• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Bio Farma dan 23 Century Medical Group Jajaki Kolaborasi Produk Berbasis Sel Punca dan Sekretom di Indonesia

Weldon Darmawan by Weldon Darmawan
October 14, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Bio Farma

PT Bio Farma (Persero) dan 23 Century Medical Group Sdn Bhd menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjajaki kerja sama terkait registrasi, komersialisasi, dan distribusi produk berbasis sel punca (stem cell) dan/atau sekretom (secretome) di Indonesia.

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bio Farma (Persero) dan 23 Century Medical Group Sdn Bhd menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjajaki kerja sama terkait registrasi, komersialisasi, dan distribusi produk berbasis sel punca (stem cell) dan/atau sekretom (secretome) di Indonesia.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Riset dan Pengembangan Bio Farma, Dicky Mahardhika Taryono, dan Managing Director 23 Century Medical Group, Datok Seri Dr. David Mah, serta disaksikan oleh Staf Khusus Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Didi Apriadi, Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, dan CEO 23 Century Medical Group, Dr. Angelina Tiah di Jakarta pada 9 Oktober 2026.

Kolaborasi ini menjadi langkah awal bagi kedua perusahaan untuk mengeksplorasi peluang menghadirkan inovasi di bidang terapi seluler dan pengobatan regeneratif ke Indonesia melalui jalur yang memenuhi ketentuan regulasi, standar mutu, serta kebutuhan sistem kesehatan nasional.

Kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi Bio Farma dan 23 Century Medical Group untuk membangun pemahaman bersama mengenai kesiapan pasar, aspek regulasi, model komersialisasi, serta sistem distribusi yang diperlukan agar produk berbasis stem cell dan/atau secretome dapat dikembangkan secara bertanggung jawab di Indonesia.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan 23 Century Medical Group merupakan langkah strategis untuk memperluas kapabilitas perusahaan di bidang terapi seluler dan pengobatan regeneratif, sekaligus mendukung transformasi Bio Farma di sektor life science.

“Bagi Bio Farma, pengembangan bidang ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan pengalaman panjang kami dalam pengembangan vaksin dan produk farmasi konvensional. Dari perspektif riset dan pengembangan, kami memandang kemitraan ini sebagai peluang untuk meningkatkan pengetahuan, serta membangun kapabilitas yang akan memperkuat ekosistem bioteknologi Indonesia.” Kata Shadiq.

Shadiq juga mengapresiasi dukungan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal dalam mendorong investasi di sektor bioteknologi dan kesehatan, khususnya untuk memperkuat kapabilitas manufaktur dalam negeri melalui kolaborasi strategis dengan mitra internasional

Direktur Riset dan Pengembangan Bio Farma, Dicky Mahardhika Taryono, mengatakan bahwa pengembangan kompetensi tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian kesehatan Indonesia. Penguatan ekosistem yang lebih luas membutuhkan kesiapan riset, tenaga ahli, sistem mutu, industri, dan layanan kesehatan yang dikembangkan secara bertahap.

“Bagi Bio Farma, penjajakan ini merupakan bagian dari upaya membangun kapabilitas nasional di bidang teknologi kesehatan yang lebih maju. Kami ingin memperkuat pemahaman mengenai ilmu pengetahuan, persyaratan regulasi, sistem mutu, dan kesiapan industri secara bertahap. Tujuan jangka panjangnya adalah mendukung akses terhadap inovasi kesehatan yang terbukti aman dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dicky.

Penjajakan kerja sama dengan 23 Century Medical Group memberikan kesempatan bagi Bio Farma untuk memperdalam pemahaman terhadap ekosistem terapi seluler dan pengobatan regeneratif yang berkembang secara global.

Ke depan, pembentukan ekosistem yang kuat di bidang tersebut membutuhkan kesiapan yang lebih luas, termasuk riset dan pengembangan, regulasi, tenaga ahli, sistem mutu, teknologi produksi, fasilitas manufaktur, serta kesiapan layanan kesehatan.

CEO 23 Century Medical Group, Dr. Angelina Tiah Shy Yng, mengatakan bahwa perkembangan dunia medis semakin mengarah pada terapi yang tidak hanya berfokus pada pengelolaan gejala, tetapi juga pada upaya untuk memperbaiki, memulihkan, dan meningkatkan fungsi biologis.

“Masa depan dunia medis bergerak menuju terapi yang tidak hanya berfokus pada penanganan gejala, tetapi juga pada pemahaman tentang bagaimana kita dapat memperbaiki, memulihkan, dan meningkatkan fungsi biologis tubuh. Penjajakan dengan Bio Farma membuka peluang untuk memahami kebutuhan dan persyaratan di Indonesia terkait produk berbasis sel punca dan sekretom, serta memory-like natural killer cells. Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal untuk mempelajari peluang pengembangan kapabilitas lokal dengan mengutamakan bukti ilmiah, mutu, keselamatan pasien, dan kepatuhan terhadap ketentuan regulasi,” ujar Dr. Angelina.

Terapi seluler dan pengobatan regeneratif merupakan bagian dari perkembangan kedokteran modern yang memanfaatkan sel dan produk biologis turunannya untuk mendukung upaya perbaikan, pemulihan, atau peningkatan fungsi biologis.

Kolaborasi dengan 23 Century Medical Group ini menjadi bagian dari arah transformasi Bio Farma untuk memperluas kompetensi dan portofolio di bidang life science dan kesehatan, sekaligus terus memperkuat kemampuan utamanya dalam vaksin dan produk biologis. Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, Bio Farma menjalankan transformasi yang menekankan penguatan tata kelola, riset, inovasi, dan daya saing. Pengembangan kapabilitas tersebut diarahkan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi negara dan masyarakat serta mendukung ketahanan kesehatan nasional.

Melalui pengembangan kapabilitas tersebut, Bio Farma menargetkan peran yang semakin besar dalam ekosistem life science nasional, sekaligus mendukung ketahanan dan kemandirian kesehatan Indonesia di tengah perkembangan teknologi kesehatan global yang semakin cepat.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: 23 Century Medical GroupBio farmacobisnis.comsekretomsel puncastem cell

Related Posts

Usia Muda Bisa Kena Serangan Jantung, Mengapa?

Usia Muda Bisa Kena Serangan Jantung, Mengapa?

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Serangan jantung tidak hanya mengintai orang lanjut usia, tetapi juga dapat terjadi pada kelompok usia muda, termasuk...

Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Fokus OTT KPK di BNPB

Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Fokus OTT KPK di BNPB

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut operasi tangkap tangan (OTT) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkaitan dengan...

Kapolri Ingatkan Anggota: Layani Masyarakat, Tak Cukup Jaga Keamanan

Kapolri Ingatkan Anggota: Layani Masyarakat, Tak Cukup Jaga Keamanan

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meminta jajaran kepolisian mengedepankan pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya,...

Usai Putusan MK, Denny Indrayana dkk Temui Pimpinan DPD

Usai Putusan MK, Denny Indrayana dkk Temui Pimpinan DPD

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Denny Indrayana, Refly Harun, dan sejumlah perwakilan aliansi masyarakat mendatangi Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung untuk...

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Ada Pejabat dan Swasta

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Ada Pejabat dan Swasta

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.

SYAFIF Aceh Hadirkan Edukasi Keuangan dan 39 UMKM

October 13, 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Ditargetkan Beralih Status pada Awal 2027

Guru PPPK Paruh Waktu Ditargetkan Beralih Status pada Awal 2027

October 13, 2026
IESR dan INDEF Ungkap Potensi PLTS 100 GW untuk Dukung Ekonomi RI Tumbuh 8%

IESR dan INDEF Ungkap Potensi PLTS 100 GW untuk Dukung Ekonomi RI Tumbuh 8%

October 13, 2026
Asuransi Jasindo memperkuat perlindungan aset negara melalui pendekatan manajemen risiko. Pada 2026, sebanyak 20.838 objek BMN terlindungi dengan nilai Rp29,19 triliun.

Jasindo Perkuat Perlindungan Aset Negara Rp29,19 Triliun

October 13, 2026
Jamkrindo Gandeng Hibank, Bidik Potensi Penjaminan Rp500 Miliar

Jamkrindo Gandeng Hibank, Bidik Potensi Penjaminan Rp500 Miliar

October 14, 2026
Bio Farma

Bio Farma dan 23 Century Medical Group Jajaki Kolaborasi Produk Berbasis Sel Punca dan Sekretom di Indonesia

October 14, 2026
Hani Kusumowardhani: Jangan Paksa Diri Mengikuti Standar Hidup Orang Lain

Hani Kusumowardhani: Jangan Paksa Diri Mengikuti Standar Hidup Orang Lain

October 14, 2026
Bukan Jalan Pintas Jadi Kaya, Trader Ingatkan Gen Z soal Risiko Trading

Bukan Jalan Pintas Jadi Kaya, Trader Ingatkan Gen Z soal Risiko Trading

October 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved