• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, April 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Blue Owl Batasi Penarikan Dana Setelah Permintaan Investor Melonjak

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
April 3, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Blue Owl Batasi Penarikan Dana Setelah Permintaan Investor Melonjak

JAKARTA, Cobisnis.com – Blue Owl Capital menghadapi tekanan besar setelah investor ramai menarik dana dari beberapa produk investasinya. Kondisi ini memperkuat kekhawatiran baru terhadap pasar private credit global.

Perusahaan itu melaporkan lonjakan permintaan penarikan dana dalam dua portofolio utama. Karena itu, Blue Owl membatasi pembayaran hanya lima persen dari masing-masing dana.

Dana teknologi senilai US$6 miliar menerima permintaan penarikan hingga 41 persen. Angka itu naik tajam dari 15,4 persen pada kuartal sebelumnya.

Sementara itu, dana unggulan senilai US$36 miliar menerima permintaan penarikan 22 persen. Sebelumnya, angka tersebut hanya berada di kisaran lima persen.

Setelah laporan itu muncul, saham Blue Owl sempat turun sembilan persen pada perdagangan awal. Namun, saham kemudian menutup hari dengan pelemahan 1,5 persen.

Tekanan juga menyebar ke pelaku private credit lain seperti Apollo Global Management dan Ares Management. Saham kedua perusahaan ikut melemah dalam sesi yang sama.

Manajemen Blue Owl menyebut persepsi pasar sebagai penyebab utama gelombang penarikan dana. Meski begitu, perusahaan menilai kualitas kredit dalam portofolionya masih bertahan.

Selain faktor pasar, kekhawatiran terhadap gangguan bisnis akibat kecerdasan buatan ikut memicu tekanan. Banyak investor mulai menilai ulang eksposur dana terhadap perusahaan teknologi.

Pasar private credit sendiri tumbuh pesat setelah krisis keuangan global 2008. Saat bank memperketat pinjaman, lembaga non-bank justru mengambil ruang lebih besar.

Kini, nilai sektor tersebut mendekati US$1,8 triliun. Namun, pertumbuhan cepat itu juga memunculkan kekhawatiran baru karena banyak data pinjaman tidak terbuka ke publik.

Beberapa analis menilai tekanan di satu dana bisa memicu sentimen lebih luas. Jika risiko membesar, bank dapat memperketat kredit untuk perusahaan dan konsumen.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free online course
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
Tags: Apollo GlobalBlue Owl Capitalcobisnis.comwall street

Related Posts

Fokus Akhirat, Noussair Mazraoui Siap Tinggalkan Sepak Bola Usai Piala Dunia 2026

Fokus Akhirat, Noussair Mazraoui Siap Tinggalkan Sepak Bola Usai Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bek sayap Manchester United dan Timnas Maroko, Noussair Mazraoui, membuat publik terkejut. Ia mengaku mempertimbangkan pensiun dini...

Konflik Iran Tekan Pasar Energi dan Uji Kredibilitas Trump

Konflik Iran Tekan Pasar Energi dan Uji Kredibilitas Trump

by Zahra Zahwa
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasar energi global mulai mengabaikan pernyataan Donald Trump setelah harga minyak terus naik akibat konflik Iran. Investor...

Serangan Udara Hantam Sekolah Musik Anak di Teheran

Serangan Udara Hantam Sekolah Musik Anak di Teheran

by Zahra Zahwa
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah sekolah musik di Tehran hancur setelah serangan udara menghantam bangunan tempat kegiatan belajar berlangsung. Peristiwa ini...

Kuba Bebaskan 2.010 Narapidana Saat Krisis Ekonomi Semakin Berat

Kuba Bebaskan 2.010 Narapidana Saat Krisis Ekonomi Semakin Berat

by Zahra Zahwa
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Cuba kembali menjadi sorotan setelah krisis ekonomi Kuba mendorong pemerintah membebaskan 2.010 narapidana. Keputusan ini diumumkan menjelang...

Topps Kembali Gandeng NFL, Kartu Koleksi Resmi Hadir Lagi Setelah 10 Tahun

Topps Kembali Gandeng NFL, Kartu Koleksi Resmi Hadir Lagi Setelah 10 Tahun

by Zahra Zahwa
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – National Football League resmi kembali bekerja sama dengan Topps setelah terpisah hampir sepuluh tahun. Kesepakatan baru ini...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

March 31, 2026
Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

April 2, 2026
MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

April 2, 2026
Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

Trump Ancam Iran Kembali ke “Zaman Batu”, Teheran Siap Serangan Balasan 2026

April 2, 2026
Fokus Akhirat, Noussair Mazraoui Siap Tinggalkan Sepak Bola Usai Piala Dunia 2026

Fokus Akhirat, Noussair Mazraoui Siap Tinggalkan Sepak Bola Usai Piala Dunia 2026

April 3, 2026
Harga Emas Terjun bebas, Biang Keroknya Perlahan Terkuak

Harga Emas Terjun bebas, Biang Keroknya Perlahan Terkuak

April 3, 2026
Trump Ancam Iran dengan Serangan Infrastruktur, Pembangkit Listrik Jadi Sasaran

Trump Ancam Iran dengan Serangan Infrastruktur, Pembangkit Listrik Jadi Sasaran

April 3, 2026
Lonjakan Harga BBM Bikin Warga Pakistan Panik, SPBU Dipadati Kendaraan

Lonjakan Harga BBM Bikin Warga Pakistan Panik, SPBU Dipadati Kendaraan

April 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved