• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Belajar Sawit ke Indonesia, Delegasi Tanzania Ikuti Short Course GAPKI–PPKS

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
January 14, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
GAPKI

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) mengadakan Short Course of Oil Palm Plantation Management.

JAKARTA, Cobisnis.com – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) mengadakan Short Course of Oil Palm Plantation Management. Kegiatan ini merupakan program pelatihan yang mengombinasikan pembelajaran di kelas dengan praktik langsung di lapangan.

Program yang akan berlangsung selama dua bulan ini diikuti oleh 13 perwakilan dari Tanzania Agricultural Research Institute (TARI) dan Tanzania Plant Health and Pesticides Authority (TPHPA).

Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Ketua Konsorsium Ganoderma Indonesia GAPKI sekaligus Kepala SSPL PT Socfin Indonesia, Indra Syahputra. Indra menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat datang kepada delegasi Tanzania yang hadir di Sumatera Utara.

“Kolaborasi ini merupakan bentuk kerja sama yang sangat positif dan strategis, baik bagi Indonesia maupun Tanzania,” ujar Indra sambil menyampaikan selamat datang kepada seluruh delegasi dari Tanzania.

Para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk meninjau secara langsung proses pembibitan kelapa sawit, termasuk mengamati pengembangan material tanaman asal Tanzania yang saat ini telah dibudidayakan di Indonesia.

Indra menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya dirancang sebagai agenda pelatihan semata, tetapi juga sebagai wadah pertukaran pengetahuan dan sumber daya genetik antarnegara.

Selain aspek pelatihan, kerja sama Indonesia dan Tanzania juga diwujudkan melalui introduksi tiga spesies serangga penyerbuk Elaeidobius yang berasal dari Tanzania.

Keberadaan serangga penyerbuk tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung industri kelapa sawit nasional, khususnya dalam membantu mengatasi tantangan fruit set yang masih dihadapi di sejumlah perkebunan.

“Program pemuliaan sawit di Indonesia telah berkembang pesat dan menghasilkan berbagai material unggul dengan dominasi bunga betina. Hal ini penting bagi produksi, namun tanpa keseimbangan dengan bunga jantan serta populasi serangga penyerbuk yang memadai, produktivitas dapat terganggu. Oleh karena itu, kolaborasi ini menjadi sangat bermanfaat bagi Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Tanzania saat ini masih berada pada fase awal pengembangan industri kelapa sawit. Kondisi tersebut membuka peluang yang luas untuk penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pembelajaran langsung dari pengalaman Indonesia dalam membangun industri sawit secara terintegrasi.

“Bagi Tanzania, short course ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat positif. Para peserta dapat mempelajari secara langsung bagaimana industri sawit Indonesia berkembang, khususnya melalui pengalaman dan praktik yang dijalankan oleh anggota GAPKI. Diharapkan, pengetahuan ini dapat menjadi fondasi bagi kemajuan industri kelapa sawit di Tanzania,” tambah Indra.

Selama dua bulan pelaksanaan program, peserta dari TARI dan TPHPA akan menerima pembekalan materi secara komprehensif serta terlibat langsung dalam praktik di perkebunan dan fasilitas riset. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan teknologi dan manajemen perkebunan kelapa sawit di lapangan.

Program ini diharapkan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kompetensi teknis peserta, tetapi juga memperkuat kerja sama riset dan pengembangan kelapa sawit antara Indonesia dan Tanzania. Menutup sambutannya, Indra kembali menegaskan komitmen GAPKI untuk terus mendorong kolaborasi internasional yang saling menguntungkan.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membangun kolaborasi jangka panjang. GAPKI siap bekerja bersama dan mendukung pengembangan industri kelapa sawit Tanzania ke depan,” ujarnya.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
free online course
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comGAPKIPPKSSawitTanzania

Related Posts

MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.

Laba MSIG Life Tumbuh 69 Persen

by Rizki Meirino
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) mencatat pertumbuhan berkualitas sepanjang semester pertama 2026, dengan laba...

Misteri 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Drone Termal

Misteri 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Drone Termal

by Hidayat Taufik
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Tim SAR gabungan memperluas wilayah pencarian terhadap lima jurnalis yang belum diketahui keberadaannya setelah hilang kontak ketika...

Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

by Rizki Meirino
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), bersama MIND ID dan...

Usai Viral Hina MUI Jatim, Bos Sound Horeg Akui Kesalahan dan Tobat

Usai Viral Hina MUI Jatim, Bos Sound Horeg Akui Kesalahan dan Tobat

by Hidayat Taufik
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pengusaha sound horeg Aeromax, Setyo Budi Mularso, akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah ucapannya terhadap Majelis Ulama Indonesia...

Kapal feri M/V June Aster terbakar di lepas pantai Palawan, Filipina, menewaskan lima orang dan membuat puluhan penumpang masih hilang.

Feri Terbakar di Filipina, 5 Tewas

by Desti Dwi Natasya
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapal feri M/V June Aster terbakar di dekat kawasan wisata populer di Provinsi Palawan, Filipina, pada Rabu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Honda Bawa Semangat “Culture. Evolved.” Ke GIIAS Bandung

Honda Bawa Semangat “Culture. Evolved.” Ke GIIAS Bandung

September 10, 2026
Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

September 10, 2026
500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

September 10, 2026
Laga Shelton-Alcaraz Selesai Dini Hari, Penjadwalan US Open 2026 Jadi Sorotan

Drone Rusia Masuk Wilayah Udara Moldova, Keberangkatan Zelensky Sempat Tertunda

September 10, 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.

Laba MSIG Life Tumbuh 69 Persen

September 10, 2026
Misteri 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Drone Termal

Misteri 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Drone Termal

September 10, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Tertekan, Ditutup di Level Rp17.547 per Dolar AS

September 10, 2026
Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

September 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved