• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

BTN Luncurkan Loan Factory, Dorong Ekspansi Kredit yang Lebih Efisien

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
April 13, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
BTN Luncurkan Loan Factory, Dorong Ekspansi Kredit yang Lebih Efisien

Bekasi, Cobisnis.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat mesin pertumbuhan kreditnya melalui pembangunan Loan Factory, yang dirancang untuk mempercepat proses, meningkatkan kapasitas, serta menjaga kualitas portofolio secara lebih terkontrol.

Inisiatif ini menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan proses bisnis kredit BTN dari model yang sebelumnya tersebar di cabang menjadi terintegrasi dan berbasis proses, sehingga memungkinkan penyaluran kredit dilakukan lebih cepat, konsisten, dan scalable di seluruh jaringan.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, pembangunan Loan Factory merupakan bagian dari roadmap transformasi BTN yang telah dimulai sejak 2019, seiring dengan kebutuhan untuk mengelola volume kredit dalam skala besar dengan standar yang seragam.

“BTN itu sehari sekitar 1.000 aplikasi KPR. Kalau mengandalkan cara kerja masing-masing orang, itu berbahaya. Jadi dalam skala sebesar ini, proses harus terstandarisasi dan dijalankan dengan sistem yang sama,” ujar Nixon.

Ia menambahkan, standardisasi menjadi kunci bagi BTN untuk memastikan kualitas layanan dan produk tetap konsisten di seluruh Indonesia.

“Kalau mau jadi perusahaan besar, prosesnya harus sama. Syaratnya sama, cara kerjanya sama, hasilnya juga harus konsisten,” tegasnya.

Selama ini, proses kredit konsumer BTN dilakukan secara desentralisasi di cabang, sebelum kemudian ditingkatkan melalui pembentukan Regional Loan Processing Center (RLPC) sejak 2019. Transformasi tersebut terbukti meningkatkan kualitas proses dan standardisasi, sekaligus menurunkan berbagai potensi deviasi dalam proses kredit.

Melalui Loan Factory, BTN mengintegrasikan seluruh proses tersebut dalam satu model terpusat berbasis proses, mulai dari data input, verifikasi, analisa, hingga persetujuan dan pencairan kredit. Pendekatan ini memungkinkan adanya spesialisasi fungsi di setiap tahapan, sehingga proses menjadi lebih efisien, akurat, dan konsisten.

Saat ini, Loan Factory BTN turut mengimplementasikan decision engine pada proses credit scoring guna mempercepat analisa dan persetujuan kredit, sekaligus memperkuat standardisasi proses, kualitas keputusan, dan tata kelola yang lebih konsisten.

Seiring implementasi tersebut, BTN juga menargetkan percepatan waktu proses kredit dari sekitar 6 hari kerja menjadi lebih singkat, sejalan dengan penguatan proses dan integrasi melalui Loan Factory.

Menurut Nixon, Loan Factory memiliki peran strategis sebagai mesin pertumbuhan kredit, sekaligus penjaga kualitas risiko, serta penggerak peningkatan efisiensi operasional melalui standardisasi proses.

“Kalau hanya tumbuh tanpa kualitas, itu tidak acceptable. Tapi kalau kualitas bagus tanpa pertumbuhan, itu juga tidak cukup,” ujarnya.

Dari sisi operasional, Direktur Operations BTN I Nyoman Sugiri Yasa mengatakan Loan Factory menjawab berbagai tantangan inefisiensi proses yang sebelumnya terjadi akibat model kerja yang tersebar.

“Dengan Loan Factory, proses yang sebelumnya tersebar dan saling silang antar unit kerja kini menjadi lebih terstruktur dan terintegrasi. Ini membuat proses menjadi lebih efisien, mudah dimonitor, serta meningkatkan kualitas tata kelola dokumen dan underwriting,” ujar Nyoman.

Ia menambahkan bahwa integrasi proses ini juga memperkuat end-to-end journey layanan kredit, mulai dari inisiasi hingga pencairan dan pengelolaan dokumen.

Sementara itu, Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari perjalanan panjang perbaikan proses kredit BTN yang terus berevolusi mengikuti perkembangan teknologi.

“Dari proses yang sebelumnya terdesentralisasi, kemudian regionalisasi, hingga kini menjadi terpusat berbasis proses, kami memastikan kualitas proses terus meningkat dengan standar yang lebih konsisten,” ujar Setiyo.

Ia menambahkan, Loan Factory memungkinkan BTN memperoleh economic of scale sekaligus memperkuat kualitas proses melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan berbasis teknologi.

“Dengan pendekatan ini, kami mendorong proses yang lebih akurat, efektif, dan cepat, sekaligus memperkuat pengendalian untuk meminimalkan risiko,” jelasnya.

Selain itu, BTN juga terus memperkuat kapabilitas digital melalui pemanfaatan teknologi, termasuk pengembangan otomasi dan kecerdasan buatan (AI) pada proses input, verifikasi, dan analisa data kredit.

Transformasi Loan Factory menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi operasional BTN untuk mendukung peningkatan kapasitas penyaluran kredit secara nasional, seiring dengan kebutuhan pembiayaan perumahan yang terus tumbuh.

“Target kita jelas, pertumbuhan harus meningkat, tapi kualitas juga harus tetap terjaga. Itu yang sedang kita bangun melalui Loan Factory ini,” tutup Nixon.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: bank btncobisnis.comEkspansi KreditLoan Factory

Related Posts

Unik, 4 Negara Ini Tidak Memiliki Lirik Lagu Kebangsaan

Unik, 4 Negara Ini Tidak Memiliki Lirik Lagu Kebangsaan

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lagu kebangsaan menjadi simbol nasional yang merepresentasikan sejarah, identitas, dan persatuan suatu negara. Meski umumnya dilengkapi lirik,...

MU Vs Bournemouth, Ujian Setan Merah untuk Kembali ke Jalur Kemenangan

MU Vs Bournemouth, Ujian Setan Merah untuk Kembali ke Jalur Kemenangan

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Manchester United berpeluang mengakhiri tren tanpa kemenangan saat menjamu Bournemouth pada lanjutan Premier League, Minggu (25/10/2026). Prediksi...

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah memberikan keringanan pajak berupa penanggungan 100 persen Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk tiket pesawat kelas ekonomi...

Serangan Houthi Picu Gangguan Penerbangan, 4.000 Jemaah Umrah Tertahan

Serangan Houthi Picu Gangguan Penerbangan, 4.000 Jemaah Umrah Tertahan

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sekitar 4.000 jemaah umrah dilaporkan belum dapat melanjutkan perjalanan pulang akibat gangguan penerbangan di Arab Saudi. Situasi...

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia belum kembali merasakan menit bermain bersama klub masing-masing setelah membawa skuad Garuda menjuarai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
KMP Batumandi terbakar di Selat Sunda saat membawa 420 penumpang dan 89 kendaraan. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.

Maruly Hendra Utama: Respons ASDP Tangani Kebakaran KMP Batumandi Diapresiasi

October 23, 2026
ANTAM Catat Pendapatan Rp62,71 Triliun pada Semester I 2026

ANTAM Catat Pendapatan Rp62,71 Triliun pada Semester I 2026

October 23, 2026
UMP 2027 Digodok, Upah Pekerja Masih Dibayangi Biaya Hidup

UMP 2027 Digodok, Upah Pekerja Masih Dibayangi Biaya Hidup

October 23, 2026
Mengukur Hukuman yang Layak bagi Perusahaan Terduga Pemicu Karhutla

Mengukur Hukuman yang Layak bagi Perusahaan Terduga Pemicu Karhutla

October 23, 2026
Unik, 4 Negara Ini Tidak Memiliki Lirik Lagu Kebangsaan

Unik, 4 Negara Ini Tidak Memiliki Lirik Lagu Kebangsaan

October 24, 2026
BSI International Expo 2026 Targetkan Transaksi Rp5 Triliun

BSI International Expo 2026 Targetkan Transaksi Rp5 Triliun

October 24, 2026
Ilustrasi Bangun Tidur dan Masih Mengantuk - pexels/Miriam Alonso

Ini Alasan Mengapa Masih Merasa Lelah Walau Sudah Tidur 8 Jam di Malam Hari

October 24, 2026
MU Vs Bournemouth, Ujian Setan Merah untuk Kembali ke Jalur Kemenangan

MU Vs Bournemouth, Ujian Setan Merah untuk Kembali ke Jalur Kemenangan

October 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved