• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

BI Optimistis Pembiayaan dan Ekonomi Syariah Tetap Bertumbuh

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 4, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Bank Indonesia Sebut Nilai Tukar Rupiah Paling Stabil di Dunia

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah di 2025 melambat yakni sebesar 8 persen hingga 11 persen atau lebih rendah dibandingkan dari target sebelumnya yang sebesar 11 persen hingga 13 persen.

Meski demikian, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) BI, Imam Hartono menyampaikan ekonomi dan pembiayaan syariah diperkirakan masih akan terus menunjukkan pertumbuhan positif.

Namun, ia menyampaikan terdapat sejumlah tantangan dalam mendorong pembiayaan perbankan syariah yaitu proyeksi pertumbuhan ekonomi 2025 yang diturunkan ke kisaran 4,6 persen hingga 5,4 persen dan dinamika perekonomian global.

Imam menekankan bahwa dinamika global tentu memberikan dampak terhadap perekonomian, baik syariah maupun konvensional, namun hal tersebut justru menjadi peluang untuk mengoptimalkan strategi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di dalam negeri.

“Tapi tentu nanti ini tetap akan kita pantau terus bagaimana perkembangannya. Jadi kalau dikatakan bahwa apakah ada dampak global, sudah pasti. Jadi artinya dampak global dan ekonomi ini sebenarnya sifatnya umum, baik itu berdampak kepada syariah maupun konvensional,” ujarnya dalam taklimat media BI, Rabu, 4 Juni.

Ia menjelaskan bahwa ekosistem syariah harus dibuat menarik dan memerlukan peran dari berbagai pihak dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Imam menjelaskan saat ini, literasi masyarakat terhadap keuangan syariah tergolong cukup baik, namun tingkat inklusi nya masih rendah, dan hal ini berbeda dengan sistem keuangan konvensional, di mana tingkat inklusi cenderung lebih tinggi dibanding literasinya.

Menurutnya dengan kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi besar yang dapat dioptimalkan, sehingga salah satu strategi yang akan dilakukan oleh Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan perbankan syariah adalah dengan meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk-produk keuangan syariah.

Selain itu, ia menyoroti bahwa masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa layanan keuangan syariah cenderung lebih mahal dibandingkan produk konvensional.

“Sekarang ini kita bersama kementerian/lembaga terkait melalui simulasi itu mencoba melakukan simulasi itu dari sisi pemahaman,” ungkapnya.

Selain edukasi, ia menyampaikan bahwa BI juga berupaya mengembangkan produk-produk keuangan syariah yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat salah satu inisiatif terbaru adalah mendorong hadirnya produk Shariah Restricted Investment Account (SRIA), hasil kolaborasi BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun, SRIA merupakan instrumen investasi syariah yang memberikan keleluasaan bagi investor untuk menentukan batasan pengelolaan dana mereka, agar sesuai dengan proyek atau sektor usaha tertentu.

Imam berharap dengan kehadiran SRIA dapat memperluas pilihan instrumen investasi syariah sekaligus meningkatkan minat masyarakat.

Di sisi lain, ia menyampaikan bahwa BI dan OJK juga terus mendukung pengembangan unit usaha syariah di perbankan, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak alternatif layanan keuangan berbasis syariah.

“Tapi itu juga ternyata belum cukup. Karena kita pelaku usaha syariah kita harus diperkuat, diperkuat supaya saya bisa survive, supaya saya bisa berdaya saring,” jelasnya.

Sebagai langkah lanjutan, ia menegaskan bahwa BI berupaya mempertemukan sektor korporasi dengan sumber pembiayaan syariah dan sinergi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah secara lebih berkelanjutan di masa mendatang.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download mobile firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: bank indonesiacobisnis.comEkonomi syariah

Related Posts

Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana...

Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP

Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bertemu dengan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero)...

IRESS meminta pemerintah memprioritaskan batu bara kalori menengah dan tinggi untuk PLN sebelum diekspor demi menjaga pasokan listrik nasional.

IRESS Minta Batu Bara Berkualitas Diprioritaskan untuk PLN

by Rizki Meirino
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia Resources Studies (IRESS) meminta pemerintah memprioritaskan pasokan batu bara kalori menengah dan tinggi untuk pembangkit listrik...

Standard Chartered Indonesia menggelar Treasury Leadership Forum 2026 untuk membahas pembayaran digital, AI, dan peluang Indonesia di tengah perubahan rantai pasok global.

Standard Chartered Bahas Masa Depan Pembayaran Digital

by Dwi Natasya
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Standard Chartered Indonesia menggelar Indonesia Treasury Leadership Forum 2026 di Jakarta pada Selasa (13/10/2026) untuk membahas masa...

TransJakarta Bakal Pakai Bus Listrik, Hidrogen, dan Hybrid pada 2029

TransJakarta Bakal Pakai Bus Listrik, Hidrogen, dan Hybrid pada 2029

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan dana Rp 5,07 triliun untuk mempercepat penggunaan bus berbasis energi ramah lingkungan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IHCSA

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

October 12, 2026
BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Kerja Sama, Pembayaran Iuran JKN Makin Mudah

BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Kerja Sama, Pembayaran Iuran JKN Makin Mudah

October 12, 2026
Momami menjadi brand lokal pertama di #BeliLokal Brand Day dan mencatat pertumbuhan bisnis lebih dari dua kali lipat melalui Tokopedia dan TikTok Shop.

Momami Jadi Brand Lokal Pertama di Brand Day

October 12, 2026
Persediaan obat, perlengkapan medis, dan bahan bakar di Taiz, Yaman, menipis sehingga layanan darurat hingga perawatan intensif terancam terganggu.

Krisis Medis Mengancam Warga Taiz di Yaman

October 12, 2026
Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

October 13, 2026
Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP

Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP

October 13, 2026
Balé by BTN Tembus 5 Juta Pengguna, Perkuat Transformasi Digital BTN

Balé by BTN Tembus 5 Juta Pengguna, Perkuat Transformasi Digital BTN

October 13, 2026
Pemprov DKI Jakarta memperkuat kolaborasi BUMD, BUMN, dan perangkat daerah melalui 15 kesepakatan strategis untuk mengejar target kota global pada 2030.

Jakarta Perkuat Sinergi BUMD-BUMN Menuju Kota Global

October 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved