• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

BTPN Kucurkan Pinjaman ‘Hijau’ Rp1,06 Triliun untuk Proyek Gedung ‘Hijau’

H. Fuad by H. Fuad
December 6, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Pertumbuhan BTPN Tetap Sehat, Fundamental Kuat di Tengah Pelemahan Aktivitas Bisnis dan Turunnya Kredit

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank BTPN Tbk berikan kredit hijau untuk PT Kepland Investama dengan nilai mencapai Rp1,06 triliun. Ini merupakan bentuk perwujudan komitmen Bank BTPN terhadap pembiayaan berkelanjutan yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Green loan tersebut memiliki tenor tiga tahun pada 19 Oktober 2021.

Fasilitas pinjaman hijau dalam kurs rupiah ini adalah salah satu yang pertama di pasar Indonesia.

“Pemberian fasilitas pinjaman hijau ini menunjukkan kemampuan Bank BTPN dalam melakukan transaksi pinjaman yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Transaksi tersebut juga akan meningkatkan kepercayaan nasabah di Indonesia serta kawasan sekitar di Asia Tenggara terhadap kemampuan Bank BTPN sebagai koordinator pinjaman hijau,” kata Head of Wholesale Banking Bank BTPN Nathan Christianto, di Jakarta (6/11/2021).

Selain pemberian fasilitas pinjaman hijau, Bank BTPN bersama induk usaha Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) membantu Kepland Investama menerapkan kerangka pinjaman hijau atau Green Loan Framework dan Green Loan documentation agar sejalan dengan kaidah pinjaman hijau yang ditetapkan oleh Loan Market Association dan Asia Pacific Loan Market Association (APLMA).

PT Kepland Investama, anak usaha dari Keppel Land Limited yang berkantor pusat di Singapura, akan memanfaatkan seluruh fasilitas pinjaman hijau Bank BTPN untuk pembiayaan kembali kredit yang digunakan untuk pembangunan International Financial Centre (IFC), Tower 2 di Jl. Jend. Sudirman, Jakarta.

IFC Tower 2 yang menawarkan lebih dari 50,200 m2 ruang kantor premium merupakan yang pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat tertinggi dari Building and Construction Authority of Singapore (BCA), yaitu BCA Green mark Platinum untuk pengelolaan yang memenuhi standar klasifikasi keamanan dan keberlanjutan, atau sustainability.

Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan visi Keppel Land, Presiden Keppel Land Indonesia Samuel Ng mengatakan kalau Keppel Land akan selalu mengembangkan bangunan yang ramah lingkungan.

“Sejalan dengan Visi Keppel 2030, Keppel Land menempatkan sustainibility sebagai inti dari strategi kami. Kami sangat senang mendapatkan pinjaman hijau ini untuk pembiayaan kembali kredit International Financial Centre Jakarta Tower 2, proyek pertama di Indonesia yang mendapatkan BCA Green Mark Platinum. Hal ini mencerminkan fokus kami dalam mengembangkan dan mengelola bangunan rendah karbon dan hemat sumber daya, sebagai langkah mewujudkan visi Keppel Land untuk menjadi yang terdepan dalam mengelola area perkotaan menjadi lebih sustainable,” kata Samuel Ng, Presiden Keppel Land Indonesia.

Pemberian fasilitas pinjaman hijau ini sejalan dengan inisiatif SMBC dalam upayanya membantu memitigasi dampak perubahan iklim lewat program SMBC GREEN×GLOBE 2030 (GG2030). “Sebuah rencana jangka panjang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca untuk mencapai net zero melalui operasinya secara grup pada 2030,” tambah Nathan.

Sebelum merger antara PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional dan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBC Indonesia) pada 2019, SMBC Indonesia telah memulai pembiayaan proyek hijau, salah satunya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Hasang di Toba Samosir, Sumatra Utara, yang dianugerahi ‘Renewable Energy Deal of The Year’, atau proyek terbarukan terbaik, oleh The Asset pada 2018.

Selain itu, sebelumnya Bank BTPN bersama induk usaha SMBC juga membiayai proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Sidrap sebuah ladang angin pertama di Indonesia dengan kapasitas 75 MW Pembangkit Listrik Tenaga Air Asahan, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sarulla, dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung Cirata.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung Cirata merupakan proyek pembangkit tenaga surya skala besar pertama di Indonesia.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Bisnis indonesiaBTPNCobisnis

Related Posts

Rupiah Tembus Rp 17.000 per Dolar AS, Harga Minyak dan Geopolitik Tekan Pasar

Rupiah Tembus Rp 17.000 per Dolar AS, Harga Minyak dan Geopolitik Tekan Pasar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (9/3/2026). Tekanan...

Keluarga Vidi Aldiano Disebut Sudah Ikhlas Melepas Kepergiannya

Keluarga Vidi Aldiano Disebut Sudah Ikhlas Melepas Kepergiannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Keluarga penyanyi Vidi Aldiano disebut telah ikhlas menerima kepergian sang musisi yang meninggal dunia pada Sabtu, 7...

Anya Geraldine Datang Melayat, Suasana Rumah Duka Jadi Perhatian

Anya Geraldine Datang Melayat, Suasana Rumah Duka Jadi Perhatian

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris dan influencer Anya Geraldine mengungkap suasana di rumah duka penyanyi Vidi Aldiano setelah kepergian sang musisi...

Di Balik Duka Wafatnya Vidi Aldiano, Ada Hal yang Banyak Dibicarakan

Di Balik Duka Wafatnya Vidi Aldiano, Ada Hal yang Banyak Dibicarakan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dunia hiburan Indonesia kembali diliputi duka setelah penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026...

Kisah Perjuangan Vidi Aldiano Lawan Kanker Ginjal Stadium 3 Sebelum Wafat

Kisah Perjuangan Vidi Aldiano Lawan Kanker Ginjal Stadium 3 Sebelum Wafat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penyanyi Indonesia Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 di usia 35 tahun setelah bertahun-tahun...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

Usai Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun, Pensiunan JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Rumahnya

March 7, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Lima Tahun di Indonesia, AIA Vitality Catat Perubahan Nyata Perilaku Hidup Sehat

Lima Tahun di Indonesia, AIA Vitality Catat Perubahan Nyata Perilaku Hidup Sehat

March 9, 2026
Aplikasi PINTU Hadirkan Pintu VIP, Layanan Eksklusif untuk Trader Kripto

Aplikasi PINTU Hadirkan Pintu VIP, Layanan Eksklusif untuk Trader Kripto

March 9, 2026
Jamkrindo Salurkan Bantuan Sosial Ramadan kepada Masyarakat di Batam

Jamkrindo Salurkan Bantuan Sosial Ramadan kepada Masyarakat di Batam

March 9, 2026
BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Expo dan Pendampingan Usaha

BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Expo dan Pendampingan Usaha

March 9, 2026
Bank Syariah Nasional Sponsor Utama Persiraja

Bank Syariah Nasional Sponsor Utama Persiraja

March 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved