E. coli pada Soto MBG

Hasil Uji Lab: Keracunan Massal Siswa SMAN 2 Kudus Dipicu Bakteri E. coli pada Soto MBG

February 6, 2026
Kinerja Moncer Sepanjang 2025, BSI Perkuat Posisi sebagai Bank Syariah BUMN Kelas Utama

Kinerja Moncer Sepanjang 2025, BSI Perkuat Posisi sebagai Bank Syariah BUMN Kelas Utama

February 6, 2026
Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Ubah Peta Perbankan Indonesia

Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Ubah Peta Perbankan Indonesia

February 6, 2026
Safrizal ZA: Ribuan Huntara Rampung, Jumlah Pengungsi di Aceh Terus Menurun

Safrizal ZA: Ribuan Huntara Rampung, Jumlah Pengungsi di Aceh Terus Menurun

February 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved