• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, June 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bergelar Profesor di Usia 33 Tahun, Ibnu Sina Jadi Guru Besar Hukum Termuda di Indonesia

H. Fuad by H. Fuad
June 14, 2023
in Lifestyle
0
Bergelar Profesor di Usia 33 Tahun, Ibnu Sina Jadi Guru Besar Hukum Termuda di Indonesia

JAKARTA,Cobisnis.com – Generasi muda kian bersemangat untuk berprestasi secara akademis. Hal ini dibuktikan oleh Prof. Dr. Ibnu Sina Chandranegara, SH., MH, Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang baru-baru ini meraih gelar profesor atau Guru Besar di usianya yang masih 33 tahun.

Prestasi ini bisa dibilang melunturkan stereotip bahwa menjadi profesor harus berambut putih alias senior. Hal tersebut diungkapkan oleh Prof. Ibnu Sina dalam Webinar Komunitas SEVIMA, Selasa (13/6/2023).

“Ada stigmanisasi dan stereotip yang muncul dibalik jabatan akademik profesor atau guru besar. Jadi mengapa tidak, stereotip dan stigma profesor harus berambut putih bisa dilunturkan?,” kata Ibnu Sina.

Ibnu Sina secara resmi diangkat dalam jabatan fungsional Guru Besar dalam Bidang Hukum Tata Negara terhitung 1 April 2023. Surat Keputusan akan ia terima secara langsung pada Bulan Juni ini, dan akan dikukuhkan di Universitas Muhammadiyah Jakarta sekitar bulan Juni nanti.

Sebelumnya, capaian Profesor Hukum termuda dicatatkan oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Prof. Eddy OS Hiariej di usia ke-37, Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani Prof. Hikmahanto Juwana di usia ke-38, dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember Prof. Bayu Dwi Anggono di usia ke-39

Ibnu Sina mulai berkarier sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta sejak tahun 2011. Dengan begitu, Pria kelahiran Jakarta, 11 Oktober 1989 ini telah 12 tahun berkarier sebagai dosen.

Sebelumnya, Ibnu Sina menuntaskan studi sarjana dan magister hukumnya di Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan studi doktor hukum di Universitas Gadjah Mada. Ibnu Sina juga aktif sebagai Editor Kepala Jurnal, praktisi, dan konsultan di berbagai firma hukum.

Ibnu Sina juga sempat menjadi kuasa hukum Pengurus Pusat Muhammadiyah, saat mengajukan gugatan terhadap Undang-Undang Sumber Daya Air yang akhirnya dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi. Bersama kolega, Ibnu Sina berhasil menunjukkan praktik privatisasi dan komersialisasi air yang ternyata merugikan rakyat.

“Sejak awal meniti karier sebagai dosen, saya memang berfokus dan mempersiapkan diri di bidang hukum tata negara (HTN). Aktivitas Tridharma Perguruan Tinggi saya (Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat), juga berfokus di bidang HTN,” kenang Ibnu SIna.

Capaian menjadi guru besar menurut Ibnu Sina tidak terlepas dari dukungan institusi tempatnya bekerja. Mulai dari karir awal sebagai dosen, dirinya terus dibimbing hingga penyusunan karya ilmiah oleh guru besar di UMJ. Selanjutnya terus dilakukan pendampingan dalam penyusunan strategi hingga mendapatkan pembiayaan secara mandiri oleh perguruan tinggi.

Universitas Muhammadiyah Jakarta juga menurutnya sangat menyederhanakan urusan administrasi dan birokrasi, sehingga ia bersama rekan-rekan dosen bisa fokus meniti karir dan terus meneliti.

“Saya lektor kepala tahun 2018, cukup lama diangkat ke guru besar. Intinya ada dukungan institusi sehingga stigma profesor di usia muda tidak jadi hambatan secara presepsi akademik!” ucapnya.

Bagi yang ingin mengikuti jejak menjadi guru besar di usia muda, Ibnu Sina membagikan empat tips sukses menjadi guru besar. Yaitu: manajemen karir yang konsisten, perbanyak membuat karya ilmiah, dan selalu produktif menulis jurnal, dan atur rencana strategis secara jangka panjang.

Kombinasi keempat tips tersebut ia contohkan seperti saat menulis jurnal. Jurnal tidak hanya harus ditulis secara baik isi dan gaya penulisannya, tapi juga di waktu-waktu yang tepat dan tidak banyak pesaing seperti saat liburan kuliah maupun akhir tahun.

Begitupula saat menjadi narasumber acara maupun seminar yang menjadi kegiatan rutin dosen. Jangan hanya membuat power-point, tapi rancanglah esai sepanjang 5-7 halaman. Esai tersebut nantinya dapat diolah menjadi jurnal dan penelitian.

“Menjadi guru besar tidak hanya tentang kecerdasan, tetapi juga tentang strategi. Misalnya ketika liburan kuliah, atau akhir tahun saat orang-orang Eropa sedang libur musim dingin, kita manfaatkan untuk menulis jurnal sehingga saingannya berkurang. Begitupula ketika menjadi narasumber acara, jangan buat power-point tapi buat esai 5-7 halaman. Ketika itu konsisten dilakukan, maka mimpi yang kita rancang bisa tercapai!,” pungkas Ibnu Sina.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: cobisnis.comGuru besar hukum termudaIbnu Sina

Related Posts

Petani Antisipasi Musim Kemarau 2026, Pemerintah Perkuat Dukungan Produksi Pangan

Petani Antisipasi Musim Kemarau 2026, Pemerintah Perkuat Dukungan Produksi Pangan

by Hidayat Taufik
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim kemarau berlangsung pada Juli hingga September 2026. Kondisi...

Mengapa Australia Punya Unta Terbanyak di Dunia? Ini Penjelasannya

Dilraba Dilmurat Kembali ke Karpet Merah Setelah 605 Hari Absen

by Desti Dwi Natasya
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris asal Tiongkok, Dilraba Dilmurat, akhirnya kembali menghadiri acara karpet merah setelah absen selama 605 hari. Penampilan...

Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Penjualan Tiket Mulai Dibuka

Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Penjualan Tiket Mulai Dibuka

by Hidayat Taufik
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia kembali bersiap menyambut salah satu ajang olahraga paling bergengsi di dunia. Pertamina Grand Prix of Indonesia...

Kondisi Kesehatan Ayah Lionel Messi Terungkap, Keluarga Buka Suara

Kondisi Kesehatan Ayah Lionel Messi Terungkap, Keluarga Buka Suara

by Desti Dwi Natasya
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Keluarga Lionel Messi akhirnya buka suara mengenai kondisi kesehatan sang ayah, Jorge Messi, yang belakangan menjadi sorotan...

Kejagung Segel Gudang Penyimpanan Motor Listrik MBG, Jumlah Capai 17.600 Unit

Kejagung Segel Gudang Penyimpanan Motor Listrik MBG, Jumlah Capai 17.600 Unit

by Hidayat Taufik
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kejaksaan Agung mengamankan sekitar 17.600 unit motor listrik yang terkait pengadaan dalam program MBG. Kendaraan tersebut berada...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Kemenperin Dorong Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Lewat Halal Indo 2026

Kemenperin Dorong Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Lewat Halal Indo 2026

June 18, 2026
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp120,9 Triliun hingga Mei 2026

Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp120,9 Triliun hingga Mei 2026

June 18, 2026
Mengapa Elon Musk Memindahkan Fokus AI dari Taiwan ke Korea Selatan?

Saingan McDonald’s Hadapi Kebangkrutan, Ini Penyebabnya

June 18, 2026
Petani Antisipasi Musim Kemarau 2026, Pemerintah Perkuat Dukungan Produksi Pangan

Petani Antisipasi Musim Kemarau 2026, Pemerintah Perkuat Dukungan Produksi Pangan

June 19, 2026
Mengapa Australia Punya Unta Terbanyak di Dunia? Ini Penjelasannya

Dilraba Dilmurat Kembali ke Karpet Merah Setelah 605 Hari Absen

June 19, 2026
Indonesia Siap Gelar MotoGP 2026 Penjualan Tiket Resmi Dibuka

Indonesia Siap Gelar MotoGP 2026 Penjualan Tiket Resmi Dibuka

June 19, 2026
Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Penjualan Tiket Mulai Dibuka

Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Penjualan Tiket Mulai Dibuka

June 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved