• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Belajar Sawit ke Indonesia, Delegasi Tanzania Ikuti Short Course GAPKI–PPKS

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
January 14, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
GAPKI

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) mengadakan Short Course of Oil Palm Plantation Management.

JAKARTA, Cobisnis.com – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) mengadakan Short Course of Oil Palm Plantation Management. Kegiatan ini merupakan program pelatihan yang mengombinasikan pembelajaran di kelas dengan praktik langsung di lapangan.

Program yang akan berlangsung selama dua bulan ini diikuti oleh 13 perwakilan dari Tanzania Agricultural Research Institute (TARI) dan Tanzania Plant Health and Pesticides Authority (TPHPA).

Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Ketua Konsorsium Ganoderma Indonesia GAPKI sekaligus Kepala SSPL PT Socfin Indonesia, Indra Syahputra. Indra menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat datang kepada delegasi Tanzania yang hadir di Sumatera Utara.

“Kolaborasi ini merupakan bentuk kerja sama yang sangat positif dan strategis, baik bagi Indonesia maupun Tanzania,” ujar Indra sambil menyampaikan selamat datang kepada seluruh delegasi dari Tanzania.

Para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk meninjau secara langsung proses pembibitan kelapa sawit, termasuk mengamati pengembangan material tanaman asal Tanzania yang saat ini telah dibudidayakan di Indonesia.

Indra menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya dirancang sebagai agenda pelatihan semata, tetapi juga sebagai wadah pertukaran pengetahuan dan sumber daya genetik antarnegara.

Selain aspek pelatihan, kerja sama Indonesia dan Tanzania juga diwujudkan melalui introduksi tiga spesies serangga penyerbuk Elaeidobius yang berasal dari Tanzania.

Keberadaan serangga penyerbuk tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung industri kelapa sawit nasional, khususnya dalam membantu mengatasi tantangan fruit set yang masih dihadapi di sejumlah perkebunan.

“Program pemuliaan sawit di Indonesia telah berkembang pesat dan menghasilkan berbagai material unggul dengan dominasi bunga betina. Hal ini penting bagi produksi, namun tanpa keseimbangan dengan bunga jantan serta populasi serangga penyerbuk yang memadai, produktivitas dapat terganggu. Oleh karena itu, kolaborasi ini menjadi sangat bermanfaat bagi Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Tanzania saat ini masih berada pada fase awal pengembangan industri kelapa sawit. Kondisi tersebut membuka peluang yang luas untuk penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pembelajaran langsung dari pengalaman Indonesia dalam membangun industri sawit secara terintegrasi.

“Bagi Tanzania, short course ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat positif. Para peserta dapat mempelajari secara langsung bagaimana industri sawit Indonesia berkembang, khususnya melalui pengalaman dan praktik yang dijalankan oleh anggota GAPKI. Diharapkan, pengetahuan ini dapat menjadi fondasi bagi kemajuan industri kelapa sawit di Tanzania,” tambah Indra.

Selama dua bulan pelaksanaan program, peserta dari TARI dan TPHPA akan menerima pembekalan materi secara komprehensif serta terlibat langsung dalam praktik di perkebunan dan fasilitas riset. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan teknologi dan manajemen perkebunan kelapa sawit di lapangan.

Program ini diharapkan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kompetensi teknis peserta, tetapi juga memperkuat kerja sama riset dan pengembangan kelapa sawit antara Indonesia dan Tanzania. Menutup sambutannya, Indra kembali menegaskan komitmen GAPKI untuk terus mendorong kolaborasi internasional yang saling menguntungkan.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membangun kolaborasi jangka panjang. GAPKI siap bekerja bersama dan mendukung pengembangan industri kelapa sawit Tanzania ke depan,” ujarnya.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course
Tags: cobisnis.comGAPKIPPKSSawitTanzania

Related Posts

Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persija Jakarta meraih kemenangan meyakinkan setelah menundukkan Arema FC dengan skor 5-1 pada pekan keenam Super League...

Tiga Perusahaan Asing Terseret Kasus Karhutla, Polri Tetapkan 11 Korporasi

Tiga Perusahaan Asing Terseret Kasus Karhutla, Polri Tetapkan 11 Korporasi

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polri menetapkan 11 perusahaan sebagai tersangka dalam perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari jumlah tersebut, tiga...

Meutya Hafid Bantah Komdigi Minta Konten Karhutla Dihapus

Meutya Hafid Bantah Komdigi Minta Konten Karhutla Dihapus

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membantah adanya permintaan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kepada...

Kerugian Negara Mau Dihapus dari Unsur Korupsi, DPR Buka Suara

Kerugian Negara Mau Dihapus dari Unsur Korupsi, DPR Buka Suara

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Komisi III DPR, Rudianto Lallo, menyatakan penolakannya terhadap usulan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar...

Sering Kehabisan Napas Saat Naik Tangga? Kenali Penyebab dan Tandanya

Sering Kehabisan Napas Saat Naik Tangga? Kenali Penyebab dan Tandanya

by Hidayat Taufik
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebagian orang mengalami napas terengah-engah setelah menaiki tangga, meski aktivitas tersebut tampak ringan. Hal ini terjadi karena...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan ALVA Jadi Rp358 Miliar

Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan ALVA Jadi Rp358 Miliar

October 20, 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut cadangan Pertalite nasional cukup untuk 16–20 hari, sementara pasokan BBM di Bali dan Jawa Timur mulai teratasi.

Bahlil Sebut Cadangan Pertalite Cukup hingga 20 Hari

October 20, 2026
Ilustrasi Makan Malam - pexels/Galina Yarovaya.

Girls, Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Kalau Sering Makan Tengah Malam

October 21, 2026
Tokopedia, TikTok Shop, dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Halal

Tokopedia, TikTok Shop, dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Halal

October 20, 2026
Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

October 21, 2026
Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

October 21, 2026
Tiga Perusahaan Asing Terseret Kasus Karhutla, Polri Tetapkan 11 Korporasi

Tiga Perusahaan Asing Terseret Kasus Karhutla, Polri Tetapkan 11 Korporasi

October 21, 2026
Studi Ungkap Hubungan Kandungan Mineral dengan Rasa Air Mineral

Studi Ungkap Hubungan Kandungan Mineral dengan Rasa Air Mineral

October 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved